Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KISRUH BUPATI MERANTI, Pemprov Riau Tak Pernah Anaktirikan Daerah

KISRUH BUPATI MERANTI, Pemprov Riau Tak Pernah Anaktirikan Daerah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com – Bupati Meranti M Adil melalui Kabag Humas dan Protokol, Yusran menyebut bahwa Pemprov Riau selama ini menganaktirikan kabupaten termuda di Riau itu. Pempro justeru member tanggapan berbeda.

“Semestinya bicara berdasarkan data. Jangan asumsi yang terkesan tendensius,” ucap Kadis Kominfotik Provinsi Riau Erisman Yahya, Jumat (11/11/22) di Pekanbaru.

Sebagaimana dilansir beberapa media, Yusran menyebut bahwa Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti M Adil enggan hadir di acara-acara rapat yang digelar Pemprov Riau karena kecewa dengan sikap Gubernur Riau yang selama ini dinilai menganaktirikan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Yusran bahkan menyebut bahwa tahun ini Meranti hanya menerima Bankeu dari Pemprov Riau sebesar Rp3,8 miliar.

Ditegaskan Erisman, ada beberapa hal yang wajib diluruskan dari pernyataan Yusran tersebut.

Pertama, Yusran menyebut bahwa APBD Provinsi Riau TA 2022 sebesar Rp10 triliun. “APBD Riau saja dia tak tahu. TA 2022 APBD Riau hanya Rp8,932 triliun bukan Rp10 triliun. Itu saja sudah salah,” kesalnya.

Kedua, Bankeu yang disalurkan Pemprov Riau ke Meranti melalui APBD TA 2022 sesuai data dari Bappedalitbang Provinsi Riau bukan Rp3,8 miliar, tapi Rp22.186.552.000.

“Ini naik dari tahun 2021 lalu yang hanya sebesar Rp19.774.133.000, merupakan Bankeu dan bantuan keluarga miskin,” ungkap Erisman lagi.

Erisman menjelaskan bahwa Bankeu itu disalurkan berdasarkan indikator yang jelas. Bukan sekehendak hati saja.

“Tak bisa semaunya saja. Bankeu itu kan ada indikatornya. Misalnya Bankeu untuk guru bantu. Tentu berdasarkan jumlah guru bantu di kabupaten terkait. Kalau banyak terdata, tentu lebih besar. Begitupun sebaliknya,” jelasnya.

Erisman menyebut bahwa kemajuan daerah bisa dicapai dengan sinergi dan koordinasi yang baik. Bukan dengan cara saling menjatuhkan.

“Semestinya kita jalin kerjasama yang baik. Sinergi dan kolaborasi yang baik. Hanya dengan begitu berbagai persoalan yang ada bisa dicarikan solusinya. Kalau saling salah-menyalah, apalagi tidak objektif, ya mau kita bawa kemana kampung kita nih,” sesal Erisman.

Erisman juga menyebut bahwa otonomi daerah sesuai UU Otda diletakkan di kabupaten/kota.

“Artinya kabupaten/kota semestinya kreatif dan inovatif dalam menggali PAD di daerahnya, sehingga punya kemandirian fiskal. Jadi, tak selalu tergantung kepada provinsi. Itulah tujuan otonomi,” tegasnya.

Pastinya, Pemprov Riau sangat ingin seluruh kabupaten/kota yang ada di Riau maju dan sejahtera. Tapi tentu Bankeu yang disalurkan kepada kabupaten/kota sesuai aturan dan kemampuan keuangan.

“Jadi sekali lagi tidak ada yang namanya anak benar atau anak tiri itu,” tutupnya.***

Sumber : riaulink.com

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apes! Usai Dianiaya, Mahasiswi Asal Desa Damai Bengkalis Diperkosa

    Apes! Usai Dianiaya, Mahasiswi Asal Desa Damai Bengkalis Diperkosa

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Polisi meringkus pelaku penganiayaan dan pemerkosaan mahasiswi asal Desa Damai, Bengkalis. Tersangka berinisial MR (19), warga Bantan Tua. Informasi dirangkum, tersangka ditangkap di rumahnya, bersamaan polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni gunting, baju, serta celana panjang, Jumat (19/7/24) pagi. Tersangka MR diduga terlibat dalam kasus pemerkosaan sekaligus penganiayaan korbannya seorang mahasiswa sebut […]

  • GEGARA PUB MALAM, DPMPTSP Pekanbaru Digeruduk Ratusan Warga 

    GEGARA PUB MALAM, DPMPTSP Pekanbaru Digeruduk Ratusan Warga 

    • calendar_month Jumat, 9 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Ratusan warga menggelar demonstrasi di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pekanbaru. Mereka menolak kehadiran Joker Poker Pub & KTV yang kabarnya bakal beroperasi, Sabtu (10/12/22) lusa. Aksi Demonstrasi menolak kehadiran JP Pub & KTV kembali terjadi. Setelah beberapa waktu lalu massa turun gunung, kini ratusan masyarakat Kelurahan […]

  • POLRES KAMPAR Bekuk Pengedar Sabu di Desa Sipungguk Salo

    POLRES KAMPAR Bekuk Pengedar Sabu di Desa Sipungguk Salo

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    KAMPAR, detak24.com – Satresnarkoba Polres Kampar menangkap dua pengedar narkoba di Desa Sipungguk Kecamatan Salo. Dalam operasi tersebut, berhasil diamankan 0,22 gram sabu. Kapolres Kampar, AKBP Didik Priyo Sambodo SIK melalui Kasat Narkoba AKP Aprinaldi SH, dikutip Rabu (11/01/23) membenarkan penangkapan kedua pelaku. “Pelaku berinisial HE (38) dan KN (24) warga Dusun Pulau Masjid Desa […]

  • 25 Penumpang  KM Ladang Pertiwi Hilang, Kerahkan Kapal Perang dan Helikopter 

    25 Penumpang  KM Ladang Pertiwi Hilang, Kerahkan Kapal Perang dan Helikopter 

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Jakarta, detak24. com – TNI AL menurunkan unsur kapal perang dan personel untuk mencari 25 korban KM Ladang Pertiwi 02. Sementara, Angkatan Udara menurunkan helikopter menyisir lokasi tenggelamnya kapal naas itu, Ahad (29/05/22). Unsur kapal perang yang diturunkan yaitu KRI SHN-366, KRI MLH-362, KRI MDU-622, KRI PRP-712 , Pesud U-6207, dan KAL Suluh Pari II-6-60 (Unsur Satrol Lantamal […]

  • Rugikan Negara 24,5 M, Enam Pemilik Kios Pupuk Subsidi di Rambah Samo Rohul Tersangka Korupsi

    Rugikan Negara 24,5 M, Enam Pemilik Kios Pupuk Subsidi di Rambah Samo Rohul Tersangka Korupsi

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Kejari Rohul tetapkan enam tersangka korupsi penyaluran pupuk subsidi dengan kerugian negara Rp 24,5 miliar. Keenamnya ditahan di Lapas Pasir Pengaraian. Penetapan keenam tersangka korupsi  pupuk subsidi tersebut setelah dilakukan proses penyidikan yang panjang dan mendalam. Enam tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini merupakan pemilik kios pupuk yang beroperasi di Kecamatan Rambah […]

  • Barca Kalah, Lewandowski Dibully Netizen Twitter

    Barca Kalah, Lewandowski Dibully Netizen Twitter

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 25Komentar

    PASCA kekalahan Barca 0-2 saat berkunjung ke markas Bayern, Rabu (14/09/22) dini hari, Robert Lewandowski dibully netizen Twitter. Warganet juga memposting foto meme editan mantan bintang Muenchen itu. Saking banyaknya postingan dan foto meme tersebut, tagar Lewandowski puncaki trending Twitter. Serta mendapat views lebih dari 140 ribu. “Lewandowski ketemu Bayern malah turu anj, tapi gapapa […]

expand_less