Sebut Ekonomi Indonesia Naik, CELIOS Adukan BPS ke PBB, Ini Balasan UNSD dan UNSC!
Ilustrasi CELIOS laporkan BPS ke PBB. f : ist
JAKARTA, detak24com – Badan Statistik PBB yakni United Nations Statistics Division (UNSD) dan United Nations Statistical Commission (UNSC) merespons surat yang dikirim Center of Economic and Law Studies (CELIOS).
Dalam surat yang dikirim tersebut, CELIOS meminta PBB mengaudit data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II naik 5,12 persen.
UNSC mengucapkan terima kasih kepada CELIOS yang mengungkapkan kekhawatirannya mengenai transparansi dan akurasi statistik ekonomi nasional Indonesia.
“Kami menghargai komitmen Anda untuk menjunjung tinggi integritas statistik resmi dan upaya Anda untuk mempromosikan kepatuhan terhadap standar internasional,” kata Badan Statistik PBB, seperti dikutip dari Pikiran-rakyat.com, Selasa, 12 Agustus 2025.
Mereka juga menyatakan akan meneruskan kekhawatiran data BPS tersebut ke Komisi Statistik PBB.
Sebelumnya, CELIOS menyebutkan data BPS menimbulkan indikasi adanya perbedaan dengan kondisi riil perekonomian Indonesia. Salah satunya adalah data terkait dengan pertumbuhan sektor industri pengolahan dan investasi atau PMTB.
Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira mengatakan sebagai lembaga pemerintah yang tunduk pada standar statistik internasional, BPS perlu bebas dari kepentingan politik, transparan dan menjaga integritas data.
Data BPS menimbulkan indikasi adanya perbedaan dengan kondisi riil perekonomian Indonesia. Salah satunya adalah data terkait dengan pertumbuhan sektor industri pengolahan dan investasi atau PMTB.
Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira mengatakan, sebagai lembaga pemerintah yang tunduk pada standar statistik internasional, BPS perlu bebas dari kepentingan politik, transparan dan menjaga integritas data, dikutip dari pikiranrakyat.com. (red)
Editor : Kar
