Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Dua Warga Diteror hingga Tewas, Sengketa Lahan di Meranti Pandak Rumbai Berujung Maut

Dua Warga Diteror hingga Tewas, Sengketa Lahan di Meranti Pandak Rumbai Berujung Maut

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Dua orang warga Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru dilaporkan tewas pasca mencuatnya kasus sengketa lahan di wilayah tersebut.

Warga Kecamatan Rumbai mendatangi Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pekanbaru. Kedatangan warga mengadukan terkait sengketa lahan yang telah ditempati warga sejak puluhan tahun lalu, Selasa (22/09/26).

Persoalan ini sudah bergulir sejak lama. Beberapa warga dijadikan tersangka dalam masalah ini. Dua warga yang ditetapkan tersangka meninggal dunia diduga mengalami tekanan mental.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan Zulkardi, mengatakan bahwa persoalan bermula adanya klaim sebuah perusahaan bahwa ada penggunaan lahan tanpa izin seluas kurang lebih 2,1 hektare oleh warga.

Lahan yang menjadi objek sengketa berada di kawasan Jalan Pesisir, Gang Rumbio, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai. Di lokasi itu, ada sekitar 80 Kepala Keluarga (KK) atau lebih dari 400 jiwa telah menempati dan mengelola lahan tersebut menggunakan surat alas hak/segel turun-temurun sejak tahun 1960-an.

Namun belakangan, sebuah perusahaan mengklaim kepemilikan lahan tersebut berdasarkan Hak Guna Bangunan (HGB) terbitan tahun 2010, yang kemudian memicu pelaporan hukum terhadap beberapa warga.

“Setelah ditetapkan tersangka ibu Sri Wahyuni terganggu fisikisnya, bahkan ada ancaman-ancaman WA (WhatsApp) yang masuk ke masyarakat yang mengganggu mental korban, sehingga dia meninggal dunia,” kata Zulkardi, Selasa (22/09/26).

Pihaknya sudah menyampaikan kepada masyarakat untuk membuat surat dan akan membawa persoalan ini ke DPR RI. “Akan kita bawa ini hearing ke DPR RI. Karena kan kemarin sudah hiring nih di DPRD Kota Pekanbaru. Belum ada progresnya. Jadi kita ingin bagaimana masyarakat ini tidak ditakuti oleh mafia,” tegasnya.

Ia menyebut, hingga kini sudah dua warga meninggal dunia sejak dijadikan tersangka. Ia berjanji akan turun langsung ke masyarakat Meranti Pandak, untuk cek langsung kondisi di lapangan.

“Kita ingin menggali lebih dalam kronologi bagaimana masyarakat ini kok bisa meninggal setelah ditersangkakan. Dan ini kemungkinan dugaan saya ada mafia-mafia tanah yang hari ini mau mencoba mengusik dan mengusir kampung yang ada di sana,” jelasnya.

Ia menyebut, persoalan ini harusnya clear and clean. Sebab, kata dia, yang namanya ada objek bersengketa harus diselesaikan terlebih dahulu perdatanya.

Ia menjelaskan, persoalan lahan di Rumbai ini telah berlangsung sejak lama. Ia menyebut kawasan tersebut sudah ditempati masyarakat sejak tahun 1960-an dan telah terdapat sejumlah bangunan milik warga. Karena itu, ia mempertanyakan bagaimana sertifikat hak guna bangunan (SHGB) dapat diterbitkan di atas lahan yang telah lama dihuni masyarakat.

“Masalah di Rumbai ini, sejak tahun 1960 sudah ditempati masyarakat dan sudah ada bangunan-bangunan masyarakat. Kenapa bisa terbit SHGB,” jelasnya.

Ia menduga terdapat praktik mafia tanah dalam proses penerbitan SHGB. Namun, dugaan tersebut menurutnya masih perlu dibuktikan melalui proses hukum dan pemeriksaan terhadap dokumen penerbitan SHGB.

Ia juga menyampaikan, masyarakat meminta DPRD Kota Pekanbaru memfasilitasi penyampaian laporan mereka kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kata dia, masyarakat bahkan berencana menggalang dukungan untuk berangkat ke Jakarta guna menyampaikan persoalan tersebut.

Menurutnya, hal utama yang perlu dipastikan adalah dasar penerbitan SHGB tersebut. Setiap SHGB harus memiliki alas hak yang jelas, baik berasal dari hak atas tanah tertentu maupun tanah negara sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita mau memastikan alas hak SHGB yang diterbitkan oleh perusahaan ini apa? Apakah berasal dari APL, sertifikat hak milik, atau tanah negara? Sampai hari ini kami belum mengetahui secara jelas alas hak penerbitan SHGB tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, persoalan tersebut perlu ditangani secara transparan agar tidak kembali menimbulkan korban di tengah masyarakat. Ia menyebut adanya warga yang merasa takut dan mendapat intimidasi melalui pesan WhatsApp terkait persoalan lahan tersebut.

Untuk memberikan pendampingan, Fraksi PDI Perjuangan, menurutnya, akan membantu masyarakat melalui Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan.

“Pendampingan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat menghadapi persoalan hukum yang mereka hadapi,” pungkasnya seperti diwartakan cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • POLISI Cokok Pengedar Narkoba di Logas Kuansing, Terciduk Saat Bungkus Sabu

    POLISI Cokok Pengedar Narkoba di Logas Kuansing, Terciduk Saat Bungkus Sabu

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    TELUKKUANTAN, detak24com – Tim Opsnal Polres Kuansing menangkap seorang pengedar narkoba inisial I (39) warga Desa Rambahan Kecamatan Logas Tanah Darat. Tersangka diciduk sedang membungkus paket sabu dan ganja. Menurut Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito, melalui Kasat Resnarkoba IPTU Novris H Simanjuntak, Kamis (13/07/23), tersangka ditangkap Rabu (12/07/2023) malam sekira pukul 23.00 WIB di […]

  • INFO BMKG : Gempa Tuban 6.6 SR Terasa hingga Pelabuhan Ratu, Cek Dampak dan Kronologinya!

    INFO BMKG : Gempa Tuban 6.6 SR Terasa hingga Pelabuhan Ratu, Cek Dampak dan Kronologinya!

    • calendar_month Jumat, 14 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    JATIM, detak24com – Info BMKG gempa Tuban berkekuatan 6,6 SR mengguncang Jawa Timur hingga terasa ke Pelabuhan Ratu serta wilayah Jawa Barat. “Deep focus earthquake laut Jawa dipicu slab pull activity,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, kepada wartawan, Jumat (14/04/23). BMKG menerangkan gempa ini terasa hingga Garut, Pelabuhan Ratu, Bayah, Malingping, […]

  • Asesmen Direksi Bank Riau Kepri Tabrak Prosedur Berlaku, Gubri SF Hariyanto Berang

    Asesmen Direksi Bank Riau Kepri Tabrak Prosedur Berlaku, Gubri SF Hariyanto Berang

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto menegaskan, asesmen direksi pada BUMD PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah akan kembali dibuka. “Akan kita ulang (Asesmen direksi BRK Syariah),” tegas SF Hariyanto, Senin (5/1/2026). Hal ini menimbang sejumlah nama yang dikirimkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BRK […]

  • DUA Tewas, Travel Tabrak Colt Diesel di Sungai Salak Tempuling

    DUA Tewas, Travel Tabrak Colt Diesel di Sungai Salak Tempuling

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Dua penumpang travel tewas dalam insiden kecelakaan maut di jalan lintas provinsi Kelurahan Sungai Salak, Tempuling Inhil, Rabu (03/04/24) pagi. Kapolres Inhil melalui Kasat Lantas AKP Y Yudi Indranaldi mengatakan, korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut yakni penumpang travel atas nama Siti Amsanita (65) dan Mayar (33). Sementara supir atas nama Randa […]

  • Polisi Bongkar Sindikat Peredaran Sabu di Sungai Sembilan, Dua Terciduk 

    Polisi Bongkar Sindikat Peredaran Sabu di Sungai Sembilan, Dua Terciduk 

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com  – Polisi menangkap dua orang saat membongkar sindikat peredaran sabu di Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai. Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum Kota Dumai. Dalam operasi yang dilaksanakan pada Rabu, 7 Mei 2025, dua pria berinisial E dan A berhasil diamankan bersama sejumlah barang […]

  • Raja Juli Antoni Jabat Wamen ATR/BPN, Ukir Sejarah

    Raja Juli Antoni Jabat Wamen ATR/BPN, Ukir Sejarah

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Jakarta, detak24.com – Politikus muda Raja Juli Antoni menorehkan sejarah. Ia menjadi orang pertama Kuantan Singingi (Kuansing) Riau yang menjadi Wakil Mentri (Wamen). Raja Juli Antoni dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Wamen Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Istana Negara, Rabu ( 15/06/22). Bersama dirinya juga dilantik Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan. […]

expand_less