Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » TIGA PNS Dinas Pertanian Siak Meringkuk di Penjara, Korupsi Pupuk Subsidi

TIGA PNS Dinas Pertanian Siak Meringkuk di Penjara, Korupsi Pupuk Subsidi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Jaksa menahan tiga PNS Dinas Pertanian Siak dalam kasus korupsi pupuk bersubsidi di Kecamatan Kerinci Kanan pada 2021, yang menyebabkan negara merugi Rp 5,4 miliar.

Tiga ASN itu adalah SKI selaku Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, AMZ sebagai Kepala Seksi Pupuk, Pestisida dan Alat Mesin Pertanian serta SYJ selaku penyuluh pertanian atau petugas verifikasi dan validasi di Kecamatan Kerinci Kanan.

“Hari ini penyidik periksa kemudian dilanjutkan dengan menahan ketiga tersangka lainnya,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Siak, Tri Anggoro Mukti, Selasa (21/11/23).

Ketiga PNS Dinas Pertanian Siak itu masuk dalam enam daftar nama yang ditetapkan Kejari Siak sebagai tersangka kasus korupsi pupuk subsidi. Sebelumnya, Kejari Siak telah menahan 3 tersangka lainnya yakni MY, SHF dan SPM.

Kajari Siak itu menjelaskan ketiga PNS Dinas Pertanian Siak itu memiliki peran masing-masing. SKI dan AMZ secara bersama-sama tidak melakukan tugas dan tanggungjawabnya selaku tim pembina dan Admin Verifikasi Validasi Pupuk Subsidi Tingkat Kabupaten Siak Tahun 2021.

Selain itu, SKI dan AMZ tidak melakukan verifikasi, validasi, dan entry Rekapitulasi E Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK) usulan data petani terkait pupuk bersubsidi yang diajukan secara berjenjang untuk kebutuhan tahun 2021.

Sedangkan SYJ sebagai Tim Verifikasi dan Validasi Pupuk Bersubsidi Kecamatan Kerinci Kanan telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan tidak mempedomani teknis pengelolaan pupuk bersubsidi hingga mengakibatkan pembayaran pupuk bersubsidi tidak sebagaimana mestinya.

Ketiga tersangka ditahan selama 20 hari ke depan terhitung mulai tanggal 21 November 2023 hingga 10 Desember 2023 di Rutan Siak.

Mereka disangka dan diancam dengan Pasal 2 Ayat (1) jo. Pasal 3 jo Pasal 18 Ayat (1) huruf a, huruf b dan Ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana, dikutip dari CAKAPLAH. (*/berita)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KEPALA BNNP RIAU Mendadak Temui Kapolres Meranti, Ada Apa Ya?

    KEPALA BNNP RIAU Mendadak Temui Kapolres Meranti, Ada Apa Ya?

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    MERANTI, detak24.com –  Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Robinson DP Siregar beserta rombongan, Selasa (01/11/22) petang berkunjung ke Mapolres Kepulauan Meranti. Kunjungan kerja dan silaturahmi yang berlangsung di ruangan rapat utama Mapolres Kepulauan Meranti itu disambut Kapolres AKBP Andi Yul LTG SH SIK MH didampingi Wakapolres Kompol Robet Arizal SSos, para PJU serta personel Polres. […]

  • SERATUSAN Buruh PT MAS Geruduk Kantor Bupati Bengkalis, Akibat Perusahaan Nunggak Gaji Dua Bulan

    SERATUSAN Buruh PT MAS Geruduk Kantor Bupati Bengkalis, Akibat Perusahaan Nunggak Gaji Dua Bulan

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Seratusan buruh dan pekerja PT Meskom Agro Sarimas (MAS) berunjukrasa di kantor Bupati Bengkalis, Rabu (31/05/23). Mereka mengadu dan berharap pemerintah memberi sanksi tegas kepada perusahaan, karena memunggak gaji selama dua bulan. Aksi ini dipimpin langsung Ketua Serikat Pekerja Sejahtera Indonesia (SPSI) PT Meskom Gunawan. Dalam aksinya Gunawan mengatakan pihaknya mengatakan perusahaan […]

  • Luka Parah, Pekerja PT AA Diterkam Harimau Saat Tidur di Desa Pulau Muda Pelalawan 

    Luka Parah, Pekerja PT AA Diterkam Harimau Saat Tidur di Desa Pulau Muda Pelalawan 

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Pekerja PT Arara Abadi (AA) bernama Dani (45) mengalami nasib tragis setelah diterkam harimau sumatera. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit. Kejadian mengerikan ini berlangsung di kamp pekerja PT AA wilayah Lopon III Desa Pulau Muda, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (17/08/24) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Saat beristirahat di kamp pekerja, tanpa […]

  • Beruang Madu Teror Pemukiman Warga di Desa Makmur Sejahtera Kampar 

    Beruang Madu Teror Pemukiman Warga di Desa Makmur Sejahtera Kampar 

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Seekor beruang madu jantan (Helarctos malayanus) yng sempat berkeliaran dan meneror pemukiman warga di Desa Makmur Sejahtera, Gunung Sahilan berhasil dievakuasi. Evakuasi dilakukan secara cepat dan terkoordinasi bersama Pemerintah Desa Makmur Sejahtera, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta didukung mitra konservasi seperti Yayasan Taman Nasional Tesso Nilo (YTNTN) dan Yayasan Arsari. Kepala BBKSDA Riau, Supartono […]

  • Napi Dipaksa Minum Kencing dan Telanjang Bulat, Penyiksaan di Lapas Jogja

    Napi Dipaksa Minum Kencing dan Telanjang Bulat, Penyiksaan di Lapas Jogja

    • calendar_month Selasa, 8 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Jakarta, detak24.com — Komnas HAM mengungkap beragam tindakan penyiksaan, kekerasan dan perlakuan yang merendahkan martabat warga binaan pemasyarakatan di Lapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta. Beberapa diantaranya memakan muntahan hingga meminum air seni, serta dipaksa telanjang bulat di tempat terbuka. Pemantau Aktivitas HAM, Wahyu Pratama Tamba menjabarkan delapan tindakan yang merendahkan martabat, serta sembilan tindakan […]

  • Gegara Aktifkan Kartu Axis dan XL Perdana, Abang Adik di Pelalawan Ditangkap, Ini Sebabnya!

    Gegara Aktifkan Kartu Axis dan XL Perdana, Abang Adik di Pelalawan Ditangkap, Ini Sebabnya!

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Dua kakak beradik di Kabupaten Pelalawan ditangkap polisi setelah kedapatan menggunakan data pribadi nasabah sebuah perusahaan pembiayaan untuk registrasi kartu seluler perdana secara ilegal. Keduanya diketahui bernama Tondi Marulam Tua Siregar (35) dan Adian Siregar (22). Sang kakak, Tondi bekerja sebagai kolektor di PT FIF Pekanbaru. Sedangkan Adian merupakan karyawan provider XL dan […]

expand_less