Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Olah Pakaian Bekas Jadi Produk Bernilai Ekonomi, Program Tangan Kedua PDC Catat Penjualan Rp61 Juta

Olah Pakaian Bekas Jadi Produk Bernilai Ekonomi, Program Tangan Kedua PDC Catat Penjualan Rp61 Juta

  • account_circle Yusrizal Sikumbang
  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA detak24.com – Pakaian bekas yang tidak lagi digunakan kini menjadi sumber peluang ekonomi bagi delapan perempuan penerima manfaat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Tangan Kedua di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur, yang dijalankan PT Patra Drilling Contractor (PDC). Melalui pelatihan dan pendampingan sejak Juni hingga Oktober 2026, produk hasil olahan pakaian bekas tersebut telah mencatat total penjualan Rp61 juta.

Program Tangan Kedua membekali peserta dengan keterampilan mengolah pakaian bekas menjadi produk fesyen, seperti tas, outer, dan sweater dan juga taplak meja serta sajadah. Hingga Oktober 2026, sebanyak 95 pakaian bekas telah dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk menghasilkan produk baru yang memiliki nilai jual.

Salah satu penerima manfaat, Yosy Rahmawati, merupakan ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak memiliki keterampilan menjahit maupun penghasilan sendiri. Setelah mengikuti pelatihan, ia kini mampu menghasilkan produk jahitan dan memperoleh penghasilan dari penjualan hasil karyanya.

“Saya senang sekali sekarang sudah bisa menjahit. Sebelumnya saya tidak punya keterampilan ini, tetapi setelah mengikuti pelatihan, saya jadi bisa membuat berbagai produk. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak pesanan jahitan, supaya saya bisa terus berkarya dan mendapatkan tambahan penghasilan,” ungkap Yosy.

Corporate Secretary PDC, Ani Aryani, mengatakan program Tangan Kedua dikembangkan untuk membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan kembali pakaian bekas.

“Melalui Tangan Kedua, kami ingin menunjukkan bahwa barang yang dianggap tidak lagi memiliki nilai sebenarnya masih bisa memberikan manfaat. Namun, yang lebih penting bagi kami adalah perubahan yang dialami para peserta. Ketika seseorang yang sebelumnya belum memiliki keterampilan kini mampu berkarya dan memperoleh penghasilan, di situlah pemberdayaan mulai menunjukkan maknanya,” ujarnya.

Mengubah Pakaian Bekas Menjadi Peluang Usaha

Program Tangan Kedua menerapkan konsep upcycling, yaitu mengolah barang yang sudah tidak digunakan menjadi produk baru dengan nilai guna dan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pelatihan keterampilan menjahit dan mengembangkan kreativitas untuk memanfaatkan berbagai jenis material tekstil. Pakaian bekas yang semula tidak lagi digunakan diolah menjadi produk dengan fungsi baru dan dapat dipasarkan.

Capaian penjualan sebesar Rp61 juta menunjukkan adanya permintaan terhadap produk yang dihasilkan. Bagi para penerima manfaat, kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan baru, tetapi juga membuka kesempatan memperoleh penghasilan melalui hasil kerja mereka sendiri.

Selain manfaat ekonomi, pemanfaatan kembali pakaian bekas turut mendukung upaya memperpanjang masa pakai material tekstil sehingga dapat mengurangi potensi timbulan limbah.

Pemberdayaan yang Tidak Berhenti pada Pelatihan

Bagi PDC, program Tangan Kedua menjadi salah satu upaya mengembangkan TJSL yang berorientasi pada manfaat berkelanjutan. Pelatihan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan keterampilan peserta, tetapi juga mendorong kemampuan mereka menghasilkan produk yang memiliki peluang pasar.

Ani menambahkan, keberhasilan pemberdayaan masyarakat perlu dilihat dari perubahan yang dapat dirasakan penerima manfaat setelah mengikuti program.

“Bagi kami, keberhasilan program tidak cukup diukur dari berapa banyak pelatihan yang diselenggarakan. Kami berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk terus berkarya, mengembangkan usaha, dan memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan,” katanya.

Melalui Tangan Kedua, PDC berupaya menghubungkan pemberdayaan ekonomi perempuan dengan praktik pemanfaatan kembali material tekstil, sehingga manfaat program tidak hanya dirasakan oleh penerima pelatihan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap upaya pengelolaan lingkungan yang lebih bertanggung jawab.(*)

  • Penulis: Yusrizal Sikumbang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar SMP Hilang di Sungai Cenaku, Warga Desa Payarumbai Berduka 

    Pelajar SMP Hilang di Sungai Cenaku, Warga Desa Payarumbai Berduka 

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    INHU, detak24com – Suasana duka menyelimuti Desa Payarumbai, Kecamatan Seberida, Inhu setelah seorang remaja berusia 13 tahun tenggelam hilang di Sungai Cenaku. Korban bernama Sarpila, tenggelam dan hilang saat mandi usai menonton pacu sampan yang digelar di kawasan tersebut, pada Ahad (08/06/25) petang. Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi menjelaskan, bahwa pihaknya menerima laporan korban […]

  • Djokovic Diwawancara Saat Positif COVID-19

    Djokovic Diwawancara Saat Positif COVID-19

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    Melbourne (DETAK24.COM) – Polemik Novak Djokovic memasuki babak baru. Petenis Serbia itu baru saja mengakui kalau dia positif COVID-19 saat melakukan wawancara bulan lalu. Pengakuan itu dilakukan Djokovic lewat akun instagramnya, Rabu (12/1/2022) siang WIB. Djokovic pada 14 Desember lalu memang menghadiri sebuah acara bersama anaknya. Saat itu, sejumlah orang yang menghadiri acara tersebut ternyata […]

  • DETIK-DETIK Kecelakaan Kereta Cepat di Bandung Diduga Telan Korban Jiwa

    DETIK-DETIK Kecelakaan Kereta Cepat di Bandung Diduga Telan Korban Jiwa

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    BANDUNG, detak24.com – Kereta api cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dilaporkan anjlok keluar jalur pada Ahad (18/12/22). Polisi menyebut ada korban jiwa dan luka-luka dalam insiden tersebut. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memperkirakan kecelakaan terjadi sekitar sekitar pukul 16.00 WIB petang. KCIC menyebut lokasi kejadian diduga di area Cipada, Cikalongwetan, Bandung Barat. Dalam salah satu video yang […]

  • 11 ORANG Terciduk, Bareskrim Polri Gerebek Gudang Solar Ilegal di Medan

    11 ORANG Terciduk, Bareskrim Polri Gerebek Gudang Solar Ilegal di Medan

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Medan, detak24com –  Bareskrim Polri mencokok 11 orang di gudang penimbunan solar, tepatnya Jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.  Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi menyebut penggerebekan itu dilakukan Bareskrim Polri bersama dengan Polda Sumut. Gudang tersebut digerebek pada Jumat (01/09/23). “Tipidter Bareskrim Polri dan Ditreskrimsus Polda Sumut menggerebek gudang penampungan […]

  • Dukung Program Pemerintah, PWI Bengkalis Ciptakan Satu Desa Satu Jurnalis

    Dukung Program Pemerintah, PWI Bengkalis Ciptakan Satu Desa Satu Jurnalis

    • calendar_month Kamis, 22 Des 2022
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 25Komentar

    DURI, detak24.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis menggelar Pelatihan Jurnalistik bagi warga dan aparatur Desa. Acara tersebut sebagai bentuk komitmen dalam peningkatan SDM untuk mendukung program pemerintah. Program bertema “Satu Desa, Satu Jurnalis” ini dilaksankan di Aula Kantor Camat Bathin Solapan, Kamis (22/12/2022). Nantinya, para talenta-talenta dari Desa yang dibangun PWI Bengkalis tersebut […]

  • Pemkab Siak Angsur Piutang Tunda Bayar, DPRD Kawal hingga Tuntas

    Pemkab Siak Angsur Piutang Tunda Bayar, DPRD Kawal hingga Tuntas

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Pemkab Siak berangsur-angsur membayar tunggakan tunda bayar tahun anggaran 2024 sebesar Rp 327 miliar, dari porsi APBD 2025. Pj Sekdakab Siak, Fauzi Asni mengatakan, terhitung Mei ini pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 40 miliar untuk menutup utang tunda bayar tersebut. “Yang sudah dibayar sekitar Rp 40 miliar. Kita tetap menunggu […]

expand_less