Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » REKAM Jejak Ganjar Pranowo Capres PDIP Entaskan Kemiskinan di Jateng 

REKAM Jejak Ganjar Pranowo Capres PDIP Entaskan Kemiskinan di Jateng 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 24 Apr 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GANJAR Pranowo capres dari PDIP menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah (Jateng) sejak selama dua periode. Yakni, sejak Agustus 2013 silam hingga sekarang.

Ia dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan gemar blusukan ke lapangan. Selain itu, ia juga berhasil mempertahankan perekonomian yang solid selama hampir 10 tahun ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2014, pertumbuhan ekonomi Jateng tercatat sebesar 5,27 persen dan tetap stabil di atas 5 persen sampai 2019. Namun, saat pandemi covid-19 lalu, perekonomian Jateng anjlok jadi minus 2,65 persen pada 2020.

Kemudian, pada 2021, laju ekonomi kembali bangkit meski belum normal menjadi 3,32 persen. Selanjutnya, pada akhir 2022, lajunya kembali ke level 5 persenan menjadi 5,31 persen.

Lalu bagaimana dengan tingkat kemiskinan di Jateng selama di bawah kepemimpinan Ganjar?

Ekonomi yang solid membuat angka kemiskinan di Jateng cenderung turun selama satu dekade terakhir.

BPS mencatat pada 2013 jumlah penduduk miskin di Jateng sebanyak 4,8 juta orang atau 14,44 persen. Ini adalah periode awal Ganjar menjabat atau mulai kuartal IV-2013.

Setelah setahun menjabat, Ganjar berhasil menurunkan angka kemiskinan di Jateng menjadi 4,56 juta orang atau 13,58 persen di 2014. Lalu, pada 2015 naik tipis menjadi 4,57 juta atau 13,58 persen.

Namun, pada 2020 dan 2021 kemiskinan di Jateng kembali naik karena adanya covid-19. Kemudian, pada 2022 sudah berangsur pulih dampak pandemi dan penduduk miskin juga turun jadi 3,83 juta orang atau hanya 10,93 persen.

Berikut rincian angka kemiskinan di Jateng sejak 2013-2022:

2013: 4,86 juta orang atau 14,44 persen
2014: 4,56 juta orang atau 13,58 persen
2015: 4,57 juta orang atau 13,58 persen
2016: 4,50 juta orang atau 13,27 persen
2017: 4,45 juta orang atau 13,01 persen
2018: 3,89 juta orang atau 11,32 persen
2019: 3,74 juta orang atau 10,80 persen
2020: 3,98 juta orang atau 11,41 persen
2021: 4,10 juta orang atau 11,79 persen
2022: 3,83 juta orang atau 10,93 persen.

(Cnnindonesia)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Ridwan Kamil Ikhlas Atas Semua Takdir Eril, Pencarian Dilanjutkan Besok

    Keluarga Ridwan Kamil Ikhlas Atas Semua Takdir Eril, Pencarian Dilanjutkan Besok

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

      Bandung, detak24.com – Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz, putra sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil, terus dilakukan Selasa (31/05/22). Pihak keluarga pun sudah ikhlas apapun yang menjadi takdir Eril. “Pencarian hari ini sudah selesai, kemudian dilanjutkan lagi hari berikutnya. Dari pihak keluarga sudah ikhlas apapun nanti yang akan menjadi takdir dari Eril,” kata Erwin Muniruzaman, kakak […]

  • Datang dari OKI Sumsel, Maling Pecah Kaca Mobil Mengganas di Pekanbaru

    Datang dari OKI Sumsel, Maling Pecah Kaca Mobil Mengganas di Pekanbaru

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polda Riau bekuk dua maling modus pecah kaca mobil di Pekanbaru. Kedua pelakunya diketahui beraksi di sejumlah TKP. Informasi dirangkum, Sabtu (20/07/24), komplo.tan maling modus pecah kaca mobil itu berasal dari Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel). Ditangkap di Jalan Garuda Sakti KM 6 Tapung, Kampar, pada Kamis (18/07/24). Kedua pelaku yakni BA […]

  • Tangkap Pengedar, Polisi Dumai Sita Paket Sabu dan Baju Koko di Rumah Kontrakan 

    Tangkap Pengedar, Polisi Dumai Sita Paket Sabu dan Baju Koko di Rumah Kontrakan 

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Satres Narkoba Polres Dumai menyita 7 paket sabu dan baju koko, saat meringkus pengedar di sebuah kontrakan wilayah Kecamatan Dumai Kota. Informasi dirangkum, Rabu (07/08/24), pada penggerebekan kali ini, polisi menangkap pengedar inisial RC alias R (42), Selasa (06/08/24). Sedangkan BB diamankan yakni 7 paket sabu, sehelai plastik klip, baju koko lengan […]

  • PT Russindo Rekayasa Pranata Realisasikan Semua Hak Eks Karyawan 

    PT Russindo Rekayasa Pranata Realisasikan Semua Hak Eks Karyawan 

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – PT Russindo Rekayasa Pranata merealisasikan semua hak eks karyawan yang sempat tertunda. Pembayaran terhadap 4 item hak karyawan sudah dipenuhi pada 4 September 2025 lalu. “Semua yang menjadi hak eks karyawan sudah kita penuhi seperti yang kita janjikan. Ini merupakan komitmen kita selaku pihak pemberi kerja terhadap karyawan yang sudah berhenti atau […]

  • BBKSDA Sisir Lokasi Pekerja Diterkam Harimau di Pulau Muda Pelalawan 

    BBKSDA Sisir Lokasi Pekerja Diterkam Harimau di Pulau Muda Pelalawan 

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Balai Besar Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau langsung menyisir lokasi pekerja diterkam harimau di Pulau Muda, Kabupaten Pelalawan. Kepala BBKSDA Riau, Genman S Hasibuan mengatakan sudah menurunkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU), dan kini dalam perjalanan ke lokasi kejadian. “Mengingat TKP berada dalam kawasan hutan produksi dan menjadi bagian dari kantong habitat […]

  • Gubsu Edi Rahmayadi menyuntikkan vaksin PMK untuk hewan ternak

    8000 Sapi di Sumut Sembuh dari PMK, 17 Ekor Ternak Mati

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    Lubukpakam, detak24.com – Setelah melalui proses penyembuhan yang memakan waktu, akhirnya 8.000 ekor sapi di berbagai kabupaten di Sumatra Utara dinyatakan sembuh dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Sumut masuk provinsi keempat terbesar terpapar PMK, di Sumut dari 33 kabupaten/kota ada 19 kabupaten yang sudah terpapar. “Paling parah di Batubara, sudah 14 ribu terpapar. Sebanyak […]

expand_less