Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KPK: Ongkos Politik untuk Jadi Gubernur Capai Rp100 Miliar

KPK: Ongkos Politik untuk Jadi Gubernur Capai Rp100 Miliar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 18 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com – Hasil survei Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap ongkos politik untuk jadi gubernur dan wagub capai Rp100 miliar.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron membeberkan calon kepala daerah tingkat II biasanya harus mempersiapkan dana Rp20 miliar hingga Rp30 miliar. “Sedangkan untuk jabatan gubernur dan wakil gubernur, para calon harus mempersiapkan dana mencapai Rp100 miliar.

“Dari survei KPK didapatkan fakta dana yang harus disiapkan para calon untuk menjadi kepala daerah tingkat II ialah Rp20 miliar-Rp30 miliar. Sementara untuk posisi gubernur atau wakil, anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp100 miliar,” kata Ghufron dalam acara ‘Bincang Staranas PK: Cegah Korupsi Politik, Bantuan Parpol Jadi Solusi?’ di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (17/9/2022).

Ghufron mengaku terkejut saat mendapati tingginya dana yang harus disiapkan untuk menjadi kepala daerah tersebut. Menurut Ghufron, faktor tersebut bisa menjadi salah satu penyebab perilaku koruptif para kepala daerah. Sebab, ongkos politik yang dikeluarkan tidak sebanding dengan gaji selama lima tahun menjabat.

“Hal ini mengakibatkan proses politik yang semestinya dilakukan secara hati nurani kemudian menjadi transaksi bisnis. Yang terjadi pemilik modal yang akan berkuasa dan akan melahirkan rantai penyimpangan lebih lanjut dan perilaku koruptif,” ujar Ghufron.

Untuk keluar dari persoalan tersebut, kajian KPK-LIPI menyimpulkan bahwa setiap partai politik (parpol) harus menjalankan lima fungsinya sebagaimana yang tertuang di dalam Sistem Integritas Partai Politik (SIPP). Mulai dari standar kode etik; keuangan parpol dengan kejelasan sumber keuangan; dan alokasi anggaran.

Kemudian, rekrutmen kader yang baik dengan regulasi dan sistem; demokrasi internal parpol yaitu demokratisasi dalam penentuan pengurus dan pengambilan keputusan; dan kaderisasi dengan regulasi yang diiringi monitoring dan evaluasi.

“Harapannya parpol akan sehat dan pemilunya bisa berintegritas,” pungkasnya..(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembenahan Layanan Publik, Wako Pekanbaru Ngantor di 15 Kecamatan 

    Pembenahan Layanan Publik, Wako Pekanbaru Ngantor di 15 Kecamatan 

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Wako Pekanbaru Agung Nugroho, menegaskan pembenahan pelayanan publik hingga penanganan sampah menjadi fokus utama dalam kepemimpinannya. Hal itu ia tegaskan saat memimpin rapat koordinasi bersama seluruh camat di Kantor Kecamatan Marpoyan Damai, Jalan Arifin Ahmad, Selasa (19/05/26) siang. Dalam rapat tersebut, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga turut hadir. Rakor membahas […]

  • KECELAKAAN Maut di Maredan Siak, Pemotor Tewas Tergilas Dum Truck

    KECELAKAAN Maut di Maredan Siak, Pemotor Tewas Tergilas Dum Truck

    • calendar_month Sabtu, 6 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    SIAK, detak24com – Kecelakaan maut terjadi di Maredan Siak melibatkan sepeda motor Supra Fit BM 3713 SK dengan truk colt diesel BM 8726 SA. Dalam insiden tersebut pemotor tewas tergilas, Jumat (05/05/23) siang sekitar pukul 10.00 WIB. Proses evakuasi korban lakalantas di Jalan Sultan Syarif Kasim, Maredan Kecamatan Tualang, Siak tepatnya tidak jauh dari SMAN […]

  • Oknum Polisi Diduga Terlibat Kasus Tewasnya Warga Rupat

    Oknum Polisi Diduga Terlibat Kasus Tewasnya Warga Rupat

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    RUPAT, detak24.com – Oknum polisi berpangkat Bripka di Rupat, Kabupaten Bengkalis diduga terlibat kasus penganiayaan berujung meninggalnya seorang warga. Atas dasar itu, oknum polisi berinisial Bripka AH diduga melakukan pelanggaran kode etik Kepolisian. Sebelumnya, Bripka AH memerintahkan sejumlah pemuda di Pulau Rupat untuk melakukan penangkapan terhadap Al Farid (32), karena dianggap kerap meresahkan warga. Namun perintah Bhabinkamtibmas itu malah […]

  • Duh, Seratusan Lebih Mobil Dinas Pemko Pekanbaru Raib 

    Duh, Seratusan Lebih Mobil Dinas Pemko Pekanbaru Raib 

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sebanyak 130 unit mobil dinas milik Pemko Pekanbaru masih belum tahu rimbanya. Hanya ada 444 kendaraan yang terdata dari 574 unit mobdin. Asisten III Setdako Pekanbaru, Samto mengatakan dalam pendataan BPKAD total kendaraan dinas ada 574 unit. Namun, baru 295 unit yang terkumpul. “Update terakhir sampai hari ini yang sudah dikumpulkan 295 […]

  • NGERI! Anies Diancam Tembak Usai Debat Capres, Ternyata Ini Pelakunya!

    NGERI! Anies Diancam Tembak Usai Debat Capres, Ternyata Ini Pelakunya!

    • calendar_month Minggu, 14 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA, detak24com – Polisi menangkap pemilik akun TikTok @calonistri17600 yang mengancam akan menembak calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan. Anies mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas gerak cepat jajarannya menangkap pelaku. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri. Sehingga Pemilu ini dapat berjalan dengan kondusif dan damai,” kata […]

  • KARHUTLA Bengkalis Meluas hingga 25 Hektar, Hotspot Terpantau 26 Titik

    KARHUTLA Bengkalis Meluas hingga 25 Hektar, Hotspot Terpantau 26 Titik

    • calendar_month Senin, 20 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    BENGKALIS, detak24.com  – Karhutla Bengkalis kian meluas. Data terakhir ditemukan 26 hotspot dengan luas lahan terbakar 25,2 hektar. Peristiwa karhutla Bengkalis ini tepatnya di Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan. Upaya pemadaman langsung dilakukan. Tidak hanya oleh BPBD dan masyarakat, melainkan juga Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso bersama Forkopimda. Bagus Santoso bergerak cepat terjun langsung ke […]

expand_less