Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Koruptor RSUD Kampar Rp8 M Serahkan Diri ke Jaksa

Koruptor RSUD Kampar Rp8 M Serahkan Diri ke Jaksa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAMPAR, detak24.com – Mantan Ketua KONI Kampar, Surya Darmawan menyerahkan diri ke jaksa. Ia terlibat dugaan korupsi proyek pembangunan gedung rawat inap tahap III RSUD Bangkinang, Kabupaten Kampar sebesar Rp8 miliar lebih.

Mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kampar sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kejati Riau sejak Selasa, 8 Februari 2022, dan fotonya disebar untuk dikenali oleh masyarakat. Dia sudah beberapa kali dipanggil tapi mangkir.

Surya Darmawan datang ke Kantor Kejati Riau pada pukul 09.30 WIB. Kemudian, dia menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di ruang Pidana Khusus Kejati Riau.

“Pada Senin (10/10/22) sekitar pukul 09.30 WIB, tersangka SD telah menyerahkan diri ke penyidik Kejati Riau dan langsung dilakukan proses pemeriksaan,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Penyidikan Bidang Pidsus Kejati Riau, Rizky Rahmatullah, didampìngi Kasi Penkum dan Humas, Bambang Heripurwanto.

Rizky mengatakan, Surya Darmawan sudah beberapa kali tidak memenuhi panggilan penyidik sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 27 Januari 2022. “Kita sudah melakukan pemanggilan tiga kali, termasuk saat diminta hadir sebagai saksi,” kata Rizky.

Surya Darmawan dicecar 15 pertanyaan. Rizky menyebut, selama kabur, Surya Darmawan mengaku menenangkan diri ke luar kota. Dia selalu berpindah dari satu kota ke kota di Jawa seperti Jakarta, Yogyakarta dan Pandeglang.

Sekitar pukul 14.05 WIB, Surya Darmawan selesai menjalani pemeriksaan, dan cek kesehatan. Mengenakan rompi tahanan warna merah dia dibawa ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru.

Rizky mengatakan, Surya Darwan ditahan selama 20 hari, terhitung 10 Oktober 2022. Selama ditahan, penyidik akan melanjutkan pemeriksaan Surya Darmawan sebagai tersangka, termasuk saksi-saksi.

Saat ini, ungkap Rizky, penyidik masih memburu satu orang tersangka lain yakni Kiagus Toni Azwarani. Dia juga sudah beberapa kali manggir dari panggilan penyidik dan kabur. “Satu orang tersangka kami anggap melarikan diri yaitu KTA,” ungkap Rizky.

Surya Darmawan merupakan 1 dari total 6 tersangka yang dinilai bertanggung jawab dalam dugaan rasuah pada proyek pembangunan instalasi rawat inap tahap III RSUD Bangkinang, Kabupaten Kampar.

Perkara ini, ditangani oleh jaksa penyidik Pidana Khusus Kejati Riau. Empat orang tersangka, sudah dihadapkan ke meja hijau dan sedang menjalani proses sidang di Pengadilan Tipikor Pada Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Mereka yaitu Emrizal selaku Project Manager, Abdul Kadir Jaelani sebagai Direktur PT Fatir Jaya Pratama, Mayusri selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Rif Helvi, Team Leader Management Konstruksi (MK) atau Pengawas.

Sementara Surya Darmawan dan 1 orang tersangka lagi bernama Kiagus Toni Azwarani, selaku Kuasa Direksi PT Gumilang Utama, kabur. Surya Darmawan menyerahkan diri setelah 8 bulan jadi buronan.

Dalam perkara ini, Surya Darmawan dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pemberantasan Korupsi, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Diketahui, kegiatan pembangunan ruang Irna tahap III di RSUD Bangkinang dilakukan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan. Pagu anggaran Rp46.662.000.000. Kegiatan pembangunan dilaksanakan oleh PT Gemilang Utama Allen selaku pemenang lelang dengan nilai kontrak sebesar Rp46.492.675.038.

Perusahaan ini diduga pinjam bendera. Management Konstruksi (pengawas) dilaksanakan oleh PT Fajar Nusa Konsultan selaku pemenang lelang. Sampai dengan berakhirnya jangka waktu pelaksanaan 22 Desember 2019 sesuai kontrak, pekerjaan tidak dapat diselesaikan penyedia.

Selanjutnya dilakukan perpanjangan waktu 90 hari kalender (sampai 21 Maret 2020) yang dituangkan dalam Addendum Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan. Akan tetapi pembangunan tetap tidak dapat diselesaikan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik oleh ahli fisik terdapat item-item pekerjaan sesuai kontrak yang tidak dikerjakan oleh penyedia. Seperti kamar mandi, lift yang belum dikerjakan, ada beberapa item yang tidak sesuai spek.

Dari perhitungan kerugian keuangan negara oleh auditor diperoleh nilai kerugian sebesar Rp8.045.031.044,14. Audit dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau.

Hasil penyidikan Pidana Khusus Kejati Riau, puluhan miliar anggaran proyek itu dinikmati oleh sejumlah pihak. Mulai dari Ketua KONI Kampar Surya Darmawan yang diduga sebagai makelar hingga Komisaris PT Fatir Jaya Pratama, Abdul Kadir Djailani.

Penyidik mengantongi aliran dana ke pihak tersebut yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Salah satunya bukti bonggol cek dan rekening koran PT Gemilang Utama Allen yang mengerjakan proyek ini.(RIAULINK)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PJ Wako Pekanbaru sidak pasar, Kamis (09/8/09/22). F : CAKAPLAH

    AWAL TAHUN, Harga Sembako Merangkak Naik di Bengkalis

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Harga sejumlah sembako di Pulau Bengkalis terpantau naik. Melonjaknya harga sudah berlangsung pasca Tahun Baru ini. Fluktuasi harga kebutuhan pokok tersebut seperti terpantau di Pasar Terubuk, Senin (09/01/23). Kenaikan terjadi sejak sepekan terakhir dan cukup signifikan terjadi pada harga cabai merah menyentuh harga Rp45 ribu perkilogram, sebelumnya kisaran Rp35 ribu. Meskipun akhir […]

  • ISTERI NELAYAN RUPAT Ditemukan Tewas, Suami Dalam Pencarian

    ISTERI NELAYAN RUPAT Ditemukan Tewas, Suami Dalam Pencarian

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    RUPAT, detak24.com –Seorang korban tenggelam di laut Rupat yakni Suri ditemukan tewas. Sementara suaminya, Alu masih dalam pencarian Tim SAR. Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terhadap pasutri nelayan yang hilang dihantam ombak di Perairan Tanjung Medang, Rupat Utara,, akhir membuahkan hasil, Rabu (09/11/22) petang. Sang isteri bernama Suri ditemukan tak jauh dari lokasi semula […]

  • FAP-Tekal Laporkan Kecelakaan Kerja di Kilang Pertamina Dumai ke Polisi, Ini Calon Tersangkanya!

    FAP-Tekal Laporkan Kecelakaan Kerja di Kilang Pertamina Dumai ke Polisi, Ini Calon Tersangkanya!

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Kecelakaan kerja di kilang Pertamina Dumai resmi masuk ranah hukum. FAP-Tekal melaporkan enam orang yang bertanggung jawab dalam insiden merenggut korban jiwa tersebut. Gelombang desakan atas insiden kecelakaan kerja maut yang merenggut nyawa seorang pekerja LS di area PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) RU II Dumai pada 18 Agustus 2025, memasuki […]

  • Pertamina Prabumulih Meledak, Dua Warga Tersambar Api

    Pertamina Prabumulih Meledak, Dua Warga Tersambar Api

    • calendar_month Selasa, 10 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    Prabumulih, detak24.com — Ledakan dan kebakaran yang terjadi di Pertamina Prabumulih, Sumsel disebabkan akumulasi uap gas (kondensat) di sekitar oil pit dan rawa. Dua warga yang tengah lewat ikut tersambar api. Senior Manager Pertamina EP Limau Field Zulfikar Akbar dalam keterangan pers, Selasa (10/05/22) mengatakan, ledakan kebakaran di Stasiun Kompresor Gas I (SKG) Desa Kemang […]

  • Irjenpol Napoleon Siksa dan Lumuri Wajah Korban dengan Tinja

    Irjenpol Napoleon Siksa dan Lumuri Wajah Korban dengan Tinja

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Jakarta, detak24.com – Mantan penghuni rumah tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, Herli Gusjati Riyanto menceritakan detik-detik terdakwa kasus dugaan penganiayaan Irjen Napoleon Bonaparte melumurkan tinja ke wajah Muhammad Kace.       Hal itu kemukakan saksi dalam sidang di PN Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (30/6). Mulanya, dari kursi terdakwa, Napoleon mencecar Herli terkait peristiwa pelumuran tinja ke muka Muhammad […]

  • Gempar Temuan Mayat Pria Tanpa Busana dalam Toilet SPBU di Desa Kasau Makmur Kampar 

    Gempar Temuan Mayat Pria Tanpa Busana dalam Toilet SPBU di Desa Kasau Makmur Kampar 

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Warga Desa Kasau Makmur, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, bernama Rianto MS (37) ditemukan meninggal dunia di dalam toilet SPBU pada Jumat (14/11/25) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Kapolsek Tapung Hulu, Iptu Riko Rizki Masri menjelaskan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal karena sakit. “Sebelum ditemukan meninggal, […]

expand_less