Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Singapura Klaim UAS Ancam Keamanan dan Keharmonisan Negaranya

Singapura Klaim UAS Ancam Keamanan dan Keharmonisan Negaranya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Singapura, detak24.com– Menteri Hukum dan Dalam Negeri Singapura, K Shanmugam, mengatakan orang seperti Ustaz Abdul Somad (UAS) mengancam keamanan dan keharmonisan negara-kota itu.
“Kami tak akan membiarkan orang seperti Somad [UAS] punya kesempatan untuk mendapat pengikut lokal atau terlibat dalam aktivitas yang mengancam keamanan dan keharmonisan warga kami,” jelas Shanmugam seperti dikutip CNN, Rabu (25/05/22).

Ia lalu berujar, “Posisi kami sangat sederhana. Orang seperti dia, kami tak akan membiarkan mereka masuk.”

Shanmugam juga meminta masyarakat Singapura agar berhati-hati menyikapi keterlibat penceramah luar negeri dan ajarannya yang memecah belah.

“Gunakan penilaian Anda. Anda tahu apa yang menjadikan Singapura maju. Anda tahu apa yang baik untuk diri Anda dan masyarakat,” imbuh dia.

Lebih lanjut Shanmugam berkata, semua ornag bebas menjalankan ibadah mereka di Singapura. Setiap orang juga bebas percaya atau tidak terhadap Tuhan atau memercayai Tuhan mana pun.

“Kita tak perlu melewati batas dan menyerang orang lain,” ucap Shanmugam.

Mendagri itu juga membeberkan sebetulnya banyak penceramah seperti UAS di berbagai belahan dunia. Menurut dia, orang-orang itu biasanya menyerang agama lain.

“Ini bukan kasus yang unik dalam komunitas tertentu. Jika kalian melihat penceramah dari Indonesia, mereka menyerang Kristen, mereka menyerang non-Muslim,” ucap dia.

AS menjadi perhatian publik usai mengklaim dirinya dideportasi Singapura. Pernyataan ini, ia sampaikan melalui media sosial Instagram pada Selasa (17/5).

“UAS di ruang 1×2 meter seperti penjara di imigrasi, sebelum dideportasi dari Singapore,” tulisnya di Instagram.

Ia mengaku pergi ke Singapura untuk berlibur bersama keluarga dan sahabatnya. Setiba di negara itu keluarga dan sahabatnya diperkenankan masuk. Namun, seorang petugas menarik UAS. Padahal, kata dia, mereka sudah melengkapi seluruh dokumen.

Tak lama setelah itu, Kementerian Dalam Negeri Singapura buka suara dengan menyebut UAS ekstremis dan menyebarkan segregasi. Sikap yang demikian tak bisa diterima di wilayah yang multiras dan multi agama.(CNN)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (13)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Tragedi Malam Jumat : Hindari Lubang Jalan, Remaja Meregang Nyawa di Pekanbaru

      Tragedi Malam Jumat : Hindari Lubang Jalan, Remaja Meregang Nyawa di Pekanbaru

      • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Seorang remaja berinisial RI (17) tewas kecelakaan saat menghindari lubang di Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru, Kamis (27/06/24) malam Jumat. Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Alvin Agung Wibawa mengatakan, kecelakaan terjadi tepat di depan Apotek Merifa Kecamatan Tampan. Korban mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BM 2077 AK datang dari arah […]

    • TIMNAS Indonesia Vs Vietnam Piala AFF, Kalah 2-0 Garuda Tersingkir

      TIMNAS Indonesia Vs Vietnam Piala AFF, Kalah 2-0 Garuda Tersingkir

      • calendar_month Senin, 9 Jan 2023
      • account_circle Redaksi
      • 22Komentar

      TIMNAS Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2022 setelah kalah 0-2 dari Vietnam pada leg 2 semifinal di Stadion My Dinh, Hanoi, Senin (09/01/23) malam. Nguyen Tien Linh mencetak gol penghancur Indonesia. Dua gol cepat di setiap babak yang dicetak Tien Linh menjadi penentu kemenangan 2-0 Vietnam atas Indonesia. Laga babak pertama Timnas Indonesia vs Vietnam […]

    • Info Haji 2026 : Perdana, 191 JCH Rohul Dilepas di Bandara Tuanku Tambusai 

      Info Haji 2026 : Perdana, 191 JCH Rohul Dilepas di Bandara Tuanku Tambusai 

      • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      ROHUL, detak24com – Bupati Rohul Anton, melepas sebanyak 191 JCH tahun 2026 di Bandara Tuanku Tambusai, Selasa (28/04/26). Pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hulu tahun 2026 mencatat momen penting dalam pelayanan ibadah haji daerah. Untuk pertama kalinya pelepasan dilakukan dengan nuansa yang lebih dekat dan humanis di Bandara Tuanku Tambusai di Desa Rambah […]

    • Plh Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag, Wawan Djunaedi

      52 Jemaah Haji Indonesia Meninggal, 107 Dirawat

      • calendar_month Sabtu, 16 Jul 2022
      • account_circle Redaksi
      • 25Komentar

      Jakarta, detak24.com – Plh Biro Humas, Data dan Informasi, Wawan Djunaedi menyebut sebanyak 52 jemaah haji  Indonesia meninggal di Arab Saudi. Sementara, 107  dirawat di berbagai klinik kesehatan di Makkah. Wawan menyampaikan bahwa data jemaah sakit yang dirawat hingga saat ini sebanyak 107 orang. Dengan rincian 28 orang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), […]

    • Mahasiswi Dugem Tabrak Maut Bu Guru, Ternyata Asal Kebun Durian Kampar

      Mahasiswi Dugem Tabrak Maut Bu Guru, Ternyata Asal Kebun Durian Kampar

      • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Marisa Putri, mahasiswi dugem  tabrak ibu guru TK hingga tewas di Pekanbaru ternyata warga Desa Kebun Durian, Kampar. Tercatat, mahasiswi dugem itu tinggal di Desa Kebun Durian Kecamatan Gunung Sahilari. Kabar kecelakaan yang menyeret Marisa Putri ternyata membuat geger kampung halamannya tersebut. Bahkan ada warga desa tak mau disebutkan namanya angkat bicara […]

    • Miris, Remaja Meranti Jadi Pengedar Sabu 1 Kg dan 50 Butir Ekstasi 

      Miris, Remaja Meranti Jadi Pengedar Sabu 1 Kg dan 50 Butir Ekstasi 

      • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      MERANTI, detak24com – Nekat berurusan dengan narkoba, seorang remaja beserta kawannya warga Kepulauan Meranti ditangkap. Polisi temukan BB 1,03 Kg sabu dan 50 butir pil ekstasi. Informasi dirangkum Sabtu (18/01/24), adapun dua tersangka asal Kepulauan Meranti yang ditangkap berinisial SR (21) dan seorang remaja inisial RS (17). Menurut Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setiawan melalui […]

    expand_less