DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

PEMBUNUHAN Sadis di Inhu : Buruh Sawit Habisi Ayah-Anak, Dikubur Satu Makam

“Sebelum membunuh korban pertama, Joen Sinaga sempat cekcok mulut dengan pelaku soal gajinya yang belum dibayar oleh korban. Sementara, pelaku sudah bekerja dengan korban selama lebih kurang satu bulan,” ungkap Dody.

Pembunuhan juga dilatarbelakangi kekesalan pelaku yang acap dimaki oleh korban selama dia bekerja sebagai pemanen buah kelapa sawit.

Merasa sakit hati, pelaku mengambil balok broti kemudian mendekati korban dari arah belakang dan menghantamkan kepala belakang korban dengan sekuat tenaga, pada Jumat (24/2/2023), sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban langsung tumbang. Namun, pelaku masih memukuli tubuh korban. Setelah korban tak lagi bergerak, pelaku menyeret tubuh korban untuk dikubur.

Saat itu, aksi pelaku ini dilihat oleh anak korban, Yohanes Vianney Rizal Sinaga. Yohanes sempat berlari mendekati pelaku sambil berteriak dan pelaku sempat lari.

Namun, pelaku tidak kabur. Sekitar 100 meter dari lokasi pembunuhan Joen, pelaku bersembunyi di dalam semak di kebun sawit.

Pelaku kemudian mengendap-endap mendekati Yonahes dan menghantam kepala korban dengan kayu bulat hingga korban tewas. Pelaku juga melukai kepala korban dengan cangkul. Kemudian mengubur kedua jenazah korban dalam satu makam.

“Sebelum kabur, pelaku mencuri barang milik korban berupa handphone, sepeda motor, dan uang tunai Rp 300.000,” kata Dody.

15 thoughts on “PEMBUNUHAN Sadis di Inhu : Buruh Sawit Habisi Ayah-Anak, Dikubur Satu Makam

  1. Ping-balik: Kardinal Stick
  2. Ping-balik: NFL
  3. Ping-balik: jarisakti
  4. Ping-balik: umiditate aer
  5. Ping-balik: webcam coins
  6. Ping-balik: แทงหวย
  7. Ping-balik: หนังโป๊
  8. Ping-balik: situs toto
  9. Ping-balik: RELX

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *