Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Rohil » Korupsi Dana PI Rp 551 Miliar, Tim Tabur Kejati Riau Ciduk Bos BUMD PT SPRH di Pelabuhan Dumai 

Korupsi Dana PI Rp 551 Miliar, Tim Tabur Kejati Riau Ciduk Bos BUMD PT SPRH di Pelabuhan Dumai 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROHIL, detak24com – Eks Dirut BUMD PT SPRH atas nama Rahman terciduk di pelabuhan penumpang Dumai. Ia langsung dijebloskan ke penjara Rutan Pekanbaru.

Kejati Riau menetapkan eks Direktur Utama (Dirut) BUMD PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH), Rahman sebagai tersangka korupsi Rp 551 miliar pengelolaan dana Participating Interest (PI) sebesar 10 persen dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) tahun 2023-2024.

Tersangka ditangkap tim penyidik Pidsus Kejati Riau bersama Kejari Dumai di Terminal Penumpang Bandar Sri Junjungan, Jalan Datuk Laksamana, Buluhkasap, Kecamatan Dumai Timur, Ahad (14/9/2025) sekitar pukul 14.54 WIB.

“Setelah itu, tersangka RN dibawa ke Kejati Riau dan tiba pukul 17.00 WIB untuk pemeriksaan intensif,” ujar Asisten Pidsus Kejati Riau, Marlambson Carel Williams, Senin (15/09/25).

Usai pemeriksaan, tersangka resmi ditahan pada Senin (15/09/25). Mengenakan rompi tahanan oranye, ia dibawa ke Rutan Kelas I Pekanbaru pada pukul 18.45 WIB petang.

“Tersangka ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Kelas I Pekanbaru berdasarkan Surat Perintah Penahanan Plt Kajati Riau,” jelasnya.

Dua menambahkan, Rahman sebelumnya beberapa kali mangkir dari panggilan pemeriksaan dengan alasan sakit dan kegiatan di luar kota seperti Jakarta dan Medan. Namun, tidak ditemukan indikasi dia akan melarikan diri.

“Kami berharap yang bersangkutan kooperatif demi kelancaran proses hukum,” tambah dia yang didampingi Kasi Penyidikan Pidsus Kejati Riau Rionov Oktana Sembiring, Kasi Penuntutan Herlina S, serta Kasi Penkum dan Humas Zikrullah.

Saat ditanya wartawan terkait dugaan korupsi pengelolaan dana PI tersebut, tersangka Rahman enggan memberikan komentar. Ia langsung masuk ke mobil operasional Kejati Riau.

Kasus ini menjerat Rahman dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penanganan perkara dugaan korupsi dana PI senilai lebih dari Rp 551 miliar ini telah masuk tahap penyidikan sejak 11 Juni 2025. Dana tersebut diterima PT SPRH, sebuah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dari PT Pertamina Hulu Rokan untuk periode 2023-2024.

“Dugaan awal menunjukkan dana PI tidak dikelola sesuai ketentuan hukum dan peruntukan sebagaimana diatur peraturan perundang-undangan,” jelas Zikrullah, Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau pada Juli lalu.

Sejak penyidikan berjalan, tim penyidik telah memeriksa banyak saksi dari berbagai pihak, termasuk mantan Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong, dan beberapa manajemen PT SPRH serta pihak bank terkait.

Beberapa saksi kunci yang telah diperiksa adalah MF, Direktur Keuangan PT SPRH sejak November 2023. Kemudian RH, Direktur Umum sekaligus Plt Dirut PT SPRH tahun 2023. AS, manajer cabang bank daerah di Bagansiapiapi, KD, Sekretaris PD SPRH, TS, Komisaris Utama PT SPRH serta ZP, Direktur Pengembangan PT SPRH.

Untuk menguatkan bukti, penyidik juga melakukan penggeledahan di kantor PT SPRH dan rumah mantan direksi pada 2 Juli 2025. Dari penggeledahan itu, ditemukan dan disita sejumlah dokumen penting yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut, dikutip dari cakaplah.

Sebelumnya, penyidik Kejati Riau telah menggeledah rumah pribadi Rahman dan memanggil sejumlah petinggi manajemen SPRH. Termasuk penasihat hukum perusahaan, Zulkifli SH, yang diduga menerima Rp 46,2 miliar dalam transaksi pembelian kebun sawit.

Surat panggilan resmi juga ditujukan kepada Rahman, Direktur Keuangan Mahendra Fakhri SE, serta Bendahara Sundari. Namun RN dan Mahendra diketahui tidak kooperatif dan tiga kali mangkir dari panggilan penyidik.

“Dia pulang dari Batam, ditangkap setelah turun dari kapal. Sudah ditungguin memang di Dumai,” ungkap seorang narasumber kepada media ini, seperti diwartakan cakaplah dan Sabang-meraukenews. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perekap Togel di Riau Ditangkap Saat Nyantai Minum Kopi

    Perekap Togel di Riau Ditangkap Saat Nyantai Minum Kopi

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    Rokanhulu, detak24.com – Perekap judi togel berinisial HS yang  meresahkan masyarakat sekitar akhirnya ditangkap Polsek Tandun Rokan Hulu (Rohul) di sebuah warung kopi di Desa Tandun Barat. Kasubsi Humas Polres Rohul Aipda Mardiono Pasda menyebutkan, saat dilakukan penangkapan, HS sedang santai sambil bermain judi togel. HS diamankan bersama barang bukti 1 unit handphone merek Nokia senter […]

  • HARI Terakhir Menjabat, Gubri Edy Natar Resmikan Kebun Agrowisata Miliknya Sendiri

    HARI Terakhir Menjabat, Gubri Edy Natar Resmikan Kebun Agrowisata Miliknya Sendiri

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 4Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Hari terakhir di masa jabatannya, Gubri Edy Natar Nasution resmikan Taman Gembira Durilengkeng di Pekanbaru, Selasa (20/02/24). Sebagai informasi, Taman Gembira Durilengkeng di Kecamatan Tenayan Raya ini adalah sebuah perkebunan milik Gubri Edy Natar. Di perkebunan ini belakangan diintegrasikan menjadi agrowisata, kuliner dan religi. “Hari terakhir menjabat, saya sengaja meresmikan Taman Gambira […]

  • Update Korban Musala Ponpes Sidoarjo Ambruk : 37 Santri Tewas, 26 Hilang 

    Update Korban Musala Ponpes Sidoarjo Ambruk : 37 Santri Tewas, 26 Hilang 

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    SIDOARJO, detak24com – Update terkini jumlah korban tewas pasca musala Ponpes di Sidoarjo ambruk jadi 37 orang. Sementara, 26 santri masih dinyatakan hilang, Ahad (05/10/25). Suara sirine ambulans yang membawa jenazah korban insiden runtuhnya musala Ponpes Al Khoziny, Buduran Sidoarjo masih terdengar dan terus berlalu-lalang sejak Ahad (05/10/25) dini hari sampai siang. Tandanya masih ada […]

  • Remaja Pengendara Suzuki Spin Terciduk Bawa Sabu 10 Kg di Pelintung Dumai 

    Remaja Pengendara Suzuki Spin Terciduk Bawa Sabu 10 Kg di Pelintung Dumai 

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang pengendara motir Suzuki Spin inisial MN (24) terciduk bawa sabu 10 Kg di Pelintung, Dumai. Remaja asal Kendal, Jawa Tengah itu kini meringkuk di penjara. Informasi dirangkum Sabtu (07/03/26), Polres Dumai mengungkap kasus penyalahgunaan dan perdagangan narkotika jenis sabu dengan berat kotor sekitar 10.435 gram atau 10 kilogram. Kejadian terjadi pada hari […]

  • Dumai Dilanda Pasang Keling hingga Dua Meter, Kendaraan Terjebak

    Dumai Dilanda Pasang Keling hingga Dua Meter, Kendaraan Terjebak

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    Dumai, detak24.com – Pasang laut yang terjadi Senin (16/05/22) malam ini membuat sejumlah jalan protokol Kota Dumai terendam banjir. Tidak sedikit kendaraan yang terjebak, dan harus memutar balik arah. Pasang keling diperkirakan akan berlanjut malam ini sekitar pukul 21.00 WIB. Dikutip Selasa (17/05/22), sesuai pantauan  ketinggian air pasang yang terjadi diperkirakan mencapai 2 meter dari […]

  • Polda Riau Tangkap 3.320 Pelaku Narkoba dengan 2.253 Kasus 

    Polda Riau Tangkap 3.320 Pelaku Narkoba dengan 2.253 Kasus 

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sepanjang tahun 2024, Polda Riau mengungkap 2.253 kasus dengan jumlah tersangka 3.320 orang. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 18,8 persen atau bertambah 358 kasus dibandingkan 1.895 kasus pada tahun 2023. Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolda Riau Irjen Pol M Iqbal, dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar di Hotel Grand Elit Pekanbaru, […]

expand_less