Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Jalan Hancur, Ratusan Emak Emak Bongkal Malang Inhu Hadang Truk ODOL

Jalan Hancur, Ratusan Emak Emak Bongkal Malang Inhu Hadang Truk ODOL

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INHU, detak24com – Seratusan emak-emak di Desa Bongkal Malang Kecamatan Kelayang, Inhu lakukan aksi penyetopan truk yang melintas daerah itu.

Akibatnya, puluhan mobil truk bertonase berat terpaksa terparkir dan tidak bisa melintas.

Mereka melakukan aksi akibat kesal dengan kondisi jalan berdebu saat dilintasi, dan mobil truk ODOL yang dinilai sebagai pemicu. Aksi emak-emak ini dimulai Kamis (18/07/24 hingga Jumat (19/07/24).

Penyetopan dilakukan emak-emak turun ke jalan dengan berbekal poster dengan l tulisan. Salah satu poster bertuliskan warna merah yakni ‘Senyum kami tidak manis lagi’. Kemudian juga bertuliskan, ‘Debu lebih kejam dari Corona’.

Salah seorang emak-emak mengaku menggelar aksi lantaran tidak tahan dengan kondisi jalan lintas di Desa Bongkal Malang yang berdebu.

Menurutnya, sedikitnya ada lima perusahan yang beroperasi di daerah itu. Sehingga ada ratusan ratusan mobil truk yang melintas setiap harinya. Akibatnya, jalan di Desa Bongkal Malang Kecamatan Kelayang menjadi rusak dan berdebu.

Kondisi debu sambungnya semakin parah dan tidak ada dilakukan penyiraman oleh pihak perusahaan batu bara.

“Biar kami emak-emak yang melakukan aksi ini. Karena semuanya sudah tidak berdaya,” tegas seorang pendemo.

Sementara, Kordinator aksi unjuk rasa, Nurmaini menjelaskan bahwa ratusan emak emak masyarakat Desa Bongkal Malang yang unjuk rasa ini, juga menuntut pemerintah untuk mengevaluasi angkutan perusahaan batu bara yang melintas.

“Aksi kali ini menuntut agar perusahaan PT Batu Bara yang melintas di jalan Desa Bongkal Malang, menghentikan aktivitasnya karena sangat meresahkan masyarakat,” katanya.

Nurmaini meminta perusahaan mobil angkutan batu bara untuk sementara tidak melewati jalan di Desa Bungkal Malang, menjelang adanya perbaikan jalan.

“Sebelum pemerintah maupun pihak perusahaan merespon tuntutan masyarakat ini, aksi unjuk rasa terus digelar. Jalan ini bukan untuk kelas mobil truk angkutan batu bara yang notabene over dimensi over loading (ODOL),” ungkapnya.

Kemudian sambungnya, aksi tersebut dinilai sangat penting dilakukan dalam rangka untuk menyelamatkan aset jalan serta anak-anak dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh debu jalanan. (rls)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • UPDATE Terkini : Jemaah Wafat di Tanah Suci Capai 748 Orang, Besok 16 Kloter Pulang

    UPDATE Terkini : Jemaah Wafat di Tanah Suci Capai 748 Orang, Besok 16 Kloter Pulang

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    JAKARTA, detak24com – Hingga Rabu (26/07/23) pukul 24.00 WIB, jemaah wafat di Tanah Suci menjadi 748 orang. Sementara, jadual kepulangan haji pada Jumat (28/07/23) sebanyak 16 kloter terbang ke Tanah Air. “Jemaah yang wafat hingga tanggal 26 Juli 2023 pukul 24.00 WIB sebanyak 748 orang. Sementara suhu di Madinah hari ini berkisar antara 33°C s.d. […]

  • TANPA Pembuahan, Ilmuwan Berhasil Ciptakan Jabang Bayi Manusia Sintetis

    TANPA Pembuahan, Ilmuwan Berhasil Ciptakan Jabang Bayi Manusia Sintetis

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    CALIFORNIA, detak24com – Dalam sebuah penelitian baru, para ilmuwan berhasil menciptakan embrio manusia atau jabang bayi sintetik dari sel induk tanpa proses pembuahan. Embrio ini dibuat mirip sekali dengan aslinya yang ada di tahap perkembangan awal manusia. Walaupun begitu, embrio sintetis ini tidak memiliki jantung atau otak awal. Tiruan jabang bayi ini hanya mengandung sel […]

  • Ilustrasi

    MENYAMAR Sebagai Pembeli, Polisi Ringkus Tiga Pengedar Sabu dan Ekstasi

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tiga pengedar narkoba jenis sabu dan pil ekstasi di Kota Pekanbaru ditangkap Tim Opsnal Polsek Tenayan Raya. Para pelaku berinisial KM (46), AM (45) dan MS (42) yang dicokok di dua lokasi berbeda. Kapolsek Tenayan Raya Kompol Ryan Fajri mengatakan, dari tangan para pelaku berhasil diamankan barang bukti sabu seberat 100 gram […]

  • Berangkat Sekolah, Anak-anak Tanjungbelit Selatan Kampar Tiap Hari Seberangi Sungai 

    Berangkat Sekolah, Anak-anak Tanjungbelit Selatan Kampar Tiap Hari Seberangi Sungai 

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Anak-anak di Desa Tanjung Belit Kampar hingga kini masih menyeberang sungai setiap berangkat sekolah. Jika kondisi banjir, alhasil mereka kesusahan. Hal itu terungkap saat aksi yang penuh kebaikan dan kepedulian, tim Satuan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bantu anak-anak Desa Tanjung Belit Selatan menyeberangi sungai saat hendak mengikuti upacara HUT RI ke […]

  • Link Bokep Foto Bugil Siswi SMP di Siak Beredar, Jangan Diklik!

    Link Bokep Foto Bugil Siswi SMP di Siak Beredar, Jangan Diklik!

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Link bokep foto bugil siswi SMP di Siak jadi viral medsos. Gambar tak senonoh itu menjadi perbincangan hangat masyarakat dan warganet. Foto tak senonoh siswi SMPN 1 Bungaraya, Kabupaten Siak itu diduga menyebar pertama kali lewat aplikasi WhatsApp di lingkungan sekolah, hingga tersebar ke mana-mana. Sontak peristiwa ini memicu keprihatinan orangtua siswa. […]

  • Warga Ukui Pelalawan Jadi Tersangka Kematian Anak Gajah Terjerat Tali 

    Warga Ukui Pelalawan Jadi Tersangka Kematian Anak Gajah Terjerat Tali 

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menetapkan seorang pemilik lahan sebagai tersangka dalam kasus kematian seekor anak gajah sumatera di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Pelalawan. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mendalami dugaan aktivitas perkebunan ilegal dalam kawasan konservasi tersebut, pasca menemukan bangkai anak gajah yang telah membusuk. Direktur Reserse Kriminal […]

expand_less