Rutan Dumai Ajak WBP Bercocok Tanam, Lahan SAE Disulap Jadi Kebun Kacang Panjang
- account_circle Redaksi
- calendar_month 2 menit yang lalu
- print Cetak

Seorang napi warga binaan Rutan Dumai memasang waday pertumbuhan kacang panjang. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DUMAI, detak24com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai konsisten mendukung ketahanan pangan. Setelah melalui masa panen, lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) kembali dimanfaatkan untuk penanaman kacang panjang.
Menurut Kepala Rutan Dumai Enang Iskandi, mengatakan bahwa bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan SAE tersebut sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP).
“Penanaman kembali ini menjadi bagian dari upaya Rutan Dumai menjaga produktivitas lahan SAE secara berkelanjutan. WBP turut dilibatkan dalam proses pengelolaan lahan. Mulai dari persiapan, penanaman, perawatan hingga nantinya memasuki masa panen,” ujarnya, Selasa (13/10/26).
Kepala Rutan Dumai menjelaskan, kegiatan pertanian di lahan SAE tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi WBP dalam mengembangkan keterampilan dan etos kerja.
“Bekal tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” urainya.
Dilanjutkan Kepala Rutan Dumai, bahwa keberlanjutan program pertanian di lahan SAE merupakan bentuk komitmen Rutan Dumai dalam mengembangkan pembinaan yang produktif dan memberikan manfaat nyata.
“Lahan SAE akan terus kami optimalkan sebagai ruang pembinaan yang produktif. Penanaman kembali ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan, sekaligus memberikan keterampilan kepada WBP agar mereka memiliki bekal yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat,” sebut dia.
Dengan kembali ditanaminya lahan SAE, Rutan Dumai memastikan siklus pemanfaatan lahan tetap berjalan. “Program pertanian ini menjadi bagian dari langkah pemasyarakatan untuk mendorong pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, sekaligus mendukung program ketahanan pangan,” pungkasnya. (*)
Editor : Kar















