Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Korupsi Ratusan T, Faisal Basri Blak-blakan Sebut Airlangga-Bobby Selundupkan Nikel 

Korupsi Ratusan T, Faisal Basri Blak-blakan Sebut Airlangga-Bobby Selundupkan Nikel 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Teka-teki kasus menimpa Bobby Nasution dan Airlangga mulai terungkap. Keduanya dituding selundupkan nikel, dengan kerugian negara ratusan triliun.

Nama Bobby Nasution dan Airlangga Hartarto saat ini tengah menjadi sorotan. Pasalnya Bobby Nasution dan Airlangga Hartarto diduga terlibat dalam kasus korupsi.

Diketahui, mantu Presiden Jokowi Bobby Nasution tengah jadi perbincangan hangat perihal namanya disebut dalam kasus tambang Gubernur Maluku Utara. Yakni, adanya istilah Blok Medan.

Sedangkan, nama Airlangga Hartarto menjadi perbincangan publik usai mengundurkan diri tiba-tiba dari Ketum Partai Golkar. Ada yang menduga karena kasus tengah menjeratnya, namun adapula menuding adanya kepentingan Presiden Jokowi dan putranya Gibran Rakabuming Raka 

Dikutip dari gelora.news menukil Sketsanusantara, Rabu (14/08/24), dugaan Bobby Nasution dan Airlangga Hartarto selundupkan biji nikel berawal dari Faisal Basri yang mengungkap dalam sebuah Podcast miliknya bersama Guru Gembul.

Kepada Guru Gembul, Faisal Basri mengatakan bahwa ada petinggi negara yang melakukan penyelundupan ekspor biji nikel. Hal ini lantaran permintaan di luar negeri tinggi, namun hal tersebut dilarang, seperti narkoba.

“Kalo dilarang, permintaan di luar negeri ada, ada yang nyelundup,” ujarnya.

Faisal Basri tak segan membeberkan dua nama yang memiliki jabatan tinggi di Indonesia.

“Yang nyelundup itu petinggi-petinggi. Airlangga Hartarto misalnya. Menantunya pak Jokowi, Bobby Nasution,” beber Faisal Basri, dikutip SketsaNusantara.id dari kanal Youtube Guru Gembul. 

Dikatakannya bahwa nama-nama tersebut ia dapatkan langsung dari KPK. “Nama itu saya dapatkan dari KPK,” jelasnya.

Guru Gembul kembali menanyakan tentang keabsahan dua nam ayang disebutkan Faisal Basri tersebut. “Mohon maaf bisa dipertanggung jawabkan memang ada sumbernya?,” tanya Guru Gembul.

Faisal Basri kembali menjelaskan bahwa dua nama tersebut bersumber langsung dari KPK.

Faisal Basri mengungkap bahwa dari kasus ini, kerugian negara ditaksir mencapai ratusan triliun. “Ini kan kasus korupsi, kerugian negara ratusan triliun,” tudingnya.

Sosok ekonom dan politikus asal Indonesia ini kemudian menjelaskan bagaimana awalnya sampai bisa terungkap adanya penyelundupan ekspor biji nikel tersebut.

“Biji nikel ini kan dilarang ekspor, sehingga data ekspor biji nikel Indonesia nol dari 2020-2022,” sebutnya.

Saat melihat data tersebut, Faisal Basri tak percaya, sehingga ia melakukan investigasi melalui ITC (International Trade Center).

“Kita cek di WTO ada namanya ITC, International Trade Center. Dia (ITC) mengkompilasi statistik perdagangan luar negeri semua negara,” papar Faisal Basri.

Saat Faisal Basri melakukan pengecekan pada negara China, ia menemukan data yang mengatakan bahwa China melakukan import biji nikel dari Indonesia.

“China mengimport biji nikel dari Indonesia, ada ternyata. Indonesia yang tidak melaporkan, Indonesia bilang nol karena dilarang kan,” bebernya.

Data yang ada pada Indonesia ini berbanding terbalik dengan data China yang melaporkan bahwa negara tersebut memang melakukan import biji nikel dari Indonesia sebesar 5.3 juta ton di tahun 2020-2022.

“China melaporkan ada (impor biji nikel dari Indonesia) 5.3 juta ton selama tahun 2020-2022,” terangnya.

Bukan hanya itu saja, Faisal Basri juga menyebut bahwa penyelundupan yang dilakukan oknum pejabat di Indonesia ini tak berhenti sampai biji nikel saja.

Faisal Basri mengaku rumor ini ia dapatkan langsung dari tim kejaksaan dan KPK. “Ternyata bukan hanya nikel, masih ada yang lainnya. Saya baru dipresentasikan dari tim kejaksaan dan KPK,” ulasnya.

Namun ia tak membongkar siapa sosok yang melakukan penyelundupan, karena masih dalam tahap investigasi. “Saya gak mau sebut nama karena masih dalam tahap investigasi,” tegasnya. (*)

Sumber : gelora.news
Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • POLRES Inhil Bekuk Pasutri Spesialis Curanmor, Beraksi di 13 Lokasi

    POLRES Inhil Bekuk Pasutri Spesialis Curanmor, Beraksi di 13 Lokasi

    • calendar_month Minggu, 14 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    INHIL, detak24com – Polres Inhil  berhasil meringkus sepasang suami istri (Pasutri) spesialis curanmor  Inhil. Dari hasil interogasi, tak tanggung-tanggung mereka beraksi di 13 TKP. Kapolres Inhil AKBP Norhayat melalui Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah saat dikonfirmasi, Sabtu (13/05/23), mengatakan Pasutri asal Tembilahan ini diringkus Tim Resmob Polres Inhil di jalan Kembang Kelurahan Tembilahan Hilir, pada […]

  • Buaya Raksasa Tangkapan Warga di Inhil Tak Mau Makan, Petugas Terpaksa Berikan Ini!

    Buaya Raksasa Tangkapan Warga di Inhil Tak Mau Makan, Petugas Terpaksa Berikan Ini!

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Buaya besar yang ditangkap warga di Desa Sungai Undan Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) beberapa waktu lalu, kini masih dalam perawatan. Luka lecet di kedua tangan dan kaki disebabkan kencangnya ikatan tali saat proses penangkapan, menyebabkan infeksi cukup parah. Hewan reptil dengan panjang 5,7 meter tersebut memiliki berat 585 kilogram. “Tangan […]

  • Ardhito Pramono Terlibat Narkoba, Lagunya Dipelesetkan Netizen

    Ardhito Pramono Terlibat Narkoba, Lagunya Dipelesetkan Netizen

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    POLISI menangkap artis berinisial AP terkait kasus narkoba. AP adalah Ardhito Pramono yang berprofesi sebagai penyanyi sekaligus bintang film. Netizen masih ramai membahasnya sehingga saat ini menjadi trending topic di linimasa Twitter. Banyak netizen tidak menyangka Ardhito terlibat narkoba. “Dia ditangkap di kediamannya di Jakarta Timur. Sayang ya sampai Ardhito bisa kejerat kasus narkoba juga,” […]

  • Panas Bedengkang, Hotspot Riau Melonjak hingga 72 Titik 

    Panas Bedengkang, Hotspot Riau Melonjak hingga 72 Titik 

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Hotspot atau titik panas di Pulau Sumatera melonjak hingga ratusan titik, Ahad (27/10/24) petang. Bahkan Provinsi Riau juga meningkat menjadi 72 titik. Total titik panas atau hotspot wilayah Sumatera ada 532 titik, terbanyak di Sumatera Selatan 120 titik. Kemudian Jambi 85 titik, Bangka Belitung 74 titik, Lampung 66 titik, dan Sumatera Barat […]

  • SIDANG Perdana, Sekwan DPRD Rohil Didakwa Korupsi Rp 8,4 M

    SIDANG Perdana, Sekwan DPRD Rohil Didakwa Korupsi Rp 8,4 M

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sekwan DPRD Rohil, Syamsuri Achmad dan Kasubag Pelaporan dan Verifikasi Bagian Perencanaan dan Keuangan, Mazlan jalani sidang perdana terkait korupsi SPPD TA 2017 di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru, Selasa (19/09/23). Dakwaan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Rohil, Eddy Sugandi Taher di hadapan majelis hakim yang dipimpin Yuli Artha Pujoyotama […]

  • Termasuk SMAN 1 Dumai, Ini Daftar Sekolah Mark-up Seragam Siswa di Riau 

    Termasuk SMAN 1 Dumai, Ini Daftar Sekolah Mark-up Seragam Siswa di Riau 

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pemprov Riau menemukan 31 SMA negeri melakukan mark-up harga seragam sekolah. Hal tersebut berdasarkan audit Inspektorat beberapa waktu lalu. Plt Kepala Inspektorat Riau Jondra Jayaputra Manurung, menyebutkan bahwa ditemukan kelebihan bayar dengan total mencapai Rp 566.265.000. “Dari total 56 sekolah yang kami audit, ditemukan 31 SMA Negeri yang terbukti mark-up mencapai Rp […]

expand_less