Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu di Bogor, Sindikat Juga Cetak Dolar AS

Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu di Bogor, Sindikat Juga Cetak Dolar AS

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, detak24com – Polisi mengungkap fakta baru terkait pabrik uang palsu di Bubulak, Kota Bogor. Selain rupiah, sindikat ini juga mencetak dolar AS.

“Benar (mencetak dollar AS) walau sedikit, palsu juga,” kata Kapolsek Tanah Abang Kompol Haris Akhmat Basuki, Jumat (11/04/25).

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sebanyak 15 lembar dolar AS pecahan USD 100. Dari 15 lembar tersebut, hanya 2 lembar dollar AS asli yang merupakan master untuk mencetak uang palsu.

Saat ini polisi masih mendalami lebih lanjut tujuan sindikat mencetak dolar palsu, termasuk ada-tidaknya pemesan.

“Masih didalami, apakah karena ada pesanan atau pelaku coba-coba cetan USD,” imbuhnya.

Karyawan BUMN Terlibat

Total ada 8 orang tersangka dalam kasus uang palsu ini. Salah satu tersangka berinisial BS merupakan pegawai BUMN yang berperan sebagai pemesan uang palsu.

“Inisial BS karyawan salah satu BUMN (yang perannya) memesan uang palsu,” kata Haris.

Karyawan BUMN itu mengaku mengalami masalah bisnis sehingga memesan uang palsu tersebut. Namun polisi masih terus mendalami hal tersebut.

“Motif sementara karena desakan ekonomi karena masalah bisnis yang merugi,” ucap Haris.

Temuan Tas Tertinggal

Perkara ini bermula dari temuan tas tertinggal berisi uang Rp 316 juta di dalam gerbong KRL di Stasiun Tanah Abang. Saat dicek ternyata uang di dalam tas itu palsu sehingga polisi melakukan pengintaian terlebih dulu sampai seorang mengaku memiliki tas tersebut.

Setelahnya polisi membongkar asal usul uang palsu itu yang ternyata diproduksi salah satu pabrik di kawasan Bubulak, Kota Bogor. Polisi akhirnya menjerat total 8 orang tersangka dengan peran berbeda-beda. Berikut daftarnya:

1. BS selaku pemesan uang palsu, karyawan BUMN. 

2. BBU selaku pemesan uang palsu
3. MS berperan mengambil tas tertinggal berisi uang palsu yang dipesan BS
4. BI berperan sebagai penjual uang palsu
5. E berperan sebagai penjual uang palsu
6. AY berperan sebagai perantara penjual dengan pencetak uang palsu
7. DS berperan sebagai pencetak uang palsu
8. LB berperan membantu DS menyediakan tempat produksi uang palsu

Sebagaimana dijelaskan di atas, awalnya polisi mengintai orang yang mengaku tasnya tertinggal di KRL yaitu MS. Dari keterangan MS itulah polisi menangkap BI dan E di Mangga Besar, Jakarta Barat (Jakbar). Baru setelahnya polisi meringkus BS dan BBU di kawasan yang sama.

Polisi kemudian mengembangkan perkara ini hingga menangkap AY di Subang, Jawa Barat (Jabar) yang memiliki peran sebagai perantara penjual dengan pencetak uang palsu. Terakhir polisi menangkap DS dan LB di Bogor di mana sekaligus polisi membongkar lokasi pabrik yang digunakan untuk mencetak uang palsu tersebut.

Polisi juga menggeledah pabrik uang palsu di Bogor itu hingga mendapatkan sejumlah barang bukti berupa peralatan untuk mencetak serta sejumlah uang palsu yang siap diedarkan. Total uang palsu yang disita yaitu 23.297 lembar pecahan Rp 100 ribu atau setara Rp 3,3 miliar. Selain itu ada pula uang pecahan 100 USD sebanyak 15 lembar yang juga diduga palsu.

Dari pemeriksaan sementara, polisi mendapati bahwa produksi uang palsu ini dilakukan setiap ada pesanan. Diketahui uang palsu Rp 300 juta dibayar dengan uang asli Rp 90 juta.

Para tersangka saat ini sudah ditahan dan dijerat dengan Pasal 26 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang juncto Pasal 244 KUHP Pidana dan/atau Pasal 245 KUHP.

“Ancaman pidana dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun,” pungkasnya. (dtc)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • UEFA Nations League Belanda vs Italia 3-2: Dijagokan Menang, Singa Oranye Malah Tersungkur

    UEFA Nations League Belanda vs Italia 3-2: Dijagokan Menang, Singa Oranye Malah Tersungkur

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 10Komentar

    SKUAD Italia sukses mengalahkan Belanda 3-2 dalam laga perebutan tempat ketiga UEFA Nations League 2022-23. Gli Azzurri mengulangi capaian di turnamen edisi sebelumnya. Tiga gol Gli Azzurri disumbangkan oleh F Dimarco 6′, D Frattesi 20′ dan F Chiesa 7. Sedangkan gol tim Oranye oleh S Bergwijn 68′ dan G Wijnaldum 89′. Alhasil, Italia berhak memperoleh perunggu. Statistik […]

  • Kasihan! Balita di Meranti Riau Derita Jantung Bocor, Butuh Uluran Tangan

    Kasihan! Balita di Meranti Riau Derita Jantung Bocor, Butuh Uluran Tangan

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 12Komentar

    Meranti, detak24.com –  Muhammad Aidil Fikri Ahnan (2), balita yang menderita jantung bocor membutuhkan bantuan untuk berobat. Warga Jalan Utama, Desa Bagan Melibur, Meranti Riau itu menderita kelainan jantung sejak setahun belakangan. Dikutip Ahad (05/06/22), Kapolsek Merbau, Iptu Aguslan SH bersama sejumlah personil, Sabtu (04/06/22) pagi, menyalurkan donasi dana. Donasi dana itu diserahkan Kapolsek dengan […]

  • Duit Rp 1,5 Juta Lesap, Kawanan Begal Aniaya Pelajar di Rambah

    Duit Rp 1,5 Juta Lesap, Kawanan Begal Aniaya Pelajar di Rambah

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    ROKANHULU, detak24com – Seorang pelajar di Rambah, Kabupaten Rohul jadi korban begal. Selain dianiaya, uang Rp 1,5 juta juga disikat kawanan tersebut. Kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang pelajar di Jalan Lingkar, wilayah Rambah berhasil diungkap jajaran Polres Rokan Hulu. Peristiwa tersebut bermula saat korban didatangi sekelompok pelaku yang memaksa meminta uang. Karena […]

  • RATUSAN Kerbau Mati Mendadak di Kuansing, Dinas PKH Riau Kirim Seribu Vaksin

    RATUSAN Kerbau Mati Mendadak di Kuansing, Dinas PKH Riau Kirim Seribu Vaksin

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 12Komentar

    KUANSING, detak24com – Pada Senin (08/05/23), ada delapan kerbau mati mendadak di Kuansing serta ratusan lainnya sempat disembelih. Dinas Peternakan dan Kesehatan (PKH) Riau sudah mengirimkan vaksin penyakit ngorok ke daerah terdampak. “Kita baru mendapat laporan dari Dinas Peternakan Kuansing, kerbau yang mati bangkai ada delapan ekor. Sedangkan mati dipotong paksa ada 100 ekor lebih,” […]

  • DIANGKUT dari Dumai, Polisi Bongkar Peredaran Pupuk Palsu di Wilayah Riau

    DIANGKUT dari Dumai, Polisi Bongkar Peredaran Pupuk Palsu di Wilayah Riau

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 23Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Subdit I Ditreskrimsus Polda Riau membongkar peredaran pupuk NPK merk Mahkota yang diduga palsu. Pupuk tersebut diangkut dari Dumai ke Pekanbaru. Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa 2 orang tersangka inisial MR dan PN ditangkap pada Rabu (24/5/2023) lalu. Kedua tersangka tersebut adalah pemilik pupuk palsu serta […]

  • Korban Tewas Gempa Afghanistan Bertambah Jadi 300 Orang

    Korban Tewas Gempa Afghanistan Bertambah Jadi 300 Orang

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 23Komentar

    Afghanistan, detak24. com – Korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang Afghanistan pada Rabu (22/06/22) pagi bertambah menjadi 300 orang. Pemimpin Tertinggi Afghanistan di tangan Taliban, Haibatullah Akhunzada, mengatakan korban tewas akibat gempa diperkirakan masih akan terus bertambah lantaran tim SAR masih mencari orang hilang dan menggali bangunan-bangunan yang runtuh. Ratusan rumah telah […]

expand_less