Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Enam Desa di TNTN Bakal Direlokasi, Begini Tanggapan Gubri Wahid!

Enam Desa di TNTN Bakal Direlokasi, Begini Tanggapan Gubri Wahid!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Sedikitnya ada enam desa dengan puluhan ribu penduduk bakal direlokasi dari TNTN Pelalawan. Gubri Abdul Wahid pun menyikapi secara tegas.

Gubri Abdul Wahid telah mengikuti rapat membahas tindak lanjut penguasaan kembali kawasan hutan dan rencana relokasi penduduk di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) pada Jumat (13/06/25) lalu.

Rapat tersebut dipimpin Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin selaku Wakil Ketua I Pengarah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Gubri mengatakan, pada dasarnya Pemprov Riau mendukung kegiatan penertiban yang dilakukan di TNTN, karena lokasi tersebut merupakan wilayah konservasi.

“Namun demikian, dalam proses relokasi harus berkeadilan bagi masyarakat sekitar,” tegas Gubri dikutip, Ahad (15/05/25).

Dari hasil peninjauan di lapangan, lanjut Abdul Wahid, masyarakat yang mengelola kelapa sawit sudah lama menggantungkan kehidupannya di sana.

“Masyarakat yang selama ini mengelola sudah memiliki anak, anaknya sudah ada yang sekolah itu juga yang perlu kita pikirkan. Jika mau direlokasi, harus dicarikan tempatnya terlebih dahulu. Karena itu, kami berharap kegiatan relokasi dilakukan dengan kajian yang matang. Sehingga tidak ada yang merasa dianaktirikan,” harapnya.

Usai rapat tersebut, sebagai tindak lanjut akan dibentuk tim yang akan fokus mengurusi relokasi dan revegetasi kawasan TNTN. Pihaknya berharap, tim tersebut dapat bekerja secara maksimal.

“Setelah ini akan dibentuk tim relokasi sebagai tindak lanjut,” cetus Abdul Wahid.

Dalam rapat tersebut Jaksa Agung menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Satgas PKH yang telah berhasil menguasai kembali lahan hutan seluas 1.019.611,31 hektare hingga 2 Juni 2025. Capaian tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam menyelamatkan kawasan hutan negara dari praktik perambahan ilegal yang merusak lingkungan.

Diketahui, setidaknya terdapat puluhan ribu warga dari enam desa yang terancam direlokasi serta kehilangan mata pencarian dampak penertiban kawasan TNTN tersebut.

Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan adalah satu dari sejumlah desa yang warganya banyak memiliki kebun kelapa sawit di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Desa lainnya adalah Lubuk Kembang Bungo, Air Hitam, Segati, Kesuma dan Pangkalan Gondai.

Warga desa tersebut sedang dilanda kerisauan, menyusul kedatangan Satgas Penertiban Kawasan Hutan atau PKH. Langkah Satgas memulihkan kawasan hutan adalah ancaman bagi sumber ekonomi puluhan ribu warga. Sebab, ada puluhan ribu hektar kebun kelapa sawit yang sudah puluhan tahun dibuka warga. Kebun-kebun itu nantinya tak boleh lagi digarap dan dipanen.

“Saya sekarang bingung. Tak bisa bayangkan bagaimana nasib ratusan warga saya kalau benar-benar tak boleh mengelola kebun sawit yang ada di kawasan konservasi TNTN, ” keluh Kepala Desa Bagan Limau, Syarifudin. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jatuh Saat Bersepeda, Warga Kelapapati Darat Bengkalis Tewas Dilindas Truk 

    Jatuh Saat Bersepeda, Warga Kelapapati Darat Bengkalis Tewas Dilindas Truk 

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Nasib naas menimpa Rosedi (45), warga Kelapapati Darat, Bengkalis. Saat jatuh bersepeda, ia dilindas truk hingga meregang nyawa dengan kondisi kepala pecah. Kecelakaan maut terjadi di Jalan Kelapapati Laut, Kelurahan Kelapapati, Kecamatan Bengkalis, Rabu (10/09/25) sekitar pukul 10.00 WIB pagi. Seorang pengendara sepeda kayuh bernama Rosedi (45) meregang nyawa setelah kepalanya terlindas […]

  • Disimpan dalam Makanan Ringan, Modus Baru Penyelundupan Sabu dari Malaysia 

    Disimpan dalam Makanan Ringan, Modus Baru Penyelundupan Sabu dari Malaysia 

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Personel BKO Lanud Roesmin Nurjadin bersama petugas Avsec Bandara SSK II Pekanbaru menggagalkan penyelundupan sabu 297 gram. Barang haram itu coba dikirim melalui kargo Bandara SSK II pada Senin (05/05/25). Untuk mengelabui petugas, pelaku menyembunyikan sabu di dalam empat bungkus makanan ringan. Seluruh bungkusan itu kemudian dikemas rapi dalam sebuah kardus karton […]

  • Polemik Hasil PSU Siak Digugat ke MK, Ini Pernyataan Cabup Irving  Kahar

    Polemik Hasil PSU Siak Digugat ke MK, Ini Pernyataan Cabup Irving  Kahar

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Polemik gugatan hasil PSU Siak ke MK menemukan titik terang. Kubu Cabup Irving yang semula mengajukan, segera mencabutnya. Calon Bupati nomor urut 01 Irving Kahar mengakui kalau yang mengajukan gugatan adalah Juwana, Liaison Officer (LO) Timses pasangan Irving Kahar-Sugianto. Langkah itu menurut Irving atas perintah Cawabup Sugianto. “Ya, yang upload gugatan ke MK […]

  • Tiga Warga Pekanbaru Simpan 150 Butir Ekstasi dan Setengah Kilo Sabu, Diciduk Dekat SPBU

    Tiga Warga Pekanbaru Simpan 150 Butir Ekstasi dan Setengah Kilo Sabu, Diciduk Dekat SPBU

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 19Komentar

      Pekanbaru, detak24.com – BNNP Riau menangkap tiga orang warga Pekanbaru berinisial AMN (25), AW (35), dan GY (34). Ketiganya acap melakukan transaksi narkoba dekat SPBU Jalan Arifin Ahmad,  Pekanbaru. Bersamaan penangkapan tersebut diamankan sekitar setengah kilo sabu, serta 150 butir pil ekstasi. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas yaitu 448,73 gram sabu dan […]

  • Gedung BRK Syariah Dumai Minta Tumbal, Pekerja Asal Tembilan Kritis Usai Jatuh dari Ketinggian 7 Meter 

    Gedung BRK Syariah Dumai Minta Tumbal, Pekerja Asal Tembilan Kritis Usai Jatuh dari Ketinggian 7 Meter 

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 1Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang pekerja renovasi gedung BRK (Bank Riau Kepri) Syriah Dumai kritis usai terjatuh dari ketinggian 7 meter. Korban warga Tembilahan hingga kini dikabarkan masih pingsan. Informasi dirangkum, korban bernama Diansyah (25) warga Tembilahan mengalami luka serius setelah terjatuh dari ketinggian 7 meter, Rabu (21/05/25) sekitar pukul 15.30 WIB Kejadian bermula pada saat itu […]

  • KARHUTLA Ancam Kuansing, BMKG Deteksi 11 Titik Api

    KARHUTLA Ancam Kuansing, BMKG Deteksi 11 Titik Api

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 17Komentar

    RIAU, detak24com – Satelit BMKG mendeteksi jumlah hotspot atau titik panas di Sumatera sore ini ada 141 titik, berdasarkan update pada Ahad (18/06/23) pukul 16.00 WIB. “Titik panas di wilayah Sumatera ada 141 titik, paling banyak di Sumbar ada 37 titik panas, riau 36 titik, bengkulu 19 titik, Babel 15 titik dan Sumsel 13 titik,” […]

expand_less