MENKO Marves, Menhub hingga Ridwan Kamil Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Adapun dalam uji coba kemarin, kereta inspeksi membawa Luhut beserta rombongan pejabat dari Jakarta menuju Bandung melaju dengan kecepatan hingga 356 kilometer per jam. Luhut menilai, dengan adanya kereta cepat Jakarta Bandung, masyarakat akan menempuh waktu lebih singkat untuk mencapai tempat tujuan.
“Saya kira ini akan membuat terobosan-terobosan baru, jadi membuat kita bisa nanti mengikuti Tiongkok dari belakang karena mereka lebih maju dari kita. Mereka ingin share juga teknologinya,” terang Luhut.
Kereta cepat dinilai stabil
Sementara itu, Menhub Budi Karya Sumadi menilai kereta cepat Jakarta Bandung melaju dengan stabil. “Luar biasa, (kecepatan) 350 kilometer per jam, dan stabil. Kita bisa berjalan tanpa pegangan,” ungkap Budi.
Ia menyebutkan, ini pertama kalinya Indonesia memiliki kereta api dengan kecepatan tinggi. Kecepatan itu, lanjut dia, sama dengan kereta yang dimiliki China.
“Kereta cepat dan pertama kali dilakukan, kecepatan yang sama dengan Tiongkok. Jadi kecepatan 350 kilometer per jam ada di Tiongkok, itu pun ada di dua lokasi dan di Indonesia baru dilakukan,” ucap Budi.
Izin operasi kereta cepat segera terbit
Budi menyatakan, izin operasi Kereta Cepat Jakarta Bandung akan dikeluarkan. Izin itu, menurut dia, bakal terbit setidaknya sebelum tanggal 1 Oktober 2023. Budi menjelaskan, pihaknya telah mengkaji regulasi dari berbagai negara terkait dengan operasional kereta cepat.
“Lalu izin operasi, kami pada dua minggu mendatang akan intens melakukan satu commissioning atau tes terhadap kereta-kereta yang akan dipakai,” kata dia. “Dan kita harapkan bulan Juli akhir selesai dan insya Allah 18 Agustus kita sudah bisa lakukan kegiatan yang insya Allah Presiden hadir di sana,” imbuhnya.
Saat ini, pemerintah tengah melakukan pengamatan dengan Perancis pada kereta cepat yang akan digunakan.
Budi berujar, ada tiga aspek keselamatan yang wajib ditinjau dari KCJB, yakni keamanan, prasarana, dan sound barrier atau pencegahan kebisingan saat menumpangi kereta. “Menjadi penting dalam kegiatan transportasi, satu tentu berkaitan dengan keretanya sendiri. Kalau saya lihat tadi safety, saya membandingkan dengan beberapa negara, ini top,” tutup Budi.(kompas)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

9 thoughts on “MENKO Marves, Menhub hingga Ridwan Kamil Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung”