Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Beras dan Cabai Naik Lagi, Dampak Musim Penghujan

Beras dan Cabai Naik Lagi, Dampak Musim Penghujan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com – Pasca musim hujan yang melanda sejak beberapa hari belakangan, berdampak terhadap harga bahan pangan. Terutama beras dan cabai mulai merangkak naik.

Dari pantauan di Pasar Cik Puan, Pekanbaru, Selasa (11/10/22), kenaikan harga terjadi pada Cabai dan Beras.

Bahan pangan lainnya yang mengalami kenaikan harga adalah Bawang Merah, Cabai Merah, dan Ayam Potong.

Kenaikan harga yang paling tinggi terjadi pada Beras Belida, dimana 20 kg beras dijual dengan harga Rp 240.000,00. Padahal sebelumnya dibanderol dengan harga Rp 212.000. Untuk Beras Solok yang biasanya dijual Rp15.000/kg menjadi Rp 16.000/kg.

Harga Bawang Merah yang sebelumnya Rp 30.000/kg, kini dijual menjadi Rp35.000/kg. Begitu juga Cabai Merah yang sebelumnya hanya Rp 45.000/kg, sekarang dijual menjadi Rp 60.000/kg.

Sedangkan untuk harga ayam potong mengalami kenaikan Rp1.000/kg, menjadi Rp 20.000/kg. Sebelumnya ayam potong dijual Rp19.000/kg.

Beberapa pedagang mengaku penjualan mereka menurun hingga 50%.

“Jauh. Drastis turunnya, hingga 50%. Biasanya orang beli 2 kg, sekarang cuma 1 kg,” tutur Wahyu, salah seorang pedagang cabai dan sayuran di Pasar Cik Puan Pekanbaru.

Katanya, kenaikan harga ini masih ada dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Selain itu, juga dipicu adanya perubahan cuaca. Musim hujan membuat transportasi agak terganggu di proses pengangkutan, sehingga menyebabkan sulit untuk mendapatkan bahan pangan.

Seperti diketahui, Riau masih mendatangkan beras dan bahan pangan lain dari provinsi tetangga untuk memenuhi kebutuhan warganya. Sebut saja dari Sumbar dan Sumut. Di saat musim hujan, arus transportasi kerap terganggu, baik akibat jalan longsor ataupun banjir di jalan, yang menjadi hambatan distribusi bahan pangan.(CAKAPLAH

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • VIRAL! Anies dan Muhaimin Bertemu HRS, Ini Penjelasan Nasdem

    VIRAL! Anies dan Muhaimin Bertemu HRS, Ini Penjelasan Nasdem

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    Jakarta, detak24com – Beredar sebuah foto yang menunjukkan foto pasangan capres dan cawapres Anies Baswedan-Abdul Muhaimin Iskandar bertemu dengan Habib Rizieq Shihab (HRS). Rupanya, mereka bertemu dalam acara pernikahan putri dari Rizieq. “Menghadiri pernikahan putri HRS, bukan membuat pertemuan dengan HRS,” ujar Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Hermawi Taslim lewat pesan singkat kepada wartawan, dikutip dari […]

  • VIRAL Kuansing : Gempar! Penyebar Video Bokep Rebecca Klopper Warga Teluk Kuantan Riau

    VIRAL Kuansing : Gempar! Penyebar Video Bokep Rebecca Klopper Warga Teluk Kuantan Riau

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    INISIAL BF menjadi viral pasca penyebar video bokep Rebecca Klopper terciduk. Ternyata, yang bersangkutan tertangkap di Kecamatan Teluk Kuantan, Kuansing Riau. Penyebar video syur 11 menit mirip Rebecca Klopper ditangkap oleh Tim Mabes Polri, dan Krimsus Polda Riau. di Kecamatan Teluk Kuantan, Kabupaten Kuansing, Riau, beberapa waktu lalu. Baca juga : https://detak24.com/ternyata-penyebar-video-bokep-rebecca-klopper-ditangkap-di-riau-begini-motifnya-kata-polda/ Direktur Reserse Kriminal Khusus […]

  • Jaksa Dumai Tuntut Mati 7 Sindikat Narkoba Internasional, Barbuk 86 Kg Sabu

    Jaksa Dumai Tuntut Mati 7 Sindikat Narkoba Internasional, Barbuk 86 Kg Sabu

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 26Komentar

    Dumai, detak24.com – Jaksa Agung Nugroho SH dari Kejaksaan Negeri Dumai, Riau menuntut hukuman mati 7 orang sindikat narkoba internasional dengan barang bukti (barbuk) 86 Kg sabu. Surat tuntutan tersebut dibacakan jaksa pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Dumai Kelas IA, Selasa (26/04/2022) siang. Dimpin oleh hakim Ketua Majelis Hakim Mery Donna Tiur Pasaribu SH […]

  • PKS Turunkan Harga TBS Terancam Pidana

    PKS Turunkan Harga TBS Terancam Pidana

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Medali Emas Manurung, mengatakan dengan tegas tidak ada alasan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) untuk menurunkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. Apalagi Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perkebunan telah menetapkan harga TBS untuk sepekan kedepan. “Dinas Perkebunan Riau sudah mengumumkan harga TBS […]

  • Elon Musk Sebut Bos Twitter Manipulasi Pengguna

    Elon Musk Sebut Bos Twitter Manipulasi Pengguna

    • calendar_month Senin, 16 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    CEO Tesla Inc, Elon Musk memperingatkan pengguna twitter bahwa mereka ‘dimanipulasi’. Orang terkaya dunia itu menyarankan pengguna menonaktifkan Agoritma Feed pada akunnya. Demikian isi tweet Elon Musk belum lama ini. Dia menganjurkan pengguna untuk beralih ke mode Latest Tweet. Musk pun menyebutkan tiga cara yang bisa dilakukan pengguna untuk mengaktifkan fitur tersebut: 1. Tekan tombol […]

  • Tersangka pencurian motor di Pekanbaru ditangkap polisi. F. :. IST

    Motor Warga Pekanbaru Diembat Maling Saat Asyik Main Game di Warnet, Pelaku Dua Orang

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    PEKANBARU, detak24.com –  Asyik main game di warnet, Edo tak menyadari motor dibawa kabur maling. Saat hendak pulang, ia terhenyak Scoopy miliknya di parkiran raib. Berkat kesigapan kepolisian, pelaku Rachmad (28) dan Febriadi (26) berhasil dibekuk. Kini mereka harus mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kedua pelaku ini nekat mencuri sepeda motor Honda […]

expand_less