Bukan Jokowi, Presiden RI Ini yang Harus Diteladani Versi Gibran
Wapres Gibran memberi sambutan saat muktamar Hima Persis di Pekanbaru. f : ist
PEKANBARU, detak24com – Wapres Gibran Rakabuming Raka memuji pelaksanaan muktamar Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) di Pekanbaru, Senin (28/07/25).
Gibran berpesan agar Ketua Umum terpilih untuk meneladani Presiden Prabowo Subianto yang bisa menggandeng para pendahulunya.
Diketahui, pada Muktamar Hima Persis telah berlangsung sejak tanggal 24 hingga 26 Juli 2025 di SKA Co Ex, Pekanbaru, Riau. Hasilnya, Sholahudin Hasan Lc terpilih sebagai sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat HIMA PERSIS yang baru periode 2025-2028.
Sholahudin Hasan menggantikan Ilham Nurhidayatullah yang memimpin organisasi tersebut periode sebelumnya. Proses pemilihan ketum berlangsung lancar dan demokratis melalui mekanisme musyawarah mufakat.
“Ini mohon bisa mencontoh Bapak Presiden Prabowo, pimpinan yang selalu menggandeng pendahulu. Yang baru didampingi oleh yang lama, yang lama mensupport yang baru,” pesan Gibran.
Dalam kesempatan itu Gibran menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam mendukung kehidupan modern dan meningkatkan pelayanan publik. Menurutnya, implementasi teknologi AI sudah berlangsung di berbagai sektor Indonesia.
“Implementasi AI ini sudah ada di mana-mana sebenarnya. Misalnya ada di KAI. Jadi kalau di KAI, teman-teman naik kereta itu CCTV-nya sudah ada AI-nya,” ujarnya.
Dijelaskan, teknologi AI yang dipasang pada kamera pengawas di transportasi umum seperti kereta dapat membantu mengenali perilaku mencurigakan. Tak hanya itu, AI tersebut dapat mengidentifikasi pelaku kejahatan meskipun mereka mengenakan masker.
“Jadi yang copet dan aneh-aneh kelihatan nanti. Meskipun pakai masker tetap bisa teridentifikasi,” jelasnya.
Selain itu, Wapres Gibran juga mencontohkan penerapan AI di jalan tol Trans Jawa saat arus mudik dan balik Lebaran.
Diterangkan, teknologi tersebut membantu dalam pengumpulan data lalu lintas secara real time, termasuk menghitung jumlah kendaraan, mendeteksi penyebab kemacetan, hingga menentukan kapan harus diterapkan sistem contraflow atau one-way.
Wapres Gibran menekankan bahwa penguasaan teknologi tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga kesiapan sumber daya manusia yang memiliki pemahaman dan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi secara etis dan produktif.
Ia menilai bahwa keberhasilan implementasi AI di berbagai sektor harus menjadi momentum bagi generasi muda Indonesia untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, dikutip dari cakaplah. (Red)
Editor : Kar

1 thought on “Bukan Jokowi, Presiden RI Ini yang Harus Diteladani Versi Gibran ”
Comments are closed.