Lima Hal Pembunuhan Yosua Terungkap Versi Video Animasi Polri
Jakarta, detak24.com – Lima fakta pembunuhan Brigadir Yosua di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri, terungkap. Menyusul rilisan video animasi Polri soali reka ulang adegan.
Dalam video animasi itu tergambar detik-detik Ferdy Sambo cs membunuh Yosua. Terungkap beberapa adegan dari mulai penembakan hingga dialog Sambo dengan Bharada Eliezer atau Bharada E saat menghabisi Brigadir J.
Berikut ini adegan pembunuhan yang terjadi pada 8 Juli 2022 tersebut seperti dilihat dari video animasi Polri pada Rabu (31/8/2022):
1. Larang Ajudan Ambilkan Pistol Jatuh
Pistol yang dibawa Ferdy Sambo untuk membunuh Brigadir J sempat terjatuh di depan rumah dinas. Ajudan berinisial AR sempat ingin membantu mengambil pistol tersebut, namun dilarang oleh Sambo.
Mobil yang ditumpanginya disopiri oleh saksi bernama Yogi. Ajudan berinisial AR duduk di samping kemudi, sementara Sambo duduk di kursi belakang.
AR turun lebih dulu. Baru kemudian Sambo turun dari mobil dengan membawa senjata.
Senjata yang dibawa Sambo sempat terjatuh. Dalam keterangan video animasi tersebut, jenis senjata yang terjatuh adalah HS-9.
AR, yang masih berada di depan rumah dinas, berlari untuk mengambil senjata yang terjatuh. Namun Sambo melarangnya. Sambo mengambil sendiri senjata HS yang terjatuh itu kemudian dimasukkan ke saku celana kanan.
Sambo lalu masuk ke rumah dinas dan sudah memakai sarung tangan hitam. Sambo lantas memanggil Bharada E yang sudah lebih dulu tiba untuk turun ke lantai 1. Termasuk meminta Kuat memanggil Y, yang berada di area taman untuk masuk ke dalam rumah.
2. Bilang Brigadir J Tega Sekali
Lalu, Ferdy Sambo, Bharada Eliezer, Brigadir Yosua, Bripka Ricky, dan Kuat Ma’ruf berkumpul di dalam rumah dekat meja makan. Brigadir Yosua terlihat berdiri di depan tangga. Di depannya, Ferdy Sambo bertanya ke Brigadir Yosua mengapa sang ajudan tega kepadanya.
“Kamu tega sekali sama saya, kamu kurang ajar sekali sama saya,” kata Ferdy Sambo.
3. Perintahkan Bharada E Tembak Yosua
Ferdy Sambo kemudian berteriak kepada Bharada Eliezer. Dia meminta anak buahnya itu menembak Brigadir Yosua.
“Woy kamu tembak, kau tembak cepat, cepat woy kau tembak,” teriak Ferdy Sambo.
Tembakan kedua terlihat mengenai bahu Yosua. Selanjutnya, Yosua terlihat mencoba menghalangi kepala dengan tangan kirinya. Ada empat tembakan.
Ferdy Sambo lalu keluar dari rumah. Putri Candrawathi juga menyusul keluar rumah bersama Kuat Ma’ruf. Bripka Ricky yang berada di dalam mobil kemudian mengantar Putri Candrawathi pulang ke rumah pribadi.(dtc)

9 thoughts on “Lima Hal Pembunuhan Yosua Terungkap Versi Video Animasi Polri”