Kabut Asap Ancam Kesehatan, 9.816 Warga Pekanbaru Terserang ISPA
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

Warga Pekanbaru menggunakan masker pasca kabut asap melanda wilayah tersebut. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Pasca dilanda kabut asap akibat karhutla, sebanyak 9.816 warga Pekanbaru terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kepala Dinkes Kota Pekanbaru Hazli Fendriyanto, mengatakan bahwa hingga 10 Oktober 2026, tercatat sebanyak 11.707 kasus gangguan kesehatan dialami warga akibat paparan kabut asap. Sebanyak 9.816 kasus merupakan ISPA.
“Sampai hari ini sudah 11.707 orang ya total kumulatif kasus. Sebanyak 9.816 kasus merupakan ISPA,” kata Hazli, Selasa (13/10/26).
Kata Hazli, data itu dihimpun dari 21 Puskesmas dan 30 rumah sakit yang ada di Kota Pekanbaru. Selain ISPA, ada 892 kasus asma, 498 kasus iritasi kulit, serta 328 kasus konjungtivitis atau iritasi mata.
Pemko Pekanbaru melalui Dinkes terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap. Dinkes saat ini menggencarkan promosi kesehatan melalui 21 Puskesmas.
Ia mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah selama kualitas udara masih buruk. Warga yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan juga diminta menggunakan masker sebagai pelindung dari paparan asap.
“Kalau pun harus terpaksa beraktivitas di luar ruangan, terus pakai masker,” jelasnya.
Selain itu, Dinkes Pekanbaru juga terus melakukan pembagian masker gratis kepada masyarakat. Hazli menyebutkan, ketersediaan masker saat ini masih mencukupi.
Pemko Pekanbaru melalui Dinkes juga tetap menyiagakan fasilitas pelayanan kesehatan untuk menangani warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap.
Di Puskesmas, kata Hazli, telah dilengkapi obat-obatan, tabung oksigen, serta peralatan penanganan ISPA dan kebutuhan medis lainnya untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat terdampak.
Ia juga menyampaikan, jam pelayanan juga diperpanjang hingga malam hari. Puskesmas di Pekanbaru melayani masyarakat sampai pukul 21.00 WIB. Pelayanan tetap dibuka pada Sabtu dan Ahad.
“Dengan kesiapsiagaan tersebut, masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan di tengah kondisi kabut asap dapat segera memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis,” pungkasnya seperti diwartakan cakaplah. (*)
Editor : Kar















