LEWAT Jam Lima Petang, Polres Tulang Bawang Bubarkan Acara Keyboard Hajatan Warga
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 8 Mei 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LAMPUNG, detak24com – Personel gabungan dari Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, membubarkan kegiatan hajatan milik seorang warga yang menyajikan hiburan keyboard, karena telah melampaui batas waktu.
Pembubaran kegiatan hajatan tersebut berlangsung hari Sabtu (06/05/23), sekitar pukul 22.40 WIB, di Kampung Banjar Agung, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang.
“Semalam, saya bersama Kasat Intelkam, Iptu Irwansyah, Kapolsek Banjar Agung, AKP M Taufiq dan personel gabungan sebanyak 40 orang membubarkan kegiatan hajatan milik warga yang menyajikan hiburan orgen tunggal di Kampung Banjar Agung,” kata Kasat Reskrim, AKP Wido Dwi Arifiya Zaen, Ahad (07/05/23).
Lanjutnya, kegiatan hajatan dengan menampilkan keyboard tersebut terpaksa dibubarkan karena telah melampuai batas waktu sesuai dengan surat izin yang diberikan.
“Yang kami bubarkan adalah acara hiburan orgen tunggalnya karena menyajikan lagu-lagu remix atau house music. Sudah sangat jelas tertera di surat izin keramaian yang diterbitkan oleh Satuan Intelkam Polres hanya sampai pukul 17.00 WIB,” papar perwira dengan balok kuning tiga dipundaknya.
Kasat Reskrim menerangkan, kegiatan pembubaran acara hajatan ini berlangsung secara persuasif. Yakni dengan mendatangi langsung lokasi kegiatan, dan memberikan imbauan kepada warga baik pemilik hajatan maupun mereka yang sedang berada di sana.
“Alhamdulillah, setelah kami berikan imbauan pemilik hajatan menyadari kesalahannya dan bersedia membubarkan acara hiburan orgen tunggal. Warga yang berada di sana secara perlahan pergi meninggalkan lokasi,” terang AKP Wido.
Alumni Akpol 2013 ini menambahkan, kegiatan pembubaran acara hajatan yang menyajikan musik ataupun orgen tunggal yang telah melampaui batas waktu akan terus dilakukan oleh Polres Tulang Bawang dan Polsek jajaran untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Kami tidak akan pandang bulu dalam kegiatan seperti ini, karena disinyalir kuat bila ada acara musik ataupun orgen tunggal yang menyajikan lagu-lagu remix atau house music menjadi tempat peredaran narkoba,” tutupnya. (tintainformasi)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com













