Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengrajin Tahu Tempe Ngadu ke Wabup Bengkalis, Kedelai Mahal

Pengrajin Tahu Tempe Ngadu ke Wabup Bengkalis, Kedelai Mahal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DURI, detak24.com – Pengurus dan anggota Paguyuban Pengrajin Tahu Tempe Duri (PPTTD) mengeluhkan tingginya harga kedelai yang berimbas pada produksi tahu dan tempe.

Sementara sesama pengrajin tempe tahu belum kompak untuk menentukan ukuran dan harga yang disepakati dipasaran. Maka yang terjadi antara biaya dan keuntungan yang diperoleh ibarat besar pasak daripada tiang. Hal ini disampaikan Ketua PPTTD Duri Mas Budi saat dikunjungi Wabup Bagus Santoso di lokasi pembuatan kampung tahu tempe Jalan Tribrata Ujung Kelurahan Duri Barat, Ahad (24/07/22).

Mas Budi bermusyawarah dengan pengrajin lainnya membentuk organisasi PPTTD dengan tujuan sebagai wadah menyatukan pengrajin tahu tempe untuk keberlangsungan usahanya di tengah melonjaknya bahan produksi kedelai dan lainnya.

Mas Budi mengaku bingung dengan harga kedelai yang makin hari semakin mahal. Kata dia sekarung kedelai isi 50 kilogram harga Rp 630 Ribu padahal sebelumnya masih Rp 350 ribu. Peliknya lagi pengrajin tak berani menaikkan harga eceran dan ukuran tahu tempe yang di jual rata rata Rp 2 ribuan per biji.

“Sekaran tembus harga Rp 630 itu per karung. Sebelumnya harga di bawah Rp 350, naik Rp 280, ini naik terus meroket sehingga kami sebagai pengrajin tempe itu sudah pasrah hanya untuk bertahan hidup,” keluh Budi didampingi sejumlah pengrajin saat dikunjungi Wabup Bagus Santoso .

Lebih lanjut Mas Budi menyampaikan jumlah pengrajin dan kebutuhan tahu tempe lumayan banyak. Pengrajin yang ada di kecamatan Mandau dan terdaftar di PPTTD sebanyak 43 tempat. Sedangkan bahan baku kedelai rata rata 5 ton setiap hari. Karena satu tempat pengrajin memerlukan kedelai 6 karung atau 300 kg.

“ 1 pengrajin habis 6 karung atau 300 kg kedelai setiap hari, jadi kalau ada 40 pengrajin maka harus ada 240 karung atau 12.000 Kilogram sama dengan 12 ton total duit belanja kedelai Rp 151 jutaan perhari” terang Mas Budi.

Sedangkan Kastolani pengurus PPTTD berterima kasih atas kunjungan serta arahan Wabup Bagus Santoso . Kastolani mengeluhkan mahalnya harga kedelai.
“Kami berharap ada jalan keluar terutama harga, memang bahan baku kedelai diimpor dari luar negeri dan terakhir ini, naiknya ini nggak kira-kira,” harapnya

Tak hanya itu, Mas Budi maupun Kastalani menyampaikan bahan baku kedelai mengalami kenaikan harga tak tentu waktu. Dan belum pernah ada cerita penurunan dan saat ini naiknya tidak wajar di harga Rp 630 per karung isi 59 kilogram

“Yang jelas untuk harga produksi kita itu biayanya sudah mahal sangat tipis bisa keuntunganya, ibaratnya kami hanya bertahan hidup,” katanya dengan mimik muka prihatin.

Diketahui, kenaikan harga kedelai jadi keluhan se Indonesia bahkan perajin tempe di pulau jawa telah menggelar aksi mogok produksi dari tanggal 21-23 Februari 2022 lalu.

Terkait persoalan tersebut Bagus Santoso menyampaikan informasi ketersediaan kedelai di Indonesia memang impor langsung dari luar negeri, Sehingga kedelai lokal pun tak ada kalaupun ada sangat kecil. Bahkan di Kabupaten Bengkalis tidak ada program dari dinas terkait untuk tanaman kedelai. “ Data dari OPD pertanian memang tak ada tanaman kedelai di Bengkalis,” kata wabup

Menurut kadis Pertanian pada tahun 2019 melalui kementan mengalokasikan kegiatan tanam kedelai 50 hektare untuk Bengkalis tapi tak ada petani yang berminat sehingga batal. Begitupun soal kebutuhan impor kedelai bukan wewenang pemkab.

“ Saya langsung koordinasi dengan Kadisperindag Provinsi Pak Taufik untuk merespon keluhan pengrajin tahu tempe. Dan kepada Kadisperindag dan Kadis Koperasi Bengkalis untuk menindaklanjuti kelembagaan dan pemenuhan stok sesuai kewenangan” kata Bagus Santoso.

Kepada pengrajin tahu tempe Bagus Santoso tetap memompa semangat agar tetap menjalankan usahanya dengan kondisi apapun. Harus sabar dan tenang menyikapi situasi pasar . “ Usaha ini pilihan sebagai sawah ladang kita, yakin akan ada jalan keluarnya meski ibaratnya sekarang ini pada tahapan prihatin “bertahan”, pemerintah Insya Allah akan hadir demi rakyatnya,” kata Wabup yang selalu keliling menemui warganya.

Bagus Santoso berpendapat solusinya adalah mendorong produksi kedelai dalam negeri untuk digunakan sebagai bahan pembuatnya. Kepada pemerintah pusat mengusulkan supaya perajin maupun konsumen produk kedelai jangan selalu dimanjakan dengan harga kedelai murah dari impor. Kondisi ini bisa mengakibatkan gairah petani untuk menanam kedelai menurun, hasilnya Indonesia akan selalu kekurangan produksi dalam negeri.

Bagus Santoso juga meminta pemerintah pusat harus menyerahkan sebagian besar kewenangan impor pada perusahaan BUMN. Dia berpandangan perusahaan BUMN seperti Badan Urusan Logistik (Bulog), PT Rajawali Nusantara Indonesia (PT RNI), maupun PT Berdikari (Persero) bisa diamanahkan tugas untuk menjaga stok sekaligus menstabilkan harga.(*)

Penulis : Yus Sikumbang

Editor : Kar

 

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Bengkalis Buka TMMD Ke-124 Kodim 0303 di Duri

    Wabup Bengkalis Buka TMMD Ke-124 Kodim 0303 di Duri

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Kodim 0303/Bengkalis melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 tahun anggaran 2025. Kegiatan secara resmi dibuka Wabup Bengkalis, DR Bagus Santoso di lapangan utama komplek Kantor Kecamatan Mandau, Selasa (06/05/25). Baca juga : Cek Lapangan, Polsek Mandau Tak Temukan Praktik Judi Ikan-ikan Acara tersebut dibuka resmi  dan dihadiri sejumlah pejabat penting […]

  • National Women’s Premier League & FA Cup Reaction

    National Women’s Premier League & FA Cup Reaction

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Eget faucibus tellus. Eget netus nec magnis fermentum. Diam quam quam suspendisse vitae consequat phasellus non odio morbi bibendum odio libero. Ursus commodo eget faucibus tellus. Eget netus nec magnis fermentum. Diam quam quam suspendisse vitae consequat phasellus non odio morbi bibendum odio libero. Mium dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Adipiscing ullamcorper senectus turpis […]

  • BUKAN Polisi, Ini Sosok Penampar dan Penodong Senpi ke Arah Supir di Tol

    BUKAN Polisi, Ini Sosok Penampar dan Penodong Senpi ke Arah Supir di Tol

    • calendar_month Sabtu, 6 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    JAKARTA, detak24com – Polisi mengungkap identitas David Yulianto (32), pengendara ‘koboi’ yang menodongkan pistol jenis airsoft gun dan memukul pengendara lain di Tol Tomang, Jakarta Barat. David Yulianto yang memalsukan pelat dinas Polri itu bukanlah polisi, melainkan karyawan swasta. Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam jumpa pers di […]

  • Jangan Kesusu, Ini Rilis Terbaru Pinjol Resmi Terdaftar di OJK

    Jangan Kesusu, Ini Rilis Terbaru Pinjol Resmi Terdaftar di OJK

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – OJK bersama Satgas  PASTI (Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal) memblokir 508 pinjaman online (pinjol) ilegal sepanjang Januari hingga Februari 2025. Dirilis, Selasa (01/04/25), OJK juga menemukan 28 konten penawaran pinjaman pribadi (pinpri), karena berpotensi merugikan masyarakat dan melanggar aturan perlindungan data pribadi. Menindaklanjuti temuan ini, Satgas PASTI berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk langkah […]

  • GAWAT! Polisi Tangkap Polisi, Oknum Anggota Polres Inhil Terciduk di Pekanbaru

    GAWAT! Polisi Tangkap Polisi, Oknum Anggota Polres Inhil Terciduk di Pekanbaru

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Peristiwa polisi tangkap polisi kembali terjadi di Riau. Kali ini oknum anggota Polres Inhil berpangkat Brigadir diciduk rekannya saat di Pekanbaru. Oknum polisi berinisial HM ditangkap di Pekanbaru karena diduga terlibat narkoba. Polisi dengan pangkat Brigadir itu dikabarkan bertugas di Polres Inhil. Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Manapar Situmeang, Rabu […]

  • Lakakerja di PT PBI Kampar Dua Orang Tewas, Provinsi Turunkan Tim

    Lakakerja di PT PBI Kampar Dua Orang Tewas, Provinsi Turunkan Tim

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    KAMPAR, detak24.com – Dua orang tewas dalam lakakerja di PT Pangkalan Baru Indah (PBI), Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Disnakertrans Provinsi turunkan tim menindaklanjuti kejadian tersebut. Informasi disampaikan Kepala Disnakertrans Provinsi Riau, Imron Rosyadi saat dikonfirmasi perihal kecelakaan kerja tersebut, Senin (10/10/22), kecelakaan kerja yang menewaskan dua pekerja di lapangan penampungan […]

expand_less