Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Desak Reformasi Polri, Mahasiswa Cipayung Geruduk DPRD Rohul 

Desak Reformasi Polri, Mahasiswa Cipayung Geruduk DPRD Rohul 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROHUL, detak24com – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus menggelar aksi unjuk rasa di halaman DPRD Rohul, Selasa (02/09/25).

Massa aksi terdiri dari kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang dan MPO, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari Universitas Rokania dan Universitas Pasir Pengaraian (UPP).

Aksi dimulai sekitar pukul 11.00 WIB siang dengan jumlah massa mencapai lebih dari 150 orang. Mereka datang menggunakan sepeda motor, membawa bendera organisasi, serta membawa toa untuk menyuarakan tuntutan. Dalam orasinya, mahasiswa menyuarakan keresahan terhadap buruknya kedisiplinan anggota DPRD, minimnya transparansi, serta lemahnya peran dewan dalam mengawal isu-isu strategis nasional.

Setidaknya terdapat lima tuntutan utama yang disampaikan dalam aksi tersebut. Mahasiswa mendesak DPRD Rokan Hulu untuk menyatakan dukungan terhadap pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta melakukan konferensi pers yang menyatakan dukungan terhadap reformasi internal institusi Polri.

Mereka juga meminta Ketua DPRD untuk mengevaluasi kedisiplinan seluruh anggota DPRD, mempublikasikan data kehadiran sidang secara terbuka kepada masyarakat, serta melibatkan mahasiswa, pemuda, dan unsur masyarakat sipil dalam agenda paripurna.

Audiensi yang dilakukan setelah unjuk rasa sempat mengalami kebuntuan. Mahasiswa menolak berdialog sebelum seluruh anggota DPRD hadir secara langsung. Deadlock baru teratasi setelah waktu istirahat, dan audiensi dilanjutkan kembali sekitar pukul 13.48 WIB setelah lebih dari 50 persen plus satu anggota DPRD memenuhi ruangan. Dari 45 anggota DPRD Rokan Hulu, sebanyak 17 orang tercatat tidak hadir dalam forum tersebut.

Audiensi dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Hj Sumiartini, Wakil Ketua DPRD M Adi, serta sejumlah anggota DPRD lainnya seperti Porkot Lubis, Karneng Dimara Lubis, Andrizal, Cindy, Rio Novendra, dan Jon Kenedy. Dari pihak pemerintah, turut hadir Bupati Rokan Hulu Anton, Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, Ketua PN Pasir Pengaraian, dan Kasi Intel Kejari Rohul Vegi Fernandes yang mewakili Kepala Kejaksaan Negeri.

Dalam dialog yang berlangsung cukup dinamis, mahasiswa menegaskan bahwa jabatan publik bukanlah hak, melainkan amanah yang suatu waktu akan diaudit oleh rakyat. Mereka mengkritik keras sikap pasif DPRD dalam menanggapi isu-isu penting serta menyayangkan ketidakhadiran sejumlah anggota dewan.

Dalam forum tersebut, mahasiswa juga menuntut agar DPRD mengumumkan secara terbuka jumlah gaji dan fasilitas yang diterima oleh setiap anggotanya. Selain itu, mereka juga mempertanyakan mengapa ada anggota DPRD yang memiliki kebun di kawasan tertentu namun tidak melaporkan kepemilikannya dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua DPRD Hj Sumiartini menjelaskan, masalah kedisiplinan anggota dewan telah diserahkan kepada fraksi dan Sekretariat Dewan untuk ditindaklanjuti. Ia juga menyatakan komitmennya untuk mempublikasikan absensi anggota DPRD secara rutin.

Terkait desakan pengesahan RUU Perampasan Aset dan Reformasi Polri, Sumiartini menyebut akan menyampaikannya ke DPR RI melalui mekanisme yang sesuai.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Jon Kenedy dalam kesempatan yang sama mengakui bahwa tingkat kehadiran anggota dewan dalam sidang paripurna memang masih rendah. Pihaknya telah dua kali melayangkan surat peringatan kepada fraksi-fraksi, dan akan segera mengirimkan surat ketiga secara langsung kepada anggota DPRD yang tidak disiplin.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Sariaman menjelaskan bahwa besaran hak keuangan anggota dewan telah diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017, bukan ditentukan oleh DPRD sendiri. Ia merinci bahwa gaji pokok anggota DPRD Rokan Hulu sebesar Rp 4,8 juta per bulan, dengan tunjangan transportasi Rp 12,75 juta, tunjangan perumahan Rp 9,1 juta, dan tunjangan komunikasi intensif sebesar Rp 8,9 juta.

“Totalnya mencapai kurang lebih Rp 30 juta per bulan. Nominal ini masih tergolong paling rendah dibandingkan kabupaten/kota lain di Provinsi Riau,” katanya.

Sebagai penutup audiensi, dilakukan penandatanganan petisi berisi tuntutan mahasiswa yang disetujui oleh DPRD. Dalam petisi tersebut, DPRD Rokan Hulu menyatakan akan menyurati Kementerian Dalam Negeri untuk mengevaluasi PP Nomor 18 Tahun 2017 terkait hak keuangan DPRD, serta berjanji mendesak pemerintah untuk seirus menganggarkan anggaran  beasiswa pendidikan bagi mahasiswa dan pelajar di daerah.

Aksi dan audiensi berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Sepanjang kegiatan, situasi tetap berjalan aman dan kondusif. mahasiswa memberikan ultimatum kepada DPRD untuk menindaklanjuti tuntutan mereka dalam waktu 3 x 24 jam, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putri Ikut Skenario yang Dibuat Irjen Sambo, Pembunuhan Brigadir J

    Putri Ikut Skenario yang Dibuat Irjen Sambo, Pembunuhan Brigadir J

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    Jakarta, detak24.com – Peran istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat terungkap melalui rekaman CCTV.      Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menjelaskan Putri mengikuti skenario yang telah dibuat Ferdy Sambo. “Mengikuti skenario yang dibangun oleh FS (Ferdy Sambo),” kata Agus kepada wartawan, Sabtu (20/08/22). Agus menjelaskan saat itu Putri […]

  • Denny Caknan Terimbas Korupsi Walikota Semarang 

    Denny Caknan Terimbas Korupsi Walikota Semarang 

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Nama penyanyi dangdut Denny Caknan disebut dalam surat dakwaan kasus korupsi mantan Wako Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan suaminya Alwin Basri. Informasi dirangkum Kamis (24/04/25), hal itu sesuai dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) KPK di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/04/25) lalu. Denny Caknan merupakan artis utama yang menghibur dalam acara Semarak Simpang […]

  • Heboh! Cacing Tanah Hidup dalam Menu MBG di SMAN 6 Medan 

    Heboh! Cacing Tanah Hidup dalam Menu MBG di SMAN 6 Medan 

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MEDAN, detak24com – Sebuah video menampilkan cacing tanah hidup dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 6 Medan. Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumut pun mengecek soal peristiwa itu. Dalam video yang dilihat, Jumat (14/11/25), terlihat para siswa hendak menyantap makanan MBG. Namun di atas telur dadar, ada cacing tanah hidup. “Cacing we,” kata […]

  • Reses di Babussalam, Anggota DPRD Riau Khairul Umam Semangati Warga Bangkitkan UMKM 

    Reses di Babussalam, Anggota DPRD Riau Khairul Umam Semangati Warga Bangkitkan UMKM 

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Anggota DPRD Riau dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dapil Bengkalis, Dumai dan Meranti, H Khairul Umam LC ME Sy mengajak masyarakat untuk membangkitkan UMKM guna meningkatkan perekonomian keluarga. “Kita mengajak masyarakat untuk berwiraswasta, membuka usaha rumahan, seperti kue, menjahit dan lainnya. Dengan wirausaha akan terbuka peluang rezeki,” ujar Khairul Umam saat menggelar […]

  • Dapat Lewat Aplikasi Zangi, Ammar Zoni Jual Narkoba dalam Penjara

    Dapat Lewat Aplikasi Zangi, Ammar Zoni Jual Narkoba dalam Penjara

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Mendekam di balik jeruji besi nyatanya tak membuat jera aktor Ammar Zoni. Kini, ia justru terlibat kasus peredaran narkoba saat mendekam di Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Ammar Zoni menjual barang haram dari dalam rutan itu bersama lima tersangka lainnya yakni A, AP, AM alias KA, ACM, dan MR. Baca juga : Viral Bokep Sahroni […]

  • SEBELUM Kena OTT, Kadiskes Kampar Sidak Puskesmas Simalinyang

    SEBELUM Kena OTT, Kadiskes Kampar Sidak Puskesmas Simalinyang

    • calendar_month Minggu, 14 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 29Komentar

    KAMPAR, detak24com – Sebelum Kadiskes Kampar kena OTT Polda Riau, ZD sempat melakukan sidak di Puskesmas Simalinyang pada Rabu (10/05/23) lalu. Dalam kunjungan tersebut, ia minta anak buahnya menegakkan disiplin. “Apel pagi salah satu wujud penerapan kedisiplinan dalam bekerja. Petugas Puskesmas adalah pelayan masyarakat, maka dari itu wajib memberikan pelayanan yang prima kepada semua masyarakat,” […]

expand_less