Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » CEKCOK MAHMUD MD Vs Rizal Ramli Kian Panas, Tag Setiap Masuk Kekuasaan Jadi Iblis Viral

CEKCOK MAHMUD MD Vs Rizal Ramli Kian Panas, Tag Setiap Masuk Kekuasaan Jadi Iblis Viral

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DETAK24.COM – Perseteruan Menko Polhukam Mahfud MD dengan Rizal Ramli kian panas. Tag ‘setiap masuk kekuasaan jadi iblis viral lagi.

Perihal ada lingkaran iblis dalam kekuasaan sebelumnya juga pernah dilontarkan Bupati Kepulauan Meranti, M Adil. Bahwasanya, di Kementerian Keuangan banyak iblis dan setan.

Ucapan itu terlontar menyikapi fakta daerah tersebut dapat porsi DBH migas yang minim. Jika dibanding dengan penghasilan realnya tidak sepadan.

Namun, setelah dipanggil rapat oleh Kemenkeu, akhirnya porsi DBH Kepulauan Meranti diubah, serta disesuaikan dengan harga minyak terbaru.

Cuitan serupa pernah dilontarkan Mahfud semasa menjabat Ketua MK. Kini dibuka kembali oleh mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli .

Rizal Ramli mencuitkan potongan pernyataan yang diduga dilontarkan Mahfud soal ‘malaikat yang masuk lingkaran kekuasaan bisa menjadi iblis’ di akun Twitter pribadinya @RamliRizal. Rizal mencuitkan hal tersebut menyikapi pernyataan Mahfud terkait Perppu Ciptaker.

Menanggapi hal itu, Mahfud dengan tegas berkata bahwa Rizal Ramli sebagai sosok yang ngawur dan bodoh.

Tudingan itu dilontarkan Mahfud di media sosial Twitternya @mahfudmd menjawab pernyataan Rizal Ramli terkait persoalan Perppu Ciptaker.

Bukan tanpa alasan Mahfud mengkritik Rizal seperti demikian.

“Ternyata Rizal Ramli ini makin ngawur dan bodoh. Tunjukkan, kapan saya bilang bahwa setiap orang yang masuk kekuasaan menjadi iblis. Goblok lah pernyataan tersebut. Kapan dan di mana saya bilang begitu?. Ayo. Saya bilangnya bukan begitu lah tapi begini,” cuit Mahfud membalas Rizal Ramli pada Rabu. 

Mahfud kemudian menjelaskan maksud pernyataan ‘malaikat akan menjadi iblis bila masuk ke sistem Indonesia’ itu diucapkannya di masa lalu dalam konteks evaluasi sistem Pilkada. Sebab, menurutnya, sistem yang ada mendorong kandidat untuk melakukan tindakan korupsi.

Ucapan Mahfud yang menjadi pemberitaan media massa itu dilontarkannya saat masih menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2012 silam

“Waktu itu yang saya bilang, Jika sistem Pilkada tidak diubah maka “malaikat pun kalau masuk ke dalam sistem Indonesia bisa jadi iblis”. Waktu itu (2012) sebagai Ketua MK saya sampaikan itu sebagai usul agar sistem Pilkada diubah, sebab sistem yang ada mendorong kepala daerah korupsi sehingga banyak yang masuk penjara,” cuit Mahfud lagi.

Mahfud mengaku selama ini memang sengaja diam ketika dikritik Rizal Ramli. Namun, ia menuding itu semakin ngawur.

“Anda RR merajalela ngawurnya karena didiamkan sehingga merasa pintar. Saya tahulah Anda itu siapa. Sebodoh apa pun tak mungkinlah, selama punya otak, kita mengatakan bahwa orang yang masuk kekuasaan jadi iblis,” kata Mahfud.

“Saya tidak antikritik. Tapi kalau orang menjawab dan mengkritik balik jangan dituding antikritik, ya,” tambahnya.

Dihubungi terpisah, Rizal Ramli tak ambil pusing dianggap Mahfud sebagai sosok yang ngawur dan bodoh. Ia hanya mengatakan tak perlu meladeni tudingan Mahfud tersebut.

“Wong ndak usah diladeni, wong panik karena membela yang tidak benar,” kata Rizal kepada CNNIndonesia.com, Kamis (5/1) pagi.

Rizal lantas menyindir Mahfud yang notabenenya mantan Ketua MK justru melemahkan putusan MK soal UU Cipta Kerja. Ini seiring terbitnya Perppu cipta kerja untuk menggugurkan status inkonstitusional bersyarat yang ditetapkan MK .

“Mantan Ketua Hakim MK kok melemahkan Keputusan MK soal Omnibus Law, dengan mendukung Perppu, hanya untuk sekedar menjilat Presiden. Logika ke mana, integritas di mana?” timpal Rizal.

Kepada CNNIndonesia.com, Rizal lalu membagikan tautan cuitan di akun twitter-nya yang dibalas tudingan oleh Mahfud.

Dalam cuitan diakun Twitter-nya tersebut, Rizal mengomentari sebuah pemberitaan dengan pernyataan, “Lho ada Malaikat ganti baju jadi iblis hanya karena perbedaan posisi di dalam vs di luar pemerintahan doang. Pantes hukum kacau. Kopas:?Mahfud: Kalau Saya Tak Jadi Menteri Juga Akan Kritik Perppu Cipta Kerja.

Mahfud dan Rizal Ramli dikenal pernah berada dalam satu kabinet pemerintahan yakni di masa Kepresidenan Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Di era kepresidenan yang singkat itu, Mahfud merupakan Menteri Pertahanan lalu Menkumham. Sementara Rizal adalah Menko Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Ekuin) lalu digeser ke Menteri Keuangan.

Keduanya tak berada dalam kabinet lagi setelah Gus Dur dimakzulkan MPR lalu digantikan Megawati Soekarnoputri yang memimpin Kabinet Gotong Royong.

Mahfud kemudian menjadi hakim konstitusi, dan terpilih menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi hingga jabatannya berakhir pada 2013 silam. Dia kemudian didapuk menjadi Menko Polhukam pada periode kedua pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Sementara itu, Rizal pernah menjadi Menko Maritim secara singkat pada periode pertama pemerintahan Jokowi.(cnn)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PEMKO Pekanbaru Buka Seleksi 707 Formasi PPPK, Berikut Rinciannya!

    PEMKO Pekanbaru Buka Seleksi 707 Formasi PPPK, Berikut Rinciannya!

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023. Pada seleksi PPPK tahun ini, Pemko Pekanbaru membuka 707 formasi. Pemko Pekanbaru akan membuka seleksi PPPK guru, tenaga kesehatan dan teknis. Dengan rincian untuk PPPK guru sebanyak 610 formasi, PPPK Kesehatan 29, serta PPPK teknis 68. Plt Kepala […]

  • NAHAS! Bocah Idiot di Kabupaten Pelalawan Tewas dalam Rawa-rawa

    NAHAS! Bocah Idiot di Kabupaten Pelalawan Tewas dalam Rawa-rawa

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    Pelalawan, detak24com – Warga Pangkalan Kerinci dihebohkan penemuan sesosok mayat mengapung di sebuah genangan air atau rawa. Tepatnya di lokasi Bukit Pasir Jalan Syarif Qasyim, Kelurahan Kerinci Kota, Kabupaten Pelalawan, Senin (17/07/23) petang. Dijelaskan Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto, Selasa (18/07/23), temuan jenazah itu tak jauh dari Taman Bunga Selosia. Awalnya, yang menemukan jenazah tersebut adalah […]

  • Pecat Bupati Sudewo, Aliansi Masyarakat Kepung Gedung DPRD Pati 

    Pecat Bupati Sudewo, Aliansi Masyarakat Kepung Gedung DPRD Pati 

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PATI, detak24com – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu geruduk gedung DPRD setempat. Massa meminta pecat Sadewo dari bupati serta partai politik. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Pati yang ikut menyambut massa berjanji untuk menyampaikan tuntutan massa demonstrasi yang berlangsung pada 19 September lalu tersebut kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra. Baca juga : Viral Bokep […]

  • MAHASISWA KKN Universitas Abdurrab Edukasi Bullying di SMPN 8 Pekanbaru

    MAHASISWA KKN Universitas Abdurrab Edukasi Bullying di SMPN 8 Pekanbaru

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Bullying merupakan masalah universal yang menyentuh hampir setiap orang, keluarga, sekolah, bisnis dan masyarakat. Juga acap bersinggungan dengan usia, jenis kelamin, ras, agama atau status sosial ekonomi. Efek bullying dapat berlangsung seumur hidup. Bullying juga berdampak ekonomi yang terkait dengan penurunan produktivitas, kehilangan jam kerja, absensi, agresi tempat kerja, pelecehan dan intimidasi. […]

  • Polisi Bekuk Enam Rampok Bersenpi Gasak BRILink di Balam Rohil, Ini Tampangnya 

    Polisi Bekuk Enam Rampok Bersenpi Gasak BRILink di Balam Rohil, Ini Tampangnya 

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Polisi membekuk enam kawanan rampok bersenpi yang beraksi di sebuah BRILink Jalan Lintas Riau-Sumut KM 21, Balam, Rohil. Informasi dirangkum Ahad (23/02/25), enam pelaku rampok bersenpi tersebut berasal dari Riau dan Sumatera Utara. Kawanan bandit itu dibekuk Tim Gabungan Resmob Polres Rohil dan Polda Riau, pada 18 Februari 2025. Baca juga : […]

  • HENDAK ke Malaysia, Polisi Rohil Tangkap 11 Pengungsi Rohingya 

    HENDAK ke Malaysia, Polisi Rohil Tangkap 11 Pengungsi Rohingya 

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Imigrasi Kelas II TPI Bagansiapiapi menerima penyerahan 11 orang Warga Negara Asing (WNA) yang diduga pengungsi Rohingya dari pihak kepolisian, Rabu (03/01/24). WNA yang diduga pengungsi Rohingya tersebut sebelumnya diamankan Polsek Panipahan, Polres Rokan Hilir (Rohil) saat ingin berangkat menuju negara tetangga, Malaysia. “Hari ini kita menerima penyerahan 11 orang WNA yang […]

expand_less