DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Gegara Aplikasi XStar, Ribuan Nelayan Riau Tak Bisa Melaut, Ekonomi Terancam 

Nelayan tak melaut di Riau gegara beli BBM pakai aplikasi XStar. f : ist

PEKANBARU, detak24com – Ribuan nelayan di Inhil serta wilayah pesisir Riau lainnya tak bisa melaut pasca diberlakukan beli BBM pakai aplikasi XStar.

Hal tersebut diungkapkan Anggota DPRD Riau Dapil Inhil Andi Darma Taufik. Ia meminta penggunaan aplikasi XStar yang dikeluarkan BPH Migas ditunda dulu untuk wilayah Inhil dan pesisir Riau.

Menurutnya, sejak diberlakukan aplikasi XStar per 1 April 2026, para nelayan di Inhil dan wilayah pesisir Riau belum bisa melalut. Pasalnya, para nelayan tak bisa mengakses aplikasi  yang diberlakukan BPH Migas untuk pembelian BBM itu.

“Hari ini, terdampak nelayan-nelayan dan pengguna speedboat laut itu nggak bisa mengakses itu. Nah hari ini mereka nggak bisa melaut,” kata Andi, Senin (06/04/26).

Ia menyebut, ketersediaan BBM terutama solar di gudang tercukupi. Hanya saja, para nelayan tidak bisa membeli itu.

Oleh sebab itu, dirinya meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk berkoordinasi supaya sosialisasi diperkuat. Namun, pihaknya meminta agar penggunaan XStar diundur untuk Inhil (Indragiri Hilir) dan wilayah pesisir yang ada di Provinsi Riau.

Dikatakannya, persoalan ini bukan hanya nelayan saja, tapi pengguna-pengguna pompong kecil itu juga ikut berdampak.

“Kalau motor enak kan ada BPKB, kalau pompong, proses urusannya agak sulit. Nah itu bisa diundur waktunya yang hari ini sudah berlaku sejak tanggal 1 April,” pintanya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Inhil itu mengungkap, bahwa ada 15 ribu nelayan dan pengguna armada laut di Inhil. Itu semua tersebar di 11 kecamatan yang terdampak dari total 20 kecamatan.

“Itu belum lagi kita di Rohil (Rokan Hilir) dan beberapa wilayah pesisir yang ada di Provinsi Riau, Meranti, Dumai, yang hari ini juga terdampak soal aplikasi XStar, yang dikeluarkan oleh BPH Migas,” ungkapnya.

Intinya, kata Andi, dirinya sebagai wakil rakyat yang menerima aduan tersebut berharap agar pemberlakuan aplikasi XStar di Inhil dan wilayah pesisir Riau lainnya dapat ditunda terlebih dahulu, dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : Kar