Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » GEGER Kasus Inses Ibu dan Anak Kandung di Bukittinggi, Terungkap Lima Fakta Miris!

GEGER Kasus Inses Ibu dan Anak Kandung di Bukittinggi, Terungkap Lima Fakta Miris!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 25 Jun 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Dalam upaya mencegah kasus serupa terjadi di masa mendatang, Pemerintah Kota Bukittinggi berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang isu pernikahan anak di bawah umur serta menguatkan upaya perlindungan anak,” jelas dia.

4. Respons Polisi Soal Inses Bukitinggi

Kapolresta Bukittinggi Kombes Yessi Kurniati mengaku selama ini tidak pernah mendengar adanya laporan terkait kasus tersebut. Namun dia akan berkoordinasi terlebih dahulu bersama wali kota yang mengeluarkan pernyataan itu.

“Kami perlu proses dulu. Kami dalami. Selama ini tidak ada laporan. Kami komunikasikan dengan Pak Wali dan dalami persoalan ini,” ujar Yessi kepada wartawan, Kamis (22/6).

Kapolres menjelaskan penyelidikan akan dimulai dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi yang lebih jelas terkait peristiwa ini.

5. Sosiolog Ungkap Pemicu Inses Bukittinggi

Sosiolog Universitas Negeri Padang (UNP) Erianjoni menyebut inses ibu dan anak adalah fenomena langka. Kebanyakan kasus ini melibatkan ayah dan anak dalam bentuk eksploitasi seksual.

“Kejadian yang di Bukittinggi adalah termasuk yang langka untuk konteks Sumbar, karena (inses) antara ibu dan anak laki-laki dan itu telah berlangsung tahunan. Ini gejala sosial yang sangat ironi di tengah banyaknya berbagai varian masalah penyimpangan seksual di Ranah Minang saat ini,” kata Erianjoni kepada detikSumut, Jumat (23/6).

Eri lantas mengungkap ada tiga hal yang menyebabkan terjadinya peristiwa itu. Pertama, bisa disebabkan persoalan hiperseks, dimana hasrat seksual si ibu yang tinggi dan tidak puas oleh si ayah.

“Hasrat seksual si ibu bisa saja tergolong hiperseks, sehingga ketidakpuasan oleh si ayah sehingga anak menjadi sasaran untuk pemuas,” katanya.

Faktor kedua, kohesi sosial yang salah, karena kedekatan yang berlebihan menyebabkan hilangnya sekat sosial yang membatasi hubungan tersebut dan ketiga, disebabkan disfungsi peran ayah dalam menjalankan fungsi proteksi atau perlindungan anggota keluarganya dari berbagai problem hidup.

“Dari relasi sosial yang salah itu atau hubungan sosial yang terlarang tersebut lama kelamaan berbentuk dalam hubungan simbiotik atau saling membutuhkan antara ibu, yang butuh kepuasan seksual dan anak yang butuh kasih sayang dan uang untuk pemenuhan gaya hidup,” pungkasnya.(dtc)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Koreksi Biografi dan Tanggal Lahir WR Soepratman 

    Keluarga Koreksi Biografi dan Tanggal Lahir WR Soepratman 

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Pihak keluarga meluruskan sejarah serta biografi pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf (WR) Soepratman. Perwakilan pihak keluarga, Indra Hutabarat, mengatakan banyak simpang siur mengenai sejarah dan biografi dari WR Soepratman. Indra merupakan keluarga WR Soepratman dari garis keturunan Ngadini Soepratini. Ngadini adalah kakak kelima WR Soepratman. Indra mengatakan tanggal lahir WR Soepratman […]

  • Bawa Sajam, Polisi Tangkap Tujuh Remaja Anggota Geng Motor di Pekanbaru 

    Bawa Sajam, Polisi Tangkap Tujuh Remaja Anggota Geng Motor di Pekanbaru 

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi bergerak cepat menindak kelompok remaja geng motor yang membawa senjata tajam dan meresahkan warga di Pekanbaru. Dalam waktu singkat, tujuh pelaku berhasil diringkus berkat kerja sama Polsek Limapuluh dan Tim Jembalang Satreskrim Polresta Pekanbaru. Kapolsek Limapuluh AKP Viola Dwi Anggreni mengungkap, penangkapan ini dilakukan atas perintah Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jeki […]

  • Ibunda Terancam Dicerai, Siswi SMA di Pelalawan Terpaksa Layani Ayah Tiri 

    Ibunda Terancam Dicerai, Siswi SMA di Pelalawan Terpaksa Layani Ayah Tiri 

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Kelaku petani inisial AI (31) di Bandar Seikijang Pelalawan sangat biadab. Dengan ancaman hendak menceraikan ibu korban, ia berhasil menggarap anak tirinya. Korban yang berstatus siswi SMA itu, tak berdaya dengan ancaman pelaku yang seharusnya justeru tempatnya berlindung. BU (16) inisial korban juga tak ingin sang ibunda jadi janda lagi. Agar perbuatan […]

  • Beras Oplosan Beredar di Dumai, Polisi Sita 2 Ton Barang Bukti di Ruko Jalan Cempedak Rimba Sekampung 

    Beras Oplosan Beredar di Dumai, Polisi Sita 2 Ton Barang Bukti di Ruko Jalan Cempedak Rimba Sekampung 

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Kepolisian Resor Dumai menggelar press release terkait pengungkapan kasus dugaan tindak pidana memperdagangkan beras oplosan, Selasa (19/08/25) pagi. Kegiatan tersebut berlangsung di sebuah ruko Jalan Cempedak, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota, dan dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Dumai. Kapolres Dumai, AKBP Angga F Herlambang dalam keterangannya menyampaikan, bahwa pengungkapan beras oplosan […]

  • Geruduk DPRD Riau, Massa HMI Desak Copot Menhut Raja Juli Antoni 

    Geruduk DPRD Riau, Massa HMI Desak Copot Menhut Raja Juli Antoni 

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Massa HMI desak Menhut Raja Juli Antoni dicopot, imbas karhutla yang terus jadi langganan setiap tahunnya. Hal tersebut disuarakan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru saat unjuk rasa di DPRD Provinsi Riau, Selasa (27/10/26) petang. Mereka menggelar aksi unjuk rasa jilid 2 untuk menyuarakan aspirasi terkait kerusakan hutan dan kebakaran hutan yang […]

  • WASPADA! Harimau Pemangsa Petani Karet di Siak Terekam Kamera serta Dijumpai Warga

    WASPADA! Harimau Pemangsa Petani Karet di Siak Terekam Kamera serta Dijumpai Warga

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    Tim akan melakukan pemantauan dan menindaklanjuti setiap informasi yang berkembang di masyarakat apabila ada kemunculan atau tanda-tanda baru keberadaan harimau sumatera,” ungkapnya. BBKSDA Riau sudah memasang kandang dan kamera jebak dua kali pada Sabtu (22/4) dan Rabu (26/4) lalu. Dengan umpan kambing sampai saat ini sang harimau tersebut juga belum masuk perangkap. Terlihat Warga Ternyata […]

expand_less