Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » BUKAN MAIN! Gegara Hendak Eksekusi Lahan, Warga Dumai Ini Digugat Menteri Nadiem

BUKAN MAIN! Gegara Hendak Eksekusi Lahan, Warga Dumai Ini Digugat Menteri Nadiem

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24.com – Para ahli waris almarhum Mukhsin, warga Jalan Datuk Laksamana Dumai digugat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim.

Perihal gugatan perdata itu mencuat, karena para ahli waris almarhum Mukhsin ingin mengeksekusi lahan dalam kawasan Kampus Unri Purnama. Hal itu sesuai putusan dan penetapan majelis hakim.

Lahan sekitar 1,1 hektar itu sebelumnya dimenangkan oleh ahli waris Mukhsin Cs saat bersengketa dengan Unri. Sehingga mereka mengajukan eksekusi melalui PN Dumai.

Hanya saja, di saat pihak PN Dumai baru sebatas pemberitahuan akan dilakukan eksekusi, ketika itu pula muncul bantahan. Kemendikbudristek bersikukuh sebagai yang punya lahan. Sementara, Unri hanya sebatas menggunakan saja.

Tak hendak tanahnya dieksekusi orang, Mendikbudristek mengirimkan sejumlah stafnya di Biro Hukum untuk menggugat ahli waris almarhum Mukhsin.

Sehingga, terdaftar perkara perdata Nomor : 65/Pdt.Bth/2022/PN.Dum. Dimana, Kemendikbudristek menggugat ahli waris Mukhsin sebagai terlawan. Sedangkan, Rektor Unri, Wako Dumai, Camat Dumai Barat, Kantor Pertanahan serta BRI serta Disdik Riau menjadi turut terlawan.

Mendikbudristek diwakili oleh stafnya M Ravli Cs. Terlawan diwakili oleh Kuasa Hukumnya Syamsul Arif. Sedangkan Rektor Unri, Walikota Dumai serta Camat Dumai Barat dikuasakan kepada Edi Azmi.

Pada Rabu (08/02/23), majelis hakim PN Dumai diketuai oleh M Tahir dengan hakim Anggota M Taufik Nainggolan dan Hamdan menggelar sidang pemeriksaan setempat (PS). Yakni, di lokasi objek sengketa dalam kawasan Kampus Unri Purnama.

Dalam persidangan yang mendapat pengawalan ekstra ketat security di Kampus Unri itu, hakim M Tahir menjelaskan bahwa sidang PS digelar sebelum dimulainya pemeriksaan saksi.

“Sidang PS ini guna mengetahui lokasi obyek perkara beserta batas-batasnya. Para terperkara diminta menunjukkan batas dan sempadannya,” ujar hakim asli berdarah Aceh itu.

Berhubungan, lokasi objek perkara berada dalam kawasan Kampus Unri yang sudah dipagari, sehingga sidang PS tak memakan waktu lama. Usai memeriksa objek dan menanyai masing- masing pihak, hakim lalu menutup sidang.

Usai sidang, staf Kemendikbudristek M Ravli kepada detak24.com mengatakan perihal gugatan bantahan eksekusi tersebut. Bahwasanya, objek perkara merupakan barang milik negara (BMN) di bawah kepemilikan pihaknya.

“Hanya saja sewaktu ahli waris mendiang Mukhsin menggugat lahan, pihaknya tidak diikutsertakan. Padahal objek perkara secara hukum milik kami. Makanya kita ajukan bantahan eksekusi. Lagipula, barang milik negara tidak bisa dieksekusi,” ujarnya.

Dikatakannya, Kemendikbudristek memiliki lahan sekitar 18,9 hektar di Purnama Dumai yang dikelola oleh Unri. Hal itu berdasarkan Sertifikat Hak Pakai No.2/Purnama.

Namun, muncul gugatan dari ahli waris Mukhsin yang menggugat lahan seluas 1,15 hektar. Lokasi tersebut dalam Sertifikat Hak Pakai No.2/Purnama. Penggugat saat itu memenangkan gugatan di semua tingkat.

Sehingga, muncul surat penetapan eksekusi PN Dumai No.4/Pen.Pdt.Eks/2022/PN Dum tertanggal 26 Agustus 2022 dan 13 September 2022.

“Kita minta kepada majelis hakim, putusan  yang menenangkan terlawan serta surat penetapan eksekusi batal demi hukum. Serta menyatakan objek perkara sah milik kami,” tegasnya.

Sementara, Edi Azmi yang mewakili Rektor Unri, Wako Dumai serta Camat Dumai Barat mengaku siap menghadapi gugatan dari Mendikbudristek.

“Klien saya dalam hal ini sebagai turut terlawan. Kami siap menghadapi gugatan Mendikbudristek ini,” imbuhnya yang diamini terlawan lainnya.(***)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

 

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • BUPATI Agam-Walikota Bukittinggi Akan Hadir di Pelantikan Pengurus IKEDA Duri 2022-2026

    BUPATI Agam-Walikota Bukittinggi Akan Hadir di Pelantikan Pengurus IKEDA Duri 2022-2026

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 12Komentar

    DURI, detak24.com – Jika tidak ada halangan pengurus IKEDA (Ikatan Keluarga Daerah Agam) Duri periode 2022-2026 dilantik, Ahad (15/01/23) nanti. Kegiatan bertempat di lapangan Angsana, Simpang Rangau, Kelurahan Pematang Pudu, Duri. Pelantikan akbar tersebut akan dihadiri Bupati Agam DR H Andri Warman, Walikota Bukittinggi Herman Safar, Bupati Bengkalis Kasmarni S.Sos M.MP, Ketua IKLA RGS Riau […]

  • Kapal Angkut 90 Santri Mati Mesin di Tengah Laut Sungai Tohor Kepulauan Meranti

    Kapal Angkut 90 Santri Mati Mesin di Tengah Laut Sungai Tohor Kepulauan Meranti

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MERANTI, detak24com – Sebuah kapal jenis kempang yang membawa sekitar 90 santri mengalami mati mesin di perairan Sungai Tohor, Desa Anak Ayam, Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti. Informasi dirangkum, Jumat (24/10/25), dalam insiden yang terjadi Rabu (22/10/25) malam, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan […]

  • Wasit PON Aceh-Sumut KO Dipukul Pemain, Begini Kejadiannya!

    Wasit PON Aceh-Sumut KO Dipukul Pemain, Begini Kejadiannya!

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ACEH, detak24com – Pertandingan Aceh vs Sulawesi Tengah viral hingga sang pengadil KO dipukul pemain pada babak perempatfinal sepakbola PON 2024. Aceh lolos ke semifinal PON 2024 setelah tim Sulawesi Tengah menolak melanjutkan pertandingan alias kalah Walk Over (WO) di perempat final, Sabtu (14/09/24). Pertandingan antara tuan rumah Aceh vs Sulawesi Tengah pada perempat final sepak […]

  • POLDA Riau Tangkap Oknum PNS Pemprov, Korupsi Rp1 Miliar

    POLDA Riau Tangkap Oknum PNS Pemprov, Korupsi Rp1 Miliar

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Direkrimsus Polda Riau menahan seorang PNS Pemprov, Agusanto. Pria 50 tahun itu terjerat dugaan korupsi proyek fiktif di Sekretariat DPRD Provinsi. Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto menjelaskan, dugaan korupsi proyek fiktif ini telah dinyatakan lengkap atau P21. Selanjutnya tersangka akan diserahkan ke kejaksaan untuk penuntutan. Perbuatan tersangka telah merugikan negara dalam hal […]

  • DPD KBRC Kabupaten Bengkalis Gelar Silaturahmi 

    DPD KBRC Kabupaten Bengkalis Gelar Silaturahmi 

    • calendar_month Minggu, 4 Feb 2024
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – DPD KBRC (Keluarga Besar Rang Chaniago) Kabupaten Bengkalis, Ahad (04/02/24) siang menggelar silaturahmi di RM Lubuak Idai, Jalan Hangtuah, Duri. Silaturahmi ini dihadiri ratusan keluarga besar Rang Chaniago dari kecamatan Mandau, Pinggir, dan Bathin Solapan. Tujuannya untuk memperkuat ukhuwah Islamiah antar sesama suku Chaniago. “Acara silaturahmi ini sudah menjadi agenda rutin KBRC. […]

  • Kasus Perambahan Hutan Produksi Tetap di Areal Konsesi PT SPM, Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka 

    Kasus Perambahan Hutan Produksi Tetap di Areal Konsesi PT SPM, Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka 

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Satreskrim Polres Bengkalis menetapkan seorang pria berinisial A.S. sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana perambahan kawasan Hutan Produksi Tetap (HP) di areal konsesi PT Sekato Pratama Makmur (SPM), Dusun Air Raja, Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melaksanakan serangkaian proses penyidikan, mulai dari pemeriksaan […]

expand_less