Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Konglomerat Sawit Numpang Usaha di Indonesia, Kantor di Luar Negeri

Konglomerat Sawit Numpang Usaha di Indonesia, Kantor di Luar Negeri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investas,  Luhut Binsar Pandjaitan mengaudit seluruh perusahaan kelapa swit untuk menyelesaikan polemik mahalnya harga minyak goreng.

Dikutip Sabtu (28/05/22), hasil identifikasi yang dilakukan kementeriannya, kata Luhut, diketahui banyak perusahaan yang menguasai ratusan ribu hektar lahan perkebunan kelapa sawit Indonesia. Namun, justru memilih berkantor pusat di luar negeri.

Bahkan, sebagian perusahaan-perusahaan asing tersebut juga sejatinya dimiliki para konglomerat Indonesia. Mereka menanam kelapa sawit di atas tanah milik negara yang diberikan pemerintah melalui skema hak guna usaha (HGU).

HGU sendiri merupakan pemberian tanah milik negara untuk dikelola pengusaha untuk dimanfaatkan secara ekonomi dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan UU Nomor 5 tahun 1960 beserta peraturan-peraturan turunannya.

Keberadaan HGU sendiri sebenarnya tak lain adalah sebagai pengejawantahan UUD 1945 Pasal 33, di mana bumi dan kekayaan di dalamnya bisa dipakai sebesar-besarnya demi kemakmuran rakyat.

Luhut bilang, perusahaan-perusahaan tersebut sudah mengeruk untung dari tanah HGU yang diberikan negara, namun justru berkantor pusat di luar negeri. Imbasnya, pemerintah Indonesia pun harus kehilangan potensi penerimaan pajak.

“Bayangkan dia punya 300-500 ribu (hektare), headquarter-nya di luar negeri, dia bayar pajaknya di luar negeri. Not gonna happen. You have to move your headquarter to Indonesia. (Tidak boleh. Kamu harus pindahkan kantor pusatmu ke Indonesia),” tegas Luhut.

Sebagaimana diketahui, Luhut memang tidak secara spesifik menyebut nama perusahaan pemilik perkebunan kelapa sawit besar yang mengeruk banyak untung di Indonesia, tetapi perusahaan induknya memilih berkantor pusat di luar negeri.

Sejumlah perusahaan besar di industri kelapa sawit yang beroperasi di Indonesia memang diketahui memiliki induk perusahaan yang berkantor di luar negeri seperti Singapura.

Dikutip dari data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pertanian, selama 2014-2018, luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia terus mengalami peningkatan dengan rata-rata laju pertumbuhan sebesar 7,89 persen.
Sementara itu, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat investasi asing atau penanaman modal asing (PMA) di sektor pertanian pada periode 2015 – pertengahan 2021 masih didominasi investasi perkebunan sawit.
Investor kelapa sawit terbesar justru berasal dari Singapura. Sementara investor asal Malaysia berada di peringkat kedua.
Kepala Sub Direktorat Sektor Agribisnis Kementerian Investasi/BKPM Jumina Sinaga mengatakan investor asing PMA subsektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan di Indonesia berasal dari Singapura (53,7 persen) dan Malaysia (15,8 persen).
“Hal ini sejalan dengan investasi perkebunan sawit yang sebagian besar berasal dari kedua negara tersebut,” kata dia dikutip dari Antara.
Jumina menjelaskan, realisasi PMA sektor pertanian pada periode 2015-Maret 2021 mencapai 9,5 miliar dolar AS atau berkontribusi sekitar 5,2 persen dari terhadap total PMA di Indonesia.
Sementara itu, penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada periode tersebut mencapai Rp 173,9 triliun atau berkontribusi 9,1 persen terhadap total PMDN di Indonesia.
“PMA sektor pertanian didominasi di Kalimantan dan Sumatera,” imbuh Jumina.(Kompas.com)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (13)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Gaji Tujuh Bulan Nunggak, Aparat Desa Mogok Massal di Meranti, Layanan Publik Lumpuh

      Gaji Tujuh Bulan Nunggak, Aparat Desa Mogok Massal di Meranti, Layanan Publik Lumpuh

      • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      MERANTI, detak24com – Kantor desa di beberapa wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti sepi. Pegawai memilih mogok lantaran gaji mereka tidak dibayar 7 bulan. Tunggakan gaji pegawai di kantor desa tersebut, yakni lima bulan di tahun 2024 dan dua bulan di tahun 2025. Kondisi ini tentu berdampak pada pelayanan publik di tingkat desa. Banyak warga yang mengeluhkan […]

    • Kian Terpuruk, Rupiah Tembus ke Level Rp 17.129 per Dolar 

      Kian Terpuruk, Rupiah Tembus ke Level Rp 17.129 per Dolar 

      • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) makin terpuruk pada pembukaan perdagangan, Rabu (15/04/26). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot exchange pada pukul 09.15 WIB melemah 2 poin atau 0,01% ke level Rp 17.129 per dolar AS. Sebelumnya pada Selasa (14/04/26), rupiah melemah 22 poin atau 0,13% ke level Rp […]

    • UNIT RESKRIM Polsek Dumai Timur Ciduk Pengedar Narkoba, Saat Tunggu Pembeli

      UNIT RESKRIM Polsek Dumai Timur Ciduk Pengedar Narkoba, Saat Tunggu Pembeli

      • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
      • account_circle Redaksi
      • 18Komentar

      DUMAI, detak24.com  – Unit Reskrim Polsek Dumai Timur menciduk pengedar narkoba berinisial MSW (24). Diduga, tersangka tengah menunggu pembeli di pinggir jalan. Kapolsek Dumai Timur AKP Rainly didampingi Kanit Reskrim AKP Setiawan Wiradikusuma SH, dikutip Selasa (15/11/22),  mengatakan operasi digelar pada Sabtu (12/11/22) lalu. Tak hanya menangkap tersangka. Namun, aparat juga mengamankan 6 bungkus berisikan […]

    • LANAL Dumai Amankan TKI Ilegal dan 4 WNA Rohingnya, Berencana ke Malaysia

      LANAL Dumai Amankan TKI Ilegal dan 4 WNA Rohingnya, Berencana ke Malaysia

      • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
      • account_circle Redaksi
      • 17Komentar

      DUMAI, detak24com – Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai dan Satgas Celebes BAIS TNI menggagalkan pemberangkatan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI asal Pantai Cermin, Sumut dan 4 WNA Rohingnya yang hendak diberangkatkan ke Malaysia secara ilegal, Sabtu (03/06/23) sekira pukul 15.30 WIB. Mereka diamankan di pantai Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, […]

    • Tak Puas, Golkar Gugat Hasil PSU Dapil 3 Rohul untuk DPRD Riau

      Tak Puas, Golkar Gugat Hasil PSU Dapil 3 Rohul untuk DPRD Riau

      • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Partai Golkar melayangkan gugatan hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk DPRD Riau di Dapil 3 Rohul. Hal ini dilakukan setelah Golkar menolak hasil pleno nasional terhadap PSU yang diselenggarakan oleh Komisi KPU RI. Salah satunya di Dapil 3 Rohul untuk DPRD Riau. Gugatan kedua kalinya ke MK tersebut dibenarkan Wakil Ketua Bidang […]

    • DANAU PT SURYA DUMAI Minta Tumbal Nyawa, Pemancing Kampar Tewas

      DANAU PT SURYA DUMAI Minta Tumbal Nyawa, Pemancing Kampar Tewas

      • calendar_month Sabtu, 24 Des 2022
      • account_circle Redaksi
      • 10Komentar

      KAMPAR, detak24.com – Seorang pemancing bernama Agil Riyayo (18) yang hilang tenggelam di danau sekitar Perumahan Graha Roberto dan PT Surya Dumai, Kecamatan Tambang, Kampar ditemukan meninggal dunia. Kepala Basarnas Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya mengatakan, korban dinyatakan hilang pada Jumat (23/12/2022) sekitar pukul 17.30 WIB, pada saat itu korban sedang memancing di danau tersebut. “Korban […]

    expand_less