Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » Warga Tiga Desa di Rupat Kepung PT Pratama Riau, Akses ke Perusahaan Lumpuh 

Warga Tiga Desa di Rupat Kepung PT Pratama Riau, Akses ke Perusahaan Lumpuh 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUPAT, detak24com – Untuk sekian kalinya masyarakat dari dua kelurahan dan satu desa di Kecamatan Rupat demo PT Priatama Riau (PR). Mereka menuntut pembagian kebun plasma sebesar 20 persen dari luas lahan HGU perusahaan tersebut, Senin (13/10/25).

Suara teriakan masyarakat yang menggema dari ribuan masyarakat yang didominasi para emak-emak, dengan melakukan orasi, menuntut hak plasma perusahaan sebesar 20 persen sesuai yang diatur dalam undang-undang.

Di tengah panas dan debu jalanan siang itu, ribuan masyarakat dari Desa Darul Aman, Kelurahan Tanjung Kapal dan Kelurahan Batu Panjang memblokir akses utama menuju pelabuhan PT PR, menuntut satu hal yang telah lama dijanjikan yakni plasma 20 persen dari lahan HGU perusahaan.

Tak adanya keputusan nyata dari pihak perusahaan, meski sudah dilakukan mediasi pada 2 Oktober 2025 lalu, membuat emosi massa memuncak. Dengan tiang tenda, terpal dan semangat yang tak surut, masyarakat mendirikan tenda di tengah jalan, menandai tekad mereka untuk bermalam di lokasi hingga tuntutan dipenuhi.

“Kami sudah terlalu lama dijanjikan, kali ini kami tidak akan pulang sebelum plasma kami diberikan,” teriak koordinator aksi, Rama Rapiandi.

Menjelang siang, rombongan perwakilan dari Pemkab Bengkalis akhirnya turun ke lapangan. Hadir staf Ahli Bupati Johansyah Syafri, Kepala Dinas Perkebuna, Camat Rupat, dan penjabat kepala desa untuk menenangkan massa aksi.

Namun kedatangannya, tak berhasil menjinakkan kemarahan massa, karena pemerintah hanya menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat akan diperjuangkan dan disampaikan ke perusahaan, tanpa kehadiran pihak PT Priatama Riau di tempat aksi massa.

“Sampai kapan kami harus percaya janji tanpa bukti? Kami sudah dengar kalimat, akan diperjuangkan puluhan kali,” ujar Zamruddin, salah seorang tokoh masyarakat dengan suara lantang.

Massa pun menolak membubarkan diri. Mereka menilai pemerintah lemah dan tidak berpihak, karena tak berani menghadirkan manajemen PT Priatama Riau di hadapan publik.

Pemerintah itu tugasnya melayani rakyat, bukan mempelajari regulasi, itu terus alasannya. Kalau pemerintah paham regulasi, perusahaan ini tidak mungkin bisa beroperasi, karena mereka terbukti tidak punya Izin Usaha Perkebunan (IUP),” ujarnya.

Saat aksi berlangsung, ketegangan juga kembali memuncak di depan areal PT Priatama Riau (RP). Ribuan masyarakat Pulau Rupat yang sudah bertahan sejak pagi di lokasi aksi menolak mentah-mentah tawaran Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, Muhammad Azmir, yang meminta massa membubarkan diri dengan janji perusahaan akan membeli lahan di luar HGU seluas 200 hektar untuk dijadikan kebun plasma.

Namun tawaran itu justru memicu amarah warga. Koordinator lapangan aksi Jefri Candra menegaskan, bahwa masyarakat tidak bisa lagi dibujuk dengan janji baru.

“Kami sudah cukup dibohongi. Sejak tahun 2007 perusahaan ini beroperasi tanpa izin usaha perkebunan, tapi masih berani menawar seolah kami bisa dibeli. Kami hanya menuntut plasma 20 persen dari lahan dalam HGU, bukan di luar,” ujarnya lantang di tengah kerumunan massa yang bersorak setuju.

Menurutnya, usulan pembelian lahan di luar HGU hanyalah cara baru perusahaan untuk mengelak dari kewajiban. Kalau perusahaan mau beli lahan, silakan saja. Tapi jangan harap masyarakat berhenti menuntut haknya. Plasma harus di lahan inti, bukan lahan luar.

Setelah perdebatan panjang, pihak Dinas Perkebunan akhirnya meninggalkan lokasi aksi dan berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pihak perusahaan. Namun, massa tetap bertahan, mendirikan tenda dan menegaskan tidak akan pulang sebelum ada keputusan nyata.

“Kami tidak akan mundur. Ini tanah kami, hak kami, dan kami akan tetap di sini sampai plasma itu benar-benar kami terima. Malam ini kami akan gelar yasinan di sini,” tegas Jefri.

Sampai sore hari massa masih bertahan di lapangan dengan mendirikan tenda dan berencana akan membaca surat Yasin serta berdoa, semoga aksi mereka dikabulkan Tuhan. Selama aksi berlangsung, tak satupun perwakilan perusahaan menjumpai massa.

Massa aksi dikawal ketat oleh aparat kepolisian dari Polsek Rupat dan TNI dari Koramil. Sedangkan petugas satpam perusahaan juga menjadi pagar betis di pintu masuk perusahaan yang dipalang dengan besi.

Pernyataan Humas PT RP sebelumnya, saat menjawab aksi ribuan massa mengaku masih akan dibicarakan lebih lanjut. Dalam beberapa kali pertemuan itu belum disepakati adanya permintaan masyarakat untuk 20 persen plasma.

“Belum ada pembicaraan menyetujui 20 persen plasma. Tapi kesepakatannya adalah akan dibicarakan lebih lanjut. Sedangkan dimana tempatnya akan dikomunikasikan sesuai jadwal yang disepakati bersama,” jelasnya, Jumat (26/09/25).

Menurut dia, sesuai izin usaha perkebunan tahun 1996 sudah ada ketentuan yang mengatur. Agar masyarakat tidak salah lagi mengartikan aturan, maka pertemuan nanti harus melibatkan semua unsur terkait. Mulai dari desa/kelurahan, kecamatan dan dinas terkait.

“Ya, termasuk nanti anggota komisi terkait di DPRD Bengkalis juga harus ikut. Jadi jelas nanti arahnya dan kalau memang ada hak masyarakat perusahaan siap bernegosiasi di sana,” jelasnya, dikutip dari rpg. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilik Rumah dan Supir Dibekuk, Polisi Gerebek Penampungan TKI di Jalan Meranti Darat Dumai 

    Pemilik Rumah dan Supir Dibekuk, Polisi Gerebek Penampungan TKI di Jalan Meranti Darat Dumai 

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Polisi menangkap dua orang berinisial MF dan RGS dalam penggerebekan penampungan TKI di Jalan Meranti Darat, Dumai. Keduanya merupakan pemilik rumah dan supir Satuan Reserse Kriminal Polres Dumai berhasil mengungkap praktik penempatan pekerja migran Indonesia secara ilegal melalui jalur tidak resmi di wilayah pesisir Kota Dumai. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau […]

  • Diperiksa di Mapolres Kuansing, Bupati Suhardiman Amby Kena OTT KPK? 

    Diperiksa di Mapolres Kuansing, Bupati Suhardiman Amby Kena OTT KPK? 

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Kabar mengenai dugaan OTT KPK di Kabupaten Kuansing terus menyita perhatian publik. Bupati Suhardiman Amby dikabarkan diperiksa di Mapolres setempat, Senin (29/06/26). Namun hingga berita ini diturunkan, informasi mengenai keberadaan Suhardiman Amby maupun adanya operasi KPK tersebut belum dapat dipastikan. Belum ada pernyataan resmi yang disampaikan oleh KPK ataupun pihak kepolisian. Meski […]

  • Biadab! Kakek dan Paman Cabuli Dua Bocah Malang di Siak

    Biadab! Kakek dan Paman Cabuli Dua Bocah Malang di Siak

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    SIAK, detak24.com – Nasib tragis menimpa dua orang bocah berusia 3 dan 6 tahun di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Bocah malang tersebut dicabuli oleh kakek dan pamannya sendiri. Kapolsek Siak, AKBP Ronald Sumaja, mengatakan peristiwa itu terjadi saat orang tua korban inisial NP bekerja di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Aksi bejat pelaku itu diduga terjadi […]

  • Tersangka penyalahgunaan niaga BBM ditangkap di Rohil. F : CAKAPLAH.COM

    Polda Riau Ciduk 28 Pelaku Penimbun Solar, Selama 2022

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    RIAU, detak24.com – Kepolisian Daerah (Polda) Riau dan jajaran telah menangani 21 kasus penimbunan solar subsidi sepanjang Januari hingga Agustus 2022 ini. Dari kasus tersebut, telah ditetapkan 28 orang tersangka. Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, mengatakan pengungkapan kasus terbanyak dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau dengan 12 kasus. Tersangka yang ditetapkan […]

  • Warga Tambang Tewas Dilindas Truk CPO di Lintas Pekanbaru-Kuansing

    Warga Tambang Tewas Dilindas Truk CPO di Lintas Pekanbaru-Kuansing

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Seorang pengendara motor meregang nyawa dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Pekanbaru–Kuantan Singingi KM 12, Desa Kampung Pinang, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar. Informasi dirangkum Ahad (08/03/26), kejadian naas tersebut terjadi Sabtu (07/03/26) pagi. Korban bernama Suhardiman warga Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Pria berusia 46 tahun itu dinyatakan […]

  • INFO BMKG : Prakiraan Cuaca Wilayah Riau, Hujan Bakal Turun hingga Malam

    INFO BMKG : Prakiraan Cuaca Wilayah Riau, Hujan Bakal Turun hingga Malam

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Sejumlah wilayah di Riau bakal diguyur hujan hingga malam, Rabu (23/02/23). Dikatakan Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru Ahmad Agus,, hujan akan mulai mengguyur Riau pada siang hari dan akan berlangsung hingga malam hari. “Hujan tidak merata, hanya terjadi di sebagian wilayah Riau,” ujar Ahmad Agus, Rabu (23/2/2023). Ia mengatakan siang hari […]

expand_less