Tiga Ditangkap, Polisi Tembak Mati Dua Kawanan Rampok Bersenpi di Tembilahan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 11 Mar 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kapolres Inhil menceritakan, korban sempat membuka pintu rumah untuk memastikan keadaan. Kuatir terjadi hal tak diinginkan, korban kembali menutup dan mengunci pintu.
Pelaku langsung mendobrak pintu hingga patah sambil meletuskan senjata api, lalu senpi itu diarahkan ke korban sambil berkata “kamu mau mati?. Mendengar itu korban mundur. Setelah pintu terbuka, sebanyak 3 orang menggunakan masker langsung mengikat kedua tangan korban. Mereka minta ditunjukkan harta korban. Korban menjawab “tidak ada lagi barang tu sudah dijual”. Mendengar hal itu para pelaku memukul kepala korban dengan tangan dan kaki,” jelasnya.
Mendapat pukulan bertubi-tubi, korban akhirnya menunjukkan hartanya. Barang yang berhasil dirampok para pelaku yakni cincin 2 mayam, anting anting milik istri korban, 2 handphone, sejumlah uang dan kipas perahu. Total kerugian yang dialami korban sebesar kurang lebih Rp.12,1 juta.
“Usai merampok para pelaku kabur berjalan kaki ke arah tebing melewati jembatan kayu. Berdasarkan laporan korban. Kami melakukan penyelidikan kasus pencurian dengan kekerasan ini dan berhasil mengamankan 2 pelaku inisial AR dan AW tanpa perlawanan,” paparnya.
Ia menuturkan, dari hasil pengembangan lebih lanjut, pada Jum’at (10/3) malam salah seorang pelaku inisial AK diketahui sedang berada di sebuah kafe di Parit 8 Tembilahan Hulu.














