Investor CSCES Sanggup Tanggung 100 Persen Biaya Proyek Jembatan Bengkalis
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BENGKALIS, detak24com – CSCES bersedia tanggung 100 persen biaya pembangunan jembatan Bengkalis. Proyek tersebut strategis untuk pengembangan cluster baru ekonomi ke depan.
“Pada prinsipnya kami pihak investor sampai saat ini siap membiayai 100 persen untuk pembangunan proyek jembatan ini. Karena kami nilai memiliki potensi dan sangat strategis untuk pengembangan cluster ekonomi baru ke depan,” ungkap pihak CSCES Indonesia, Wahyudi, Sabtu (02/11/24).
Ia menerangkan, dari sisi traffic arus lalu lintas orang dan barang dari hasil kajian CSCES sudah memenuhi standar. “Ketika jembatan ini sudah operasional secara teori pasti akan mengalami pertumbuhan yang signifikan,” katanya.
Wahyudi menegaskan, CSCES akan tetap berjalan sesuai agenda kerja yang telah mereka tetapkan. Ia yakin, untuk memenuhi keinginan masyarakat Kabupaten Bengkalis dan sekitarnya, PSN jembatan akan terbit di masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami yakin dan percaya selaku investor rencana ini akan tetap on secedule dan insyaallah PSN bisa terbit di tahun 2024 ini di masa kepemimpinan bapak presiden Prabowo Subianto. Kami dari investor terus bersama-sama pihak Kabupaten Bengkalis dan Provinsi Riau untuk percepatan realisasi persyaratan teknis yang dibutuhkan untuk penguatan masuk ke dalam PSN,” ulasnya.
Sementara, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis Ardiansyah menyatakan hal yang sama. Pada prinsipnya, kata Dia, pihak CSCEC sebagai calon investor jembatan Bengkalis tetap berminat untuk membangun selama proyek tersebut menjadi PSN.
“Untuk PSN sendiri sedang dikebut prosesnya dengan terus berkordinasi antara Kementerian PU dan Kemenko Ekonomi melalui KPPIP,” terang Ardiansyah.
KPPIP sebutnya adalah komite beranggotakan lintas kementerian yang menjadi pusat koordinasi untuk mengatasi hambatan pembangunan proyek-proyek strategis nasional dan mempercepat penyediaan infrastruktur prioritas.
Ia menambahkan, untuk kesiapan memenuhi kriteria PSN ini sedang disiapkan persyaratannya oleh Pemkab Bengkalis, Pemprov Riau dan investor atas arahan Kementerian terkait.
“Sehingga sampai hari ini pihak kementerian juga sudah merapatkan dengan pihak investor mengenai skema pembiayaan dan pengembaliannya, sehingga proyek ini tetap berpotensi dapat dilaksanakan pada tahun 2024 ini,” pungkasnya.
Diketahui, mega proyek jembatan Bengkalis-Pulau Sumatera yang sangat didambakan masyarakat terus dikebut persiapan tata pelaksanaan administrasi oleh Pemkab Bengkalis, Pemrov Riau dan calon investor. Bahkan, survei lapangan sudah dilakukan beberapa kali, dikutip detak24com dari cakaplah. (*)
Editor : Kar

















