Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Kilang Pertamina Dumai Meledak, Diduga Masalah Teknis Hydrogen Plant 

Kilang Pertamina Dumai Meledak, Diduga Masalah Teknis Hydrogen Plant 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Ledakan Kilang Pertamina Dumai, Rabu (01/10/26) malam diduga masalah teknis pada Hydrogen Plant. Warga diminta tetap waspada.

Menurut informasi sementara, suara gemuruh pasca ledakan tersebut dipicu masalah teknis di bagian Hydrogen Plant. Dalam informasi yang juga beredar, warga diminta tetap waspada.

Area Manager Communication Relation & CSR Kilang Dumai, Agustiawan mengatakan tim pemadam saat ini fokus pada penanganan kejadian.

“Petugas penanganan diturunkan untuk dapat segera melakukan pemadaman ke lokasi kejadian untuk mengisolasi agar tidak meluas ke area lain,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang membuat masyarakat sekitar terganggu kenyamanannya.

“Mohon bantuan doa dari masyarakat, agar kejadian ini dapat segera kami tangani dengan baik,” harapnya dikutip dari sekilasriau.

Diberitakan,  Kilang Pertamina Dumai meledak, bunyi ledakan sangat kuat diperkirakan terdengar sampai ke Purnama, Rabu (01/10/25) malam sekitar pukul 20 45 WIB.

Kawasan jalan sekitar pagar kilang Pertamina hingga Jalan Makmur ramai dipadati warga. Sejumlah warga yang mempunyai anak bayi serta para lansia langsung mengungsi ke tempat aman.

Pantauan detak24com di Jalan Sibayak tepat di pinggir pagar kilang, bunyi ledakan kilang Pertamina seperti bom diledakkan, sebanyak dua kali. Sementara, dari dapur kilang terlihat api yang cukup besar.

Warga sekitar yang kaget dengan bunyi ledakan kuat tersebut, spontan keluar rumah dan lari ke tempat yang jauh. Para ibu yang punya anak bayi serta kaum lansia pergi mengungsi.

“Ledakan kilang Pertamina Dumai itu berasal dari dapur kilang. Sehingga menimbulkan api yang sangat besar,” ujar saksi di TKP.

Sementara, saksi lain menyebut bahwa bunyi usai ledakan dahsyat tersebut akan berakhir kalau uapnya sudah habis.

“Dulu pernah juga kejadian seperti ini. Bunyi setelah ledakan itu berakhir sampai pagi,” ungkap, Andi warga sekitar.

Hingga berita ini diterbitkan, bunyi gemuruh pasca ledakan masih terdengar. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Pandang Bulu, Perempuan Idiot pun Digasak Penjahat Kelamin 

    Tak Pandang Bulu, Perempuan Idiot pun Digasak Penjahat Kelamin 

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Seorang pria berinisial S alias Cicap (26), warga Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan ditangkap polisi. Ia diduga melakukan tindak pencabulan terhadap seorang wanita dewasa penyandang disabilitas. Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP I Gede Eka Yoga Pranata mengungkapkan, penangkapan terhadap S dilakukan pada Kamis (04/09/25) sekitar pukul 23.00 WIB, di kediamannya. Aksi pencabulan […]

  • Cokok Dua Tersangka, BC Amankan Puluhan iPhone dan Rokok Ilegal di Bukitbatu 

    Cokok Dua Tersangka, BC Amankan Puluhan iPhone dan Rokok Ilegal di Bukitbatu 

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Bea Cukai Bengkalis bersama BC Riau melakukan penindakan terhadap penyelundupan rokok dan smartphone ilegal di Provinsi Riau. Sesuai rilis yang diterima redaksi detak24com, Kamis (24/10/24), aksi penegakan hukum ini dilakukan pada hari Jumat (11/10/2024) di Jalan Arifin Ahmad, Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Penindakan ini merupakan hasil kerjasama antara Bea […]

  • Koruptor Anggaran Makan Minum DPRD Pringsewu Lampung Divonis Setahun Penjara

    Koruptor Anggaran Makan Minum DPRD Pringsewu Lampung Divonis Setahun Penjara

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Bandarlampung, detak24.com – Kasubbag Fasilitasi dan Koordinasi Sekretariat DPRD Pringsewu Sri Wahyuni, divonis setahun penjara serta denda sebesar Rp50 juta subsidiair tiga bulan kurungan. Terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp311.821.300, yang telah dititipkan kepada penuntut umum. Sidang digelar secara virtual di Pengadilan Tipikor PN Tanjung Karang, Kamis 10/03/2). Dipimpin oleh […]

  • DUH! WN Malaysia Overstay 23 Hari, Terpaksa Dideportasi

    DUH! WN Malaysia Overstay 23 Hari, Terpaksa Dideportasi

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    DUMAI, detak24.com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai kembali mendeportasi seorang Warga Negara (WN) Malaysia berinisial NF ke negara asalnya, Kamis (08/12/22). Tindakan tegas dilakukan karena NF sudah melebihi izin tinggal atau overstay di Indonesia selama 23 hari.iPhak Imigrasi Dumai memastikan yang bersangkutan melanggar Pasal 78 ayat 1 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang […]

  • JPU Kejari Dumai Antonius membaca tuntutan perkara korupsi dana zakat di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru. F : CAKAPLAH.COM

    Koruptor Uang Zakat Dumai Dituntut Dua Tahun Penjara, Sidang di Pekanbaru

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    Dumai, detak24.com – Zulfikar, karyawan Baznas Kota Dumai dituntut pidana penjara selama 2 tahun. Terdakwa terbukti menilap dana dari amil zakat pada RSUD setempat tahun 2019 dan 2020 sebesar Rp 190.283.330. Tim JPU Kejari Dumai, Herlina Samosir dan Antonius menyatakan terdakwa bersalah melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 […]

  • Mafia PETI Merajela di Perbatasan Tapsel-Madina, Mahasiswa Desak Polda Sumut Usut Tuntas 

    Mafia PETI Merajela di Perbatasan Tapsel-Madina, Mahasiswa Desak Polda Sumut Usut Tuntas 

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA Madina) Pekanbaru menyoroti maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Asak Jarum yang disebut-sebut melibatkan puluhan alat berat dan menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat, terkait konsistensi dan efektivitas penegakan hukum di kawasan tersebut. Ketua Umum IMA Madina […]

expand_less