DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

AKTIVIS Larshen Tuding Menko Marvest Backing  Kasus Hedonisme Anak Istri Sekdaprov SF Hariyanto

Jika hal tersebut belum dilakukan, maka menurut alumni Sekolah Vokasi Mediator dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu sah-sah saja. Krena masyarakat kemudian menduga kekayaan yang Sekdaprov Riau peroleh adalah hasil dari praktik penjarahan APBD.

“Kami minta, memohon sekaligus mendesak, agar Aparat Penegak Hukum (APH) terutama KPK,  Kepolisian ataupun Kejaksaan untuk degera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan Sekdaprov Riau, tentunya dengan melakukan pembuktian terbalik” pungkas mantan Presiden Mahasiswa (Presma) Sosialis Universitas Riau (Unri) itu.

Bagi Aktivis Larshen Yunus, Aparat Penegak Hukum (APH) yang paling tepat melakukan pembuktian terbalik dimaksud adalah KPK. Walaupun sebenarnya kejaksaan maupun kepolisian bisa saja untuk melakukannya, tapi menurutnya KPK lebih super power lagi.

“Atas nama DPD KNPI Provinsi Riau beserta seluruh OKP-OKP yang terhimpun, menyerukan agar harta yang mencurigakan milik Sekdaprov Riau SF Hariyanto sebaiknya dilakukan penyitaan terlebih dahulu. Silahkan dia (SF Hariyanto) buktikan jika memang harta yang dimaksud merupakan hasil dari jalan yang benar, maka sudah tentu akan dikembalikan lagi. Namun jika tidak bisa dibuktikan, maka negara bisa menyitanya,” kata Ketua KNPI Riau, Larshen Yunus.

Alumni Jurusan Sosiologi FISIP Unri itu juga mengatakan, bahwa harta benda yang dimiliki SF Hariyanto dan keluarga besarnya sangat mencurigakan.

“Perlu diketahui, bahwa para pelaku kejahatan itu pada umumnya sangat pandai menyembunyikan harta benda mereka dengan mengklaim dan mengatasnamakan milik keluarga, saudara dan rekan kerja. Bahkan anak buah yang mereka percayai pun bisa menjadi tamengnya” tutur Larshen Yunus.

Menurut dia, kasus Hlhedonisme keluarga Sekdaprov Riau adalah Mmomentum baik dalam proses membersihkan anasir-anasir yang selama ini menerpa para pejabat di pemerintahan.

“Selama ini sudah menjadi rahasia umum, banyak pejabat ketika menduduki jabatan strategis kerap melakukan penyimpangan untuk mengumpulkan pundi-pundi kekayaan pribadi,” ujarnya.

Sebelumnya SF Hariyanto telah mengklarifikasi terkait informasi atau postingan hidup mewah keluarganya di Instagram dan ternyata justru pengakuan tersebut Mlmenambah daftar kebohongan dan kefasikan oknum pejabat di Pemprov Riau.

“Coba anda bayangkan! Pesta Ulang Tahun Anak Perempuannya di Hotel Mewah Ritz-Carlton Jakarta, tapi dia bilang justru itu bukan Pesta, karena hanya dilakukan disebuah Toko. Pokoknya Ngeri kali bapak Sekda yang satu ini. Bohong Tingkat Tingginya minta Ampun. Ayo seluruh Masyarakat Riau, mari ikuti Perlombaan Sayembara Berhadiah Rp.500 Juta bagi Pemenang yang Menemukan Toko Ritz-Carlton Versi Sekdaprov Riau SF Hariyanto itu. Cepat atau Lambat Kebohongan itu akan terungkap!!! ibarat Niat Menyembunyikan Bangkai, dengan cara apapun itu, pasti tercium juga Bauk Bangkainya” tutup Larshen Yunus, didampingi Tim Advokasi Hukum DPD I KNPI Provinsi Riau.

Terakhir, pihaknya juga kembali mengingatkan seraya mengajak Menko LBP, untuk segera memberikan klarifikasinya, seputar keterlibatan namanya dalam kasus yang menimpa Sekdaprov Riau, SF Hariyanto. “Agar rakyat percaya, sebaiknya Menko LBP turut serta dalam memberikan dukungan seraya mengajak APH untuk segera memanggil dan memeriksa SF Hariyanto beserta anak istrinya itu,” pungkasnya. (rls)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

20 thoughts on “AKTIVIS Larshen Tuding Menko Marvest Backing  Kasus Hedonisme Anak Istri Sekdaprov SF Hariyanto

  1. Ping-balik: bilaad Alrafidain
  2. Ping-balik: ข่าวบอล
  3. Ping-balik: betflix888th
  4. Ping-balik: sex trẻ em
  5. Ping-balik: https://stealthex.io
  6. Ping-balik: https://hitclub.blue
  7. Ping-balik: pg168
  8. Ping-balik: шахраї
  9. Ping-balik: melbet
  10. Ping-balik: 1xbet madagascar
  11. Ping-balik: 思博瑞
  12. Ping-balik: Go X scooters
  13. Ping-balik: Plinko igra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *