Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tembak Mati Bhabinkamtibmas, Kanit Provos Lakukan Pembunuhan Berencana

Tembak Mati Bhabinkamtibmas, Kanit Provos Lakukan Pembunuhan Berencana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 9 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lampung, detak24.com – Kasus pembunuhan Aipda Ahmad Karnain, Bhabinkamtibmas Polsek Way Pengubuan, Lampung Tengah mengungkap fakta baru. Ternyata, pelaku telah merencanakan sebelumnya.

Hal tersebut terungkap dalam rekonstruksi pembunuhan sesame anggota polisi itu. Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya menegaskan, dari hasil pendalaman rekonstruksi ada penambahan fakata-fakta. “Pembunuhan tersebut telah direncanakan,” tegasnya, dikutip Jumat (09/09/22).

Rekonstruksi memperagakan 21 adegan di 4 tempat kejadian perkara, dimulai sejak saat pelaku mencoba menembakkan senjata apinya ke perkebunan singkong di jalan sepi. “Pelaku meluapkan emosinya dengan meletuskan tembakan satu kali ke arah perkebunan singkong sambil duduk di atas motor dinas miliknya,” katanya.

Menurut Kapolres, sebelum menuju ke rumah korban, pelaku sempat mengisi BBM di SPBU Kelurahan Seputihjaya, Kecamatan Gunung Sugih.  “Lalu pelaku menuju rumah korban pelaku menembak korban dari luar gerbang. Tembakan tersebut tepat mengenai dada kiri korban, hingga AK hanya mampu berlari beberapa meter masuk rumah lalu tumbang,” ujarnya.

Saat reka ulang, sempat terjadi kericuhan karena salah satu keluarga korban mencoba memukul tersangka namun berhasil di cegah petugas. Reka adegan dihadiri Propam Polda Lampung dan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Lampung Tengah.

“Adegan lainnya pelaku pulang ke rumah memanggil adik-adiknya dan istrinya, menceritakan bahwa ia baru saja menembak polisi. Mendengar cerita pelaku menembak orang, istrinya pun jatuh pingsan,” tutur dia.

Setelah itu, pelaku menelpon Provost Polres Lampung Tengah menyatakan bahwa dirinyalah yang menembak korban. “Pukul 00.30 WIB pelaku dijemput petugas Provost untuk dibawa ke Polres Lampung Tengah,” tandas kapolres.(Sindonews)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • BIADAB! Pria Pekanbaru Cabuli Balita 5 Tahun, Ketahuan Gegara Celana Korban Terbalik

    BIADAB! Pria Pekanbaru Cabuli Balita 5 Tahun, Ketahuan Gegara Celana Korban Terbalik

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pria di Pekanbaru berinisial F (21) ditangkap polisi lantaran diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur berinisial R (5 tahun). Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Iptu Dodi Vivino, Senin (28/08/23) mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (24/08/23), bermula saat ibu korban pulang dari tempat kerjanya. Sekitar pukul 19.00 WIB, korban […]

  • PT SSI Dicap Banyak Langgar UU Ketenagakerjaan, Hengkang dari Dumai!

    PT SSI Dicap Banyak Langgar UU Ketenagakerjaan, Hengkang dari Dumai!

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    DUMAI, detak24.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Dumai menduga PT Swadarma Sarana Informatika (SSI) bergerak di bidang pengisian uang dan perbaikan ATM, diduga banyak melakukan pelanggaran UU Ketenagakerjaan. Disnakertrans diminta segera memanggil pimpinan perusahaan serta memberikan sanksi tegas. Ketua Konsolidasi DPC SBSI Kota Dumai, Ismunandar mengaku kecewa dengan sikap […]

  • Viral Video Anak-anak Dipaksa Jadi Badut dan Mengemis di Pekanbaru 

    Viral Video Anak-anak Dipaksa Jadi Badut dan Mengemis di Pekanbaru 

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Jagat maya dihebohkan dengan video viral berdurasi 48 detik yang memperlihatkan dua anak kecil diturunkan dari motor Yamaha NMax oleh seorang perempuan di kawasan Jalan Sumatera, Pekanbaru. Anak-anak tersebut tampak mengenakan kostum badut berwarna pink dan diduga sengaja disuruh menjadi mengemis. Video viral tersebut dengan cepat menjadi viral dan memicu keprihatinan publik, […]

  • Dikenal Tertutup, Terduga Teroris Dumai Alumni Pesantren Tiap Hari ke Ladang 

    Dikenal Tertutup, Terduga Teroris Dumai Alumni Pesantren Tiap Hari ke Ladang 

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Terduga teroris inisial A (21) yang ditangkap di Jalan Bahari dekat Komplek Adpel Dumai, dikenal tertutup. Saban hari diketahui sering ke ladang orangtuanya. Informasi dirangkum di TKP, terduga teroris A baru beberapa tahun tamat pesantren. Ia merupakan anak bungsu dan tinggal bersama kedua orangtuanya. Baca juga : Heboh Warga Komplek Adpel Dumai […]

  • PRESIDEN Jokowi Dilempari Sandal dan Botol Aqua di Medan, Begini Kronologinya!

    PRESIDEN Jokowi Dilempari Sandal dan Botol Aqua di Medan, Begini Kronologinya!

    • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Medan, detak24com – Seorang emak-emak melempar Presiden Jokowi dengan sandal dan botol air mineral ketika sedang melakukan kunjungan ke gedung serbaguna, Kota Medan, Sumatera Utara, Ahad (27/08/23). Wanita yang mengenakan baju warna hitam bercorak tersebut terlihat berdiri di saat Jokowi menyapa menyapa relawan Bobby Nasution. Terlihat wanita berambut panjang itu, tetap melakukan aksinya meskipun sudah […]

  • Diduga Korban Bencana Sumut, Nelayan Rohil Temukan 10 Mayat Mengapung di Laut 

    Diduga Korban Bencana Sumut, Nelayan Rohil Temukan 10 Mayat Mengapung di Laut 

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Sebanyak 10 mayat yang diduga korban bencana banjir dan longsor Sumut, ditemukan nelayan hanyut di perairan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Rohil. Penemuan mayat tersebut dalam waktu lebih kurang sepekan ini. Sebagian besar dari jenazah yang ditemukan dalam kondisi rusak, membengkak, serta kehilangan sebagian anggota tubuh. Sehingga kebanyakan tak terungkap identitasnya. […]

expand_less