Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Tokoh Masyarakat Pelalawan Tolak Relokasi Warga Kawasan TNTN ke Pulau Mendol

Tokoh Masyarakat Pelalawan Tolak Relokasi Warga Kawasan TNTN ke Pulau Mendol

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELALAWAN, detak24com – Rencana relokasi warga di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) ke Pulau Mendol Kecamatan Kuala Kampar menuai penolakan keras dari tokoh masyarakat setempat.

Dikutip Senin (18/08/25), dua tokoh penting di Kuala Kampar, Ketua Ikatan Keluarga Penyalai (Ikapen) dan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Kuala Kampar, menegaskan bahwa lahan di pulau tersebut adalah aset untuk anak cucu dan tidak bisa dijadikan tempat transmigrasi.

Dalam sebuah pernyataan yang direkam media pada Selasa, 13 Agustus 2025, Ketua Ikapen, H Kastan SPd mereview kembali sejarah dan peradaban Kuala Kampar yang kaya.

Dulu, ekonomi masyarakat stabil berkat sumber daya lokal seperti kerajinan tangan dan pengolahan kelapa.

Meskipun sekarang menghadapi tantangan global, masyarakat Kuala Kampar tetap berpegang teguh pada budayanya. “Takkan Melayu hilang di bumi,” katanya.

Saat ini, Kuala Kampar masih berstatus daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Masyarakat sangat berharap pada percepatan ekonomi, terutama di sektor ketahanan pangan.

Dia menyambut baik program hilirisasi ketahanan pangan yang diprioritaskan oleh Pemerintah Kabupaten Pelalawan di Pulau Mendol. Namun, ia menekankan bahwa program ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat setempat.

Secara tegas, Kastan menolak wacana relokasi atau transmigrasi penduduk TNTN ke Pulau Mendol. “Wacana tersebut tidak termasuk dalam opsi strategis,” ujarnya.

Ia mengaku lega setelah ada klarifikasi dari Satgas PKH bahwa rencana relokasi itu tidak jadi dilaksanakan.

Senada dengan Kastan, Ketua LAM Kecamatan Kuala Kampar, Roslan K juga mendukung program ketahanan pangan, namun dengan catatan. Ia berpendapat, lahan bekas PT Trisetya Utama Mandiri (TUM) tidak cocok untuk persawahan karena karakter tanahnya gambut, melainkan lebih pas untuk tanaman kelapa.

Dia juga mempertegas penolakan terhadap wacana relokasi penduduk TNTN. Baginya, penolakan itu adalah “harga mati”.

Ia menekankan bahwa lahan di Kuala Kampar adalah warisan berharga yang harus dijaga untuk masa depan anak cucu mereka. “Masyarakat khususnya Kuala Kampar pada prinsipnya tetap menolak keras,” tekannya seperti dikutip dari javanewsonline.co.id. (red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kehabisan Ongkos Pulang, Warga Ujung Batu Gasak Toko Emas di Pekanbaru 

    Kehabisan Ongkos Pulang, Warga Ujung Batu Gasak Toko Emas di Pekanbaru 

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pria asal Ujung Batu, Rohul nekat mencuri gelang emas di Pekanbaru karena kehabisan ongkos pulang kampung. Tersangka berinisial Pandri (29), menggasak Toko Nirwana, Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru. Aksi itu dilakukannya Ahad (27/04/25) sekira pukul 17.30 WIB petang. Baca juga : Tanpa Rasa Iba, Maling Bongkar Rumah Lansia di Kunto Darussalam, Motor hingga […]

  • Rusia Bombardir Kiev dan Kharkiv, 16 Warga Ukraina Tewas

    Rusia Bombardir Kiev dan Kharkiv, 16 Warga Ukraina Tewas

    • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Ukraina, detak24.com — Serangan udara Rusia dilaporkan menerjang distrik Babi Yar, Kiev di jantung ibukota Ukraina dan menghantam menara stasiun televisi utama Ukraina, Selasa (1/3). Dalam kejadian itu dilaporkan lima warga tewas. Sementara, serangan di Kharkiv menewaskan 11 orang. Gempuran terbaru Rusia itu dilaporkan melumpuhkan beberapa siaran media pemerintah. Kementerian Dalam Negeri Ukraina mengatakan fasilitas […]

  • ARUS Balik 2023 : Jalur One Way Bukittinggi-Padang Macet Total, Kendaraan Mengular

    ARUS Balik 2023 : Jalur One Way Bukittinggi-Padang Macet Total, Kendaraan Mengular

    • calendar_month Senin, 24 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    AGAM, detak24com – Meski sudah diterapkan sistem one way, akses lalu lintas jalur Bukittinggi-Padang masih mengalami kemacetan parah, tepatnya jelang Simpang Padang Lua, Kabupaten Agam, Ahad (23/4/2023) petang. Dilansir katasumbar.com, kemacetan di jalur Bukittinggi-Padang mulai terjadi sejak Simpang Jambu Aia-Padang Lua-hingga Batagak. Sementara, dari arah Padang menuju Bukitinggi, kemacetan terjadi sejak Koto Baru hingga Simpang […]

  • Komplotan Maling Gasak Travo PLN di BTN Griya Hayati Dumai

    Komplotan Maling Gasak Travo PLN di BTN Griya Hayati Dumai

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Komplotan maling berhasil menggasak travo PLN di BTN Griya Hayati Permai, Bukittimah, Dumai. Satu pelaku terciduk polisi. Unit Reskrim Polsek Dumai Barat berhasil meringkus seorang pria berinisial DS (44) atas dugaan pencurian kabel listrik Travo PLN di BTN Griya Hayati Permai, Kelurahan Bukittimah. 1 orang inisial AI masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), […]

  • Pelancong Malaysia Mulai Berdatangan ke Riau, Disambut Kadisparprov

    Pelancong Malaysia Mulai Berdatangan ke Riau, Disambut Kadisparprov

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    DUMAI, detak24.com – Pasca dibuka kembali (re-opening) pelayaran Dumai-Melaka/Port Dickson, pelancong Malaysia mulai berdatangan ke Riau. Warga Malaysia yang bertolak dari Pelabuhan Antarbangsa Negeri Melaka tiba di Terminal Kedatangan Pelabuhan Internasional Dumai, Riau, Jumat (06/05/2022). Disambut secara khusus oleh Kadis Pariwisata Provinsi (Kadisparprov) Riau, Roni Rakhmat. Ada sekira 237 orang penumpang kapal yang sebagian besar […]

  • DUA Pembalak Kepergok Langsir Kayu di Cagar Biosfer Giam Bengkalis

    DUA Pembalak Kepergok Langsir Kayu di Cagar Biosfer Giam Bengkalis

    • calendar_month Selasa, 28 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Dua pelaku ilegal logging atau pembalakan liar ditangkap polisi di Kabupaten Bengkalis. Keduanya diamankan saat membawa kayu olahan yang diambil dari hutan Cagar Biosfer Giam, Siak Kecil. Masing-masing pelaku berinisial S (52) dan ST (59), warga Kabupaten Bengkalis. Tersangka S merupakan pemilik kayu olahan yang diduga ilegal, sedangkan ST bertugas sebagai pengangkut […]

expand_less