DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Massa Tolak BBM Naik Teriak “Urus Saja Sambo”,  Bakar Ban di Istana Bogor

Mahasiswa bakar ban di depan Istana Bogor. F : DETIK.COM

Mahasiswa bakar ban di depan Istana Bogor. F : DETIK.COM

Jakarta, detak24.com –  Demonstrasi penolakan BBM naik di gedung DPR/MPR RI, Jakarta sempat menyinggung kasus eks Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyampaikan hal tersebut di depan kepolisian yang sedang berjaga.

“Bapak lebih baik mengurusi kasus Ferdy Sambo aja,” teriak salah satu massa kepada polisi di depan gedung DPR/MPR RI, Senin (05/09/22).

Massa juga sempat merangsek ke arah kepolisian yang sedang berjaga. Kepolisian pun tidak menggubris tindakan para demonstran tersebut.

“Revolusi, revolusi, revolusi,” teriak massa aksi sambil mendekat ke arah polisi yang sedang mengamankan aksi demonstrasi.

Sebelumnya, massa HMI menggelar demonstrasi penolakan kenaikan harga BBM. Mereka datang membawa poster bernada protes.

“Lawan BBM naik,” teriak salah satu orator.

Mereka datang menggunakan sepeda motor. Massa langsung memasang poster penolakan kenaikan harga BBM di depan gerbang masuk DPR RI.

“BBM naik rakyat sengsara,” demikian tertulis dalam poster yang terpasang.

Pemerintah Menaikkan Harga BBM
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan harga BBM naik. Dia mengatakan subsidi BBM akan dialihkan untuk bantuan yang lebih tepat sasaran.

Bakar Ban

Sementara,  sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi di Bogor menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Demo digelar di Jalan Jenderal Sudirman atau sekitar 500 meter dari pintu utama Istana Bogor. Massa membakar ban dalam menyuarakan orasinya.

Pantauan, Senin (05/09/22), lalu lintas menuju kawasan Istana Bogor ditutup sementara selama demo berlangsung.

Di Jalan Sudirman, Kota Bogor, tampak sekelompok mahasiswa masih melakukan aksi dan menyampaikan orasi di atas mobil komando. Posisi mereka kini sekitar 500 meter menjelang Istana Bogor.

Setelah sempat menyampaikan orasi, mahasiswa kemudian membakar ban bekas. Tampak mahasiswa juga membawa spanduk hingga poster untuk menyampaikan penolakan kebijakan kenaikan harga BBM.

Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Raya Sudirman ditutup sementara. Kendaraan menuju kawasan Istana Bogor dialihkan sementara ke jalur lain.

Kabag Ops Polresta Bogor Kota Kompol Prasetyo mengatakan sebanyak 700 personel gabungan TNI-Polri disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi demo mahasiswa di sekitar Istana Bogor.

“Sore ini ada dua kelompok mahasiswa yang melakukan aksi demo. Satu di Istana Bogor satu lagi di DPRD Kota Bogor. Untuk mengamankan dan tetap kondusif,” kata Prasetyo.

“Kita Polresta Bogor Kota menerjunkan 550 personel, disatukan dengan pengamanan tamu negara. Total dengan TNI kita ada 700 personel,” tambahnya.

Prasetyo menyebut Jalan Sudirman, Kota Bogor, ditutup sementara selama demo mahasiswa berlangsung. Arus lalin lakukan rekayasa arus. Untuk kendaraan dari arah Jalan Ahmad Yani arah Jalan Jenderal Sudirman (arah Istana Bogor) dialihkan sementara ke Jalan RE Martadinata tembus Jalan Merdeka.

“Sedangkan untuk kendaraan dari arah SSA arah Jalan Sudirman kita alihkan sementara melalui Jalan Pajajaran,” kata Prasetyo.(dtc)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

15 thoughts on “Massa Tolak BBM Naik Teriak “Urus Saja Sambo”,  Bakar Ban di Istana Bogor

  1. Ping-balik: sideline
  2. Ping-balik: Dan Helmer
  3. Ping-balik: coupon codes
  4. Ping-balik: webcam
  5. Ping-balik: 10 tokens
  6. Ping-balik: situs toto
  7. Ping-balik: Alexander Debelov
  8. Ping-balik: Non-GamStop Casino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *