DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Profil Letkol Herman Santoso Dandim 0320 Dumai, Pertaruhkan Pangkat dan Jabatan Usai Prajurit Serang Warga 

Letkol (Arm) Herman Santoso. f : ist

DUMAI, detak24com – Gerbong mutasi bergerak di Kodim 0320 Dumai. Letkol Inf Ronal Manurung SSos yang sebelumnya menjabat sebagai Dandim ditarik menjadi Kasrem 023/KS Kodam I/BB.

Penggantinya yakni, Letkol Arm Herman Santoso SE yang sebelumnya menjabat sebagai Irdyarenproggar Itutben Itdam I/BB.

Dalam lembar salinan dikutip dari Kupas Media Grup, Senin (29/09/25) dan ditandatangani Kepala Sekretariat Umum TNI AD, Kolonel (Inf ) Budijanto itu tertera jabatan yang ditempati Letkol (Inf) Ronal Manurung sebelumnya diduduki oleh Letkol (Inf) Yudi Atmar yang pindah menjadi Pamen Kodam I/BB.

Letkol (Inf ) Ronal Manurung menjabat sebagai Dandim 0320/Dumai sejak pertengahan Januari 2025 lalu, atau kurang lebih 8 bulan. Saat itu, jebolan Akademi Militer 2004 yang sebelumnya berdinas di Brigade Infanteri 7/Rimba Raya tersebut menggantikan posisi Letkol Inf Antony Tri Wibowo.

Sementara, Letkol (Arm) Herman Santoso sebelumnya menduduki kursi Irdyarenproggar Itutben Itdam I/BB. Perwira menengah yang pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon Artileri Medan (Armed) 2 itu kini dipercaya menjadi Dandim 0320/Dumai, Korem 031/WB, Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Profil Letkol Herman Santoso 

Puluhan prajurit TNI Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 Kilap Sumagan menyerang warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru Biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (08/11/224) malam hingga Sabtu (9/11/2024) dini hari tahun lalu.

Penyerangan tersebut berujung tewasnya satu warga yang kemudian memicu amarah warga lainnya.

Warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru kemudian berbondong-bondong menggeruduk markas Batalyon Armed akibat tindakan puluhan oknum TNI dari batalyon tersebut.

Sebagai Komandan Batalyon Artileri Medan (Armed) 2, Letkol (Arm) Herman Santoso mengaku siap tanggung jawab atas tindakan anak buahnya tersebut.

Berdiri ke atas truk pengangkut personel, Letkol Arm Herman Santoso berjanji akan bertanggungjawab atas pembantaian warga sipil yang diduga dilakukan oleh oknum TNI.

Bahkan, di depan ratusan masa ia akan mempertaruhkan jabatan dan pangkatnya.

Sehingga ia akan memproses secara hukum personel TNI yang terlibat penyerangan warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang.

“Saya yang tanggung, saya yang akan bertanggung jawab. Saya akan proses hukum,” kata Komandan Batalyon Artileri Medan 2, Letkol (Arm) Herman Santoso di hadapan massa melansir dari Tribunmedan.com.

Letkol Arm Herman Santoso merupakan Komandan Batalyon atau Danyon di Armed 2 saat itu.

Ia baru menjadi Danyon di Armed 2 sejak tahun 2023 tepatnya di bulan November. Kala itu Letkol Arm Herman Santoso masih berpangkat sebagai Mayor. Ia menggantikan  Letkol (Arm) Delli Yudha Adi Nurcahyono.

Sebelumnya, ratusan warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang yang kampungnya diserang sekelompok personel TNI.

Warga kemudian menggeruduk Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 Kilap Sumagan.

Mereka membawa mayat Raden Barus (60) korban dugaan penganiayaan yang dilakukan personel TNI dengan kondisi kepala luka dan perut diduga kena tusuk senjata tajam. (Red)

Editor : kar

 

1 thought on “Profil Letkol Herman Santoso Dandim 0320 Dumai, Pertaruhkan Pangkat dan Jabatan Usai Prajurit Serang Warga 

Comments are closed.