GAWAT! Penyakit Rabies Kepung Riau, Dinas PKH Sebar 29 Ribu Dosis Vaksin ke Daerah
PEKANBARU, detak24com – Pemprov Riau melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) dapat tambahan 29 ribu dosis vaksin rabies. Selanjutnya, didistribusikan ke sejumlah daerah, kecuali Kepulauan Meranti.
Vaksin tersebut didistribusikan Kabupaten Kuantan Singingi 700 dosis, Indragiri Hulu 1.000 dosis, Indragiri Hilir 1.000 dosis, Pelalawan 1.000 dosis, Siak 1.800 dosis, Kampar 2.350 dosis, Rokan Hulu 1.000 dosis, Bengkalis 296 dosis, Rokan Hilir 400 dosis, Pekanbaru 1.200 dosis, Dumai 8.000 dosis, dan UPT DPKH 450 dosis.
Kepala Dinas PKH Riau Herman mengatakan, dengan adanya tambahan 29 ribu dosis vaksin rabies tersebut, maka saat ini stok vaksin rabies di Riau sudah aman. “Untuk Kepulauan Meranti tidak dikirim vaksin rabies, karena di sana sudah aman,” ungkapnya.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Peternakan (DKPTPP) Kepulauan Meranti, Ifwandi SP mengatakan, bebasnya penyakit anjing gila di kabupaten termuda Riau itu, tidak terlepas dari penjagaan dan pengawasan ketat hewan peliharaan dari luar daerah.
“Pengawasan yang kita lakukan sangat ketat. Artinya kalau ada hewan peliharaan seperti kucing dan anjing dari luar masuk tidak dilengkapi surat karantina, maka akan kita tolak. Intinya kita cepat tanggap jika ada kasus,” kata Ifwandi.
Meskipun Kepulauan Meranti statusnya zero dari kasus rabies, menurut Ifwandi, langkah antisipasi tetap harus dilakukan. Ia menyebut pencegahan penyebaran kasus rabies di daerah itu tentu melibatkan berbagai instansi terkait, salah satunya Kantor Karantina Selatpanjang.
Dia juga mengatakan, Kabupaten Kepulauan Meranti juga berhasil meraih sertifikat Kabupaten Bebas Rabies pada tahun 2016 silam. Dengan sertifikat dari Menteri Pertanian ini, Meranti menjadi satu-satunya kabupaten di Riau yang bebas endemis penyakit anjing gila.
“Seluruh daerah daratan di Provinsi Riau endemis, hanya Meranti dinyatakan bebas rabies sesuai SK Menteri Pertanian. Ini berkah kerjasama semua pihak, sehingga kita dapat memproteksi dan melokalisir penyebaran virus tersebut,” ungkapnya.
Untuk itu, ia berharap kepada masyarakat agar ini dipertahankan. Ia juga mengimbau jangan bermain-main untuk memasok hewan secara ilegal ke Meranti.
Selain itu, Ifwandi juga mengimbau bagi warga yang memiliki hewan peliharaan di rumah supaya bertanggungjawab terhadap kesehatan peliharaannya. Yakni, melalui pemeriksaan rutin ke klinik hewan guna mengantisipasi adanya penyakit rabies.
“Hewan peliharaan pun harus divaksin dan dikontrol dengan baik agar tidak liar, karena berpotensi tertular virus ketika bertemu dengan hewan sejenis yang terinfeksi rabies,” pungkasnya.
Sementara itu Plt Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar mengungkapkan rasa bangganya atas ditetapkannya Kepulauan Meranti sebagai satu-satunya daerah di Provinsi Riau yang bebas rabies. Ia menilai hal itu bukan hanya sekadar penghargaan saja, tapi harus menjadi amanah yang harus tetap dipertahankan.
Dijelaskan Bupati, apa yang diraih ini merupakan kerja keras dari semua pihak. Mulai dari Pemda hingga masyarakat bersama-sama memberantas penyebaran penyakit rabies. “Apa yang dicapai ini bukan hanya penghargaan tapi amanah yang harus dijaga agar Meranti tetap bebas dari penyakit rabies,” imbuh Asmar.(CAKAPLAH)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

15 thoughts on “GAWAT! Penyakit Rabies Kepung Riau, Dinas PKH Sebar 29 Ribu Dosis Vaksin ke Daerah”