Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dampak BBM Naik Munculkan Antipati Rakyat terhadap Pemerintahan Jokowi

Dampak BBM Naik Munculkan Antipati Rakyat terhadap Pemerintahan Jokowi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Merespons kebijakan itu, anggota Komisi VIII DPR, Achmad menilai, kebijakan pemerintahan Jokowi menaikkan harga BBM akan memantik persoalan baru di tengah kesulitan masyarakat untuk bangkit dari Pandemi Covid-19.

“Kebijakan pemerintah Jokowi sangat tidak tepat. Ini akan menimbulkan distrust masyarakat, Bahkan bangsa ini bisa antipati terhadap pemerintah,” kata Achmad, Minggu (4/9).

Apalagi, menurut Achmad, naiknya harga BBM akan berdampak cepat ke seluruh sektor dan lapisan masyarakat, khususnya kenaikan seluruh harga barang pokok. Sedangkan pendapatan masyarakat tetap sehingga akan terjadi inflasi berkepanjangan.

“Ini tidak sebanding dengan dampak yang diterima oleh rakyat. Ketika harga BBM naik, serentak harga barang akan naik sementara pendapatan mereka segitu-gitu juga. Ini rakyat akan lebih terpuruk lagi,” ucapnya.

Achmad menyebut, alasan pemerintah untuk mencabut subsidi BBM karena hampir 70 persen dinikmati oleh kalangan mampu itu hanya membuktikan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja dengan baik.

“Itu menjadi bukti bahwa pemerintah sangat lemah. Mengatur dan mendistribusikan BBM bersubsidi saja tidak mampu dan tidak tepat sasaran,” imbuhnya.

Apalagi sebagai pengganti subsidi dengan bantuan langsung tunai (BLT), justru ini tidak akan efektif karena sifatnya sementara dan tidak merata. Seharusnya pemerintah fokus saja pada pemulihan dan pemerataan ekonomi agar kesejahteraan rakyat meningkat.

“Justru dengan BLT akan terjadi lagi hiruk pikuk di masyarakat. Karena berhubungan lagi dengan data. Ada yang harusnya menerima tapi mereka tidak terdata, ini malah terjadi lagi gesekan sosial di masyarakat nantinya,” ungkapnya.

Untuk itu, legislator dapil Riau I itu mengingatkan pemerintah agar tidak mengorbankan rakyat karena ketidakcakapan dalam mengelola negara dengan baik.

“Jangan korbankan rakyat kecil yang seharusnya kita dilindungi dan disejahterakan sesuai dengan UUD 45, tapi malah menyusahkan mereka karena pemerintah tidak bisa bekerja,” tegas politisi Demokrat itu.

Lebih lanjut, Achmad mengatakan bahwa tidak ada alasan pemerintah untuk menyetop subsidi BBM hanya karena tiap tahun angkanya bertambah. Seharusnya pemerintah membenahi regulasi agar bisa dikendalikan agar tidak ada perlakuan yang berbeda.

“Kalau untuk rakyat, tidak ada kata rugi. Jangankan Rp 502,4 triliun, Rp 1.000 triliun pun gak apa-apa. Toh APBN memang diperuntukan untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia kok, tanpa terkecuali,” tuturnya.

Achmad menganggap bahwa pemerintah hari ini terlalu arogan dan tidak bijak dalam menggunakan uang negara di tengah kondisi sulit ini, salah satunya memaksakan diri untuk membangun ibu kota baru (IKN).

“Yang dianggap tidak tepat sasaran itu adalah pembangunan IKN. Kenapa IKN dipaksakan dengan kondisi APBN dan hutang yang semakin menggunung? sementara subsidi yang jelas-jelas dinikmati rakyat dicabut? Justru ini yang salah,” kesalnya.

Menurut Achmad, kebijakan pemerintah ini berbanding terbalik dengan slogan atau tagline “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” pada HUT Republik Indonesia ke-77 kemarin.

“Jangan salahkan rakyat jika kondisi ini berbalik dan tidak percaya lagi dengan pemerintah hanya karena mereka tidak peka dengan kondisi rakyat. Karena kebijakan pemerintah kayak poco poco,” pungkasnya.(riaulink)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • MOBIL Dinas DKP Riau Hancur Kecelakaan di Rupat, Cek Kondisi Penumpangnya!

    MOBIL Dinas DKP Riau Hancur Kecelakaan di Rupat, Cek Kondisi Penumpangnya!

    • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    RUPAT, detak24com – Satu unit mobil dinas milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan nomor polisi BM 1159 TP mengalami kecelakaan di Rupat, Kabupaten Bengkalis, Kamis (04/05/23). Mobil dinas warna silver merek Toyota Avanza itu terbalik dan kondisi mobil hancur. Diketahui mobil tersebut merupakan kendaraan dinas milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Riau. “Itu kendaraan dinas […]

  • Pasang Keling di Dumai Mulai Genangi Rumah Warga

    Pasang Keling di Dumai Mulai Genangi Rumah Warga

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 26Komentar

    DUMAI, detak24.com – Banjir rob atau dikenal dengan pasang keling di wilayah Kota Dumai tidak hanya menggenangi sejumlah ruas jalan raya atau jalan protokol. Akan tetapi juga masuk ke hunian warga, Rabu (28/09/22). Seperti halnya yang terjadi di pemukiman warga yang berada di sekitaran Jalan Pemuda Darat, Simpang Tetap, Pangkalan Sena serta Jalan Siak Kecamatan […]

  • Dikendalikan Napi, Polisi Tangkap Kurir Sabu 17,3 Kg di Sei Apit Siak

    Dikendalikan Napi, Polisi Tangkap Kurir Sabu 17,3 Kg di Sei Apit Siak

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi menangkap kurir narkoba sindikat Malaysia di Sei Apit, Siak dengan barbuk sabu 17,3 kg. Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengungkap jaringan narkotika internasional. Empat orang ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 17,3 Kg sabu. Tersangka berinisial I, D, A dan MN. Tersangka MN merupakan narapidana yang tengah menjalani hukuman […]

  • Tak Ada Penerbangan Selama PPKM, Setwan DPRD Riau Bikin 35.836 Tiket Pesawat

    Tak Ada Penerbangan Selama PPKM, Setwan DPRD Riau Bikin 35.836 Tiket Pesawat

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kasus korupsi SPPD fiktif di Setwan DPRD Riau kian terkuak. Yakni, adanya pengeluaran untuk 35.836 tiket pesawat selama PPKM covid-19. Padahal, selama PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) tersebut 2020/2021 tak ada penerbangan. Sehingga, hal tersebut menjadi temuan penyidik kepolisian.  Penyidik Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menggeledah dan menyita sejumlah […]

  • Harimau Teror Warga Teluklanus Siak, Ternak Jadi Tak Aman

    Harimau Teror Warga Teluklanus Siak, Ternak Jadi Tak Aman

    • calendar_month Sabtu, 22 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    SIAK, detak24.com – Sejumlah jejak yang diduga milik Harimau Sumatera ditemukan di Desa Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Malahan, binatang buas itu sudah menyantap ternak warga. Kepala Balai Besar KSDA Riau, Genman S. Hasibuan mengatakan, tim sudah menuju lokasi interaksi negatif Harimau Sumatera untuk penyelamatan dan membangun kembali rasa aman atas keresahan masyarakat […]

  • UPAYA Penjegalan Berlanjut, KPK Segera Tetapkan Anies Baswedan Jadi Tersangka

    UPAYA Penjegalan Berlanjut, KPK Segera Tetapkan Anies Baswedan Jadi Tersangka

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    JAKARTA, detak24com – Suhu politik di Indonesia jelang Pilpres 2024 kian memanas. Baru-baru ini beredar kabar, Anies Baswedan yang menjadi kandidat bakal calon Presiden RI 2024 segera ditetapkan tersangka korupsi. Kabar ‘tak sedap’ bagi mantan Gubernur DKI Jakarta itu dihembuskan pakar hukum tata negara, Denny Indrayana, yang disebut sebagai upaya pihak penguasa menjegal rival politiknya […]

expand_less