Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Hampir Dua Tahun Buron, Otak Kaburnya 11 Tahanan Polres Kampar Ditangkap

Hampir Dua Tahun Buron, Otak Kaburnya 11 Tahanan Polres Kampar Ditangkap

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 42 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANGKINANG, detak24com – Seorang tahanan kasus narkoba bernama Joni Afliyadi (41), yang diduga menjadi otak kaburnya 11 tahanan Polres Kampar pada Mei 2025 lalu akhirnya ditangkap setelah 16 bulan diburu polisi.

Joni, warga Desa Pancuran Gading, Kecamatan Tapung, ditangkap tim Satreskrim Polres Kampar di sebuah rumah warga di Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Kampar AKP I Gede Yoga Eka Pratama, mengatakan bahwa penangkapan bermula dari informasi masyarakat mengenai keberadaan Joni.

Polisi kemudian melakukan pengepungan sebelum mengamankan buronan tersebut tanpa perlawanan berarti.

“Tim bergerak cepat, mengepung lokasi, dan berhasil mengamankan buronan yang telah 16 bulan menghilang itu tanpa perlawanan berarti,” kata I Gede Yoga.

Lokasi penangkapan menjadi perhatian karena Joni ternyata kembali bersembunyi di wilayah yang tidak jauh dari daerah asalnya.

Polisi menilai kepulangan tersebut justru mempersempit ruang gerak pelaku.

“Dia mengira kembali ke Kampar akan membuatnya aman, justru di sinilah jangkauan kami paling dekat,” ujarnya.

Joni diduga bukan sekadar ikut melarikan diri dalam insiden kaburnya 11 tahanan Polres Kampar pada 14 Mei 2025 sekitar pukul 02.00 WIB.

Polisi menyebut dia berperan sebagai aktor utama dalam perencanaan pelarian massal tersebut.

Menurut I Gede Yoga, rencana pelarian telah disusun sekitar satu bulan sebelum aksi dilakukan.

Para tahanan disebut menggunakan cara dengan menggergaji bagian ventilasi besi sel untuk membuka akses keluar.

“Perencanaan matang disusun selama satu bulan,” tuturnya.

Dalam penyelidikan, polisi juga menemukan dugaan keterlibatan pihak luar. Joni disebut memperoleh alat yang digunakan untuk merusak ventilasi sel dari seseorang berinisial GT.

“Kami masih mendalami keterlibatan GT,” sebutnya.

Temuan tersebut membuat perkara pelarian ini tidak berhenti pada persoalan tahanan melarikan diri. Polisi masih menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang membantu mempersiapkan aksi tersebut.

Setelah berhasil keluar dari tahanan, Joni disebut melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna hitam. Kendaraan tersebut diduga diambil dari milik orang lain.

Dari Kampar, Joni kemudian bergerak menuju Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Polisi menyebut buronan tersebut sempat menetap di Palembang selama beberapa bulan untuk menghindari pelacakan.

“Dari Kampar, ia melarikan diri menuju Kota Palembang, Sumsel,” ucapnya.

Setelah cukup lama berada di luar Kampar, Joni akhirnya kembali ke daerah asalnya. Namun, kepulangannya justru membuka peluang bagi polisi untuk melacak dan menangkapnya.

Setelah ditangkap, Joni diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Kampar untuk menjalani proses hukum terkait perkara narkoba yang sebelumnya menjeratnya.

Namun, persoalan hukum yang dihadapinya berpotensi bertambah. Polisi menyebut Joni akan dimintai pertanggungjawaban atas dugaan keterlibatannya dalam perencanaan pelarian massal, dugaan pencurian kendaraan bermotor, serta tindakan lain yang dilakukan selama menjadi buronan.

“Pencurian kendaraan bermotor, serta segala tindakan yang dilakukan selama masa pelarian,” ungkapnya.

Penangkapan Joni sekaligus menjadi perkembangan terbaru dalam pengungkapan kasus kaburnya 11 tahanan tersebut.

Polisi masih mendalami bagaimana perencanaan dilakukan, asal-usul alat yang digunakan untuk merusak ventilasi, serta kemungkinan adanya pihak lain yang membantu aksi tersebut.

“Kepada warga, teruslah membantu kami dengan informasi yang akurat. Keamanan ini milik kita bersama,” pungkasnya, seperti diwartakan tribunpekanbaru. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • COKLIT Tuntas, KPU Siak Siapkan Pleno DPS

    COKLIT Tuntas, KPU Siak Siapkan Pleno DPS

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    SIAK, detak24com – KPU Siak selesai melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) daftar pemilih Pemilu 2024. Sat ini masuk tahap rekapitulasi untuk persiapan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Tahapan coklit yang dilakukan Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih) sejak 12 Februari sampai 14 Maret 2023. Ketua KPU Siak, Ahmad Rizal mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan rekapitulasi […]

  • PROTES Setor Uang, Muhammad Adil Pindahkan Ka-BPBD Meranti Jadi Staf Pemdes

    PROTES Setor Uang, Muhammad Adil Pindahkan Ka-BPBD Meranti Jadi Staf Pemdes

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, Rizki Hidayat protes atas pemotongan 10 persen uang persediaan (UP) dan ganti uang (GU). Ia pun dipindahtugaskan oleh Bupati Muhammad Adil. Penyerahan pemotongan dilakukan atas perintah Bupati Kepulauan Meranti (non aktif) Muhammad Adil. Tidak hanya Rizki, organisasi perangkat daerah (OPD) lain juga diminta […]

  • Tahu Ada Laka Kerja di PT Ivomas Tunggal, Ketua Komisi I DPRD Dumai Edison ‘Meradang’, Ini Pernyataan Tegasnya!

    Tahu Ada Laka Kerja di PT Ivomas Tunggal, Ketua Komisi I DPRD Dumai Edison ‘Meradang’, Ini Pernyataan Tegasnya!

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Ketua Komisi I DPRD Kota Dumai, Edison SH menyoroti secara tegas kejadian kecelakaan (laka) kerja yang menimpa seorang pekerja di area operasional pabrik PT Ivomas Tunggal (IMT). Informasi dirangkum, Sabtu (07/03/26), seorang pekerja alih daya di PT Ivomas Tunggal mengalami luka serius setelah tangan kirinya diduga tergilas rantai konveyor di area operasional […]

  • Hendak Seberangi Sungai, Pria Paruhbaya Hilang Terbawa Arus

    Hendak Seberangi Sungai, Pria Paruhbaya Hilang Terbawa Arus

    • calendar_month Senin, 17 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    ROHUL, detak24.com – Seorang pria paruhbaya dilaporkan hilang di Sungai Rokan, Rohul. Saat kejadian, korban bermaksud menyeberangi sungai. Warga Rantau Kasai, Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu dihebohkan dengan tenggelamnya seorang pria bernama Tolona Laiya (50) di Sungai Rokan, Desa Ulak Patian, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rohul. Kepala Basarnas Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya menjelaskan, korban merupakan seorang […]

  • KASUS Menantu vs Mertua, Polisi Tetapkan Ibu dan Mantan Suami Norma Tersangka Zina

    KASUS Menantu vs Mertua, Polisi Tetapkan Ibu dan Mantan Suami Norma Tersangka Zina

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Banten, detak24com – Sekian lama dalam penyelidikan, akhirnya kasus menantu vs mertua ditingkatkan ke penyidikan. Sementara, ibu dan mantan suami Norma Risma ditetapkan sebagai tersangka kasus perzinaan. Kedua tersangka itu yakni Rihanah ibu kandung Norma Risma, dan mantan suaminya, Rozy Zay Hakiki. Keduanya dijerat pasal 284 KUHPidana tentang perzinaan. “Dari hasil gelar perkara telah ditetapkan […]

  • MESKI Kalah, Jakarta Bhayangkara Presisi Lolos Semifinal AVC Cup 2023

    MESKI Kalah, Jakarta Bhayangkara Presisi Lolos Semifinal AVC Cup 2023

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 8Komentar

    KLUB voli Jakarta Bhayangkara Presisi menelan kekalahan di laga terakhir babak delapan besar Kejuaraan Bola Voli Antarklub Asia 2023 atau Asian Men’s Club Volleyball Championship Jakarta Bhayangkara Presisi harus mengakui keunggulan Suntory Sunbirds dari Jepang dalam lanjutan penyisihan Grup E AVC Cup 2023 di Manama, Bahrain, Jumat (19/5/2023). Sempat sengit pada set pertama, Jakarta Bhayangkara […]

expand_less