Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ekonomi Bisnis » Makin Terpuruk, Nilai Tukar Rupiah Nyaris Dekati 17.000 per Dolar AS

Makin Terpuruk, Nilai Tukar Rupiah Nyaris Dekati 17.000 per Dolar AS

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Nilai tukar rupiah  terhadap dolar AS nyaris dekati Rp 17.000 per dolar AS. Pelemahan rupiah terjadi di tengah mayoritas mata uang Asia yang bervariasi.

Melansir Bloomberg, rupiah hingga pukul 09.10 WIB Senin (07/04/25) di pasar spot exchange turun 269 poin atau 1,62% hingga mencapai Rp 16.921 per dolar AS.

Saat nilai tukar rupiah turun, mata uang Asia juga melemah, yakni dolar Singapura turun 0,09% menjadi 1,24 dolar Singapura per dolar AS, dolar Taiwan turun 0,78% menjadi 33,2 dolar Taiwan per dolar AS, won Korea melemah 0,47% menjadi 1,468 won per dolar AS, dan yuan China turun 0,45% menjadi 7,3 yuan per dolar AS.

Sementara, saat nilai tukar rupiah turun, beberapa mata uang Asia naik, seperti yen Jepang menguat 0,35% menjadi 146,4 yen per dolar AS, dolar Hong Kong naik tipis 0,04% jadi 7,7 dolar Hong Kong per dolar AS, dan rupe India naik 0,24% menjadi 85,23 rupe per dolar AS.

Nilai tukar rupiah menjadi sorotan setelah AS menerapkan kebijakan tarif resiprokal (Reciprocal Tariff).

Menurut Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Fadhil Hasan kebijakan tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap posisi rupiah terhadap dolar AS.

“Beruntung saat ini kita masih dalam masa libur, jadi dampak langsung terhadap nilai tukar rupiah belum terlihat secara konkret. Meskipun sebelumnya sempat terjadi pelemahan, tetapi ada tanda-tanda pemulihan kembali,” ujarnya dalam diskusi publik bertajuk “Waspada Genderang Perang Dagang” yang diselenggarakan oleh Indef di Jakarta beberapa waktu lalu.

Fadhil menjelaskan bahwa kebijakan tarif resiprokal dapat membuat harga barang impor yang masuk ke pasar Amerika Serikat menjadi lebih mahal.

Kenaikan harga tersebut bisa memicu lonjakan inflasi di Negeri Paman Sam. Dalam kondisi seperti ini, Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed) kemungkinan akan mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga atau menunda pemotongan suku bunga sebagai langkah pengendalian inflasi.

Jika inflasi di AS meningkat dan disertai dengan kenaikan suku bunga The Fed, hal ini bisa menimbulkan aliran modal keluar (capital outflow) dari negara berkembang, termasuk Indonesia. Situasi ini akan menjadikan instrumen keuangan AS, seperti obligasi, lebih menarik bagi investor global.

Aliran modal yang keluar dari pasar domestik berpotensi memperlemah nilai tukar rupiah, terutama jika tidak diimbangi oleh langkah-langkah stabilisasi dari otoritas moneter Indonesia. (Red)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • MANCHESTER UNITED Kapok Mainkan Ronaldo

    MANCHESTER UNITED Kapok Mainkan Ronaldo

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    PELATIH Erik ten Hag langsung bereaksi atas curhatnya Cristiano Ronaldo. Pria asal Belanda tidak mau lagi memainkan si pemain serta mencoret Ronaldo dari klub. Cristiano Ronaldo baru-baru ini buka suara soal situasinya di Manchester United. Dalam wawancara dengan Piers Morgan di TalkTV, Ronaldo menyinggung soal pengkhianatan kepada dirinya di klub, rasa tidak respek kepada Erik ten Hag, dan tempat […]

  • Beredar Info Mulai 1 September SPBU Pertamina Tak Jual Pertalite, Ini Faktanya!

    Beredar Info Mulai 1 September SPBU Pertamina Tak Jual Pertalite, Ini Faktanya!

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Banyak warganet mencari info tentang SPBU Pertamina tak menjual Pertalite mulai 1 September 2024. Padahal, itu jenis bensin paling murah dan harganya masih terjangkau. Wacana soal bensin paling murah ini memang sudah mulai ramai sejak bulan lalu, mulai dari rencana dihapus sampai dibatasi. Namun rencana yang paling menjadi kenyataan adalah pembatasan pembelian Pertalite. Nantinya […]

  • Polisi Bekuk Dua Begal di Srikandi Pekanbaru, Diduga Pelaku Jambret Emak-emak Rumbai

    Polisi Bekuk Dua Begal di Srikandi Pekanbaru, Diduga Pelaku Jambret Emak-emak Rumbai

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Dua pelaku jambret gelang emas di Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru dibekuk aparat kepolisian Satreskrim Polresta Pekanbaru. Kedua pelaku, yakni Erlangga Prasetio Sopian alias Sila (25) dan M Arfani (25) tak berkutik saat ditangkap Tim Resmob Jembalang usai menjambret gelang emas senilai Rp 34 juta. Kedua pelaku, diduga kuat juga […]

  • Sedih, Lima Hari Hilang Kakek Yusnan Ditemukan Tewas di Semak Pekanbaru

    Sedih, Lima Hari Hilang Kakek Yusnan Ditemukan Tewas di Semak Pekanbaru

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tim SAR menemukan Yusnan Isha, kakek 67 tahun yang hilang sekitaran Karya Bhakti 1, Jalan Arifin Achmad Pekanbaru. Kakek pikun itu ditemukan sudah tak bernyawa di semak belukar tak jauh dari rumahnya, setelah lima hari hilang, Jumat 19/07/24). Yusnan dikabarkan hilang oleh pihak keluarganya sejak Senin (15/07/24) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban […]

  • Masyarakat Kian Takut Sampaikan Pendapat, Hasil Survei Indikator

    Masyarakat Kian Takut Sampaikan Pendapat, Hasil Survei Indikator

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Jakarta, detak24.com — Hasil survei Indikator Politik Indonesia (IPI) menyatakan 62,9 persen responden semakin takut menyampaikan pendapatnya. Mereka yang takut umumnya cemas diproses hukum dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). “Masyarakat setuju atau sangat setuju dengan pendapat bahwa saat ini masyarakat semakin takut untuk menyatakan pendapatnya,” kata Direktur Eksekutif Indikator, Burhanudin Muhtadi, Ahad […]

  • APES! Tangan Wabup di Bengkulu Hancur Gegara Main Petasan, Cek Videonya!

    APES! Tangan Wabup di Bengkulu Hancur Gegara Main Petasan, Cek Videonya!

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    BENGKULU, detak24.com – Perayaan malam pergantian Tahun Baru 2023 pada Sabtu malam pekan lalu membawa petaka bagi Wakil Bupati Kaur, Bengkulu, Herlian Muchrim. Tangannya hancur gegara petasan meledak. “Iya, ada musibah insiden kecelakaan pada malam tahun baru 2023, Wakil Bupati Kaur tangannya ada luka akibat petasan yang dipegangnya meledak,” kata Direktur RSUD Kabupaten Kaur dr […]

expand_less