Buntut Affan Kurniawan Tewas, Driver Ojol dan Mahasiswa Kepung Mapolda Riau
Mahasiswa dan driver ojol demo di Mapolda Riau buntut tewasnya Affan Kurniawan. f : ist
PEKANBARU, detak24com – Aksi solidaritas driver ojek online atau ojol di depan Markas Polda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru memanas. Massa meminta Kapolda Riau menemui mereka, Jumat (29/08/25).
“Kami ingin Kapolda di sini,” teriak driver ojol dari berbagai platform di depan Mapolda Riau.
Massa terus berteriak ketika mereka ditemui Irwasda Polda Riau, Kabid Propam Polda Riau dan Kapolresta Pekanbaru. Mereka ingin ditemui Kapolda untuk menjelaskan terkait kematian driver Affan Kurniawan yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob.
Massa meminta kawat berduri yang menghalangi mereka dibuka. “Buka-buka,” sorak massa.
Tak lama kemudian, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turun langsung menemui massa. “Saya boleh bicara?,” kata Irjen Herry.
Namun, massa meminta agar Kapolda Riau terlebih dahulu mendengar aspirasi mereka. “Jika Bapak ingin bicara, buka dulu kawat berduri ini,” pinta massa.
Kapolda kemudian keluar dari kawat yang membatasi massa dan bergabung di atas mobil orator aksi. “Hidup mahasiswa. Salam satu aspal untuk semua ojol,” katanya memberi semangat.
Dia kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh driver ojol atas insiden yang menewaskan Affan Kurniawan, seorang ojol peserta unjuk rasa tolak tunjangan DPR naik di Jakarta.
“Saya dari lubuk hati paling dalam. Seluruh personel dari Polda hingga Polsek, mohon maaf atas kejadian yang menimpa saudara kita di Jakarta. Kita doakan arwah beliau diterima Allah SWT dan keluarga tabah menerima,” sebutnya.
Kapolda menyatakan, saat ini Polri sedang melakukan pengusutan atas insiden tersebut.
“Mudah-mudahan personel Polri yang melakukan diusut tuntas dan ditindak seadil-adil,” lanjutnya.
Atas insiden itu, Kapolda menyebut telah memerintahkan Polda dan seluruh jajaran melakukan doa bersama untuk Affan Kurniawan.
“Kita juga sudah melaksanakan Salat qoib bersama. Di hari ketiga, saya ajak rekan-rekan seluruhnya untuk tahlil di Masjid Agung An Nur, mendoakan almarhum. Saya harap rekan-rekan bisa hadir,” tuturnya.
Irjen Herry kembali menyatakan, pihaknya terbuka menerima kritik saran tidak hanya dari driver ojol dan mahasiswa tapi seluruh masyarakat Riau.
“Kurang lebih enam bulan saya di sini, keadilan tidak hanya untuk manusia tapi juga juga lingkungan demi masa depan Riau jadi lebih baik” jelas dia.
Pada kesempatan itu, Irjen Herry juga memimpin doa bersama untuk arwah Affan Kurniawan. “Mari kita berdoa untuk arwah almarhum Affan Kurniawan, mari kita tundukkan kepada,” ucapnya.
Setelah itu, massa membubarkan diri. Mereka secara tertib meninggalkan Mapolda Riau. (Red)
Editor : Kar
