Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » TUNTUT Rekrutmen Naker Lokal, Pemuda Merbau Geruduk PT ITA EMP Kurau

TUNTUT Rekrutmen Naker Lokal, Pemuda Merbau Geruduk PT ITA EMP Kurau

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24com – Gerakan Pemuda Merbau Bersatu  Kepulauan Meranti geruduk PT ITA (Imbang Tata Alam) EMP Kurau. Massa menuntut perusahaan merekrut naker lokal.

Aksi yang digelar di depan PT ITA EMP Kurau pada Selasa (14/05/24) tersebut diikuti oleh ratusan massa aksi yang dikoordinir oleh Zuriyadi Fahmi selaku kordinator umum dan Rizaldi Ilham sebagai koordinator lapangan.

Zuriyadi Fahmi selaku koordinator umum aksi mengatakan bahwa dalam aksi tersebut pihaknya membawa aspirasi masyarakat merbau yang menuntut kesejahteraan kepada PT ITA.

“Hadirnya perusahaan di wilayah Kecamatan Merbau ini kami harapkan mampu membawa kesejahteraan masyarkat setempat. Namun nyatanya perusahaan dinilai lalai untuk mensejahterakan masyarakat setempat,” tegasnya.

Adapun tuntutan yang dilayangkan oleh massa aksi diantaranya :

1. Meminta PT. ITA segera membuka lowongan kerja untuk driver/supir yang berjumlah 16 Unit Mobil di Kurau.

2. Menuntut PT ITA untuk tidak menganaktirikan Kecamatan Merbau dalam hal perekrutan tenaga kerja dan apabila ada pekerjaan khusus di Kecamatan Merbau maka yang boleh melamar hanya KTP Kecamatan merbau dan Kecamatan lain di ring 1 tidak boleh dibuka.

3. Mengembalikan transportasi umum khususnya untuk Karyawan PT ITA yaitu bus karyawan sehingga Kesehatan dan keselamatan tenaga kerja putra daerah bisa lebih terjaga.

4. Meminta PT. ITA menyediakan ambulance darat dan laut untuk kepentingan urgent masyarakat Kecamatan Merbau.

5. Meminta mobil pemadam kebakaran di PT. ITA wajib standby di Area Pedas

6. Meminta kepada PT. ITA membuka program PPLK untuk untuk putra daerah Kecamatan merbau

7. Menyediakan transportasi anak sekolah dari sagu-sagu ke Teluk Belitung

8. Meminta kepada PT ITA untuk lebih mengutamakan Putra Daerah menjadi vendor di setiap kegiatan PT ITA

9. Meminta data subkon yang ada sebagai vendor di PT. ITA

Lebih lanjut disebutkan oleh Zuriyadi Fahmi bahwa hanya dua dari sembilan tuntutan massa aksi yang dijawab oleh PT ITA dan tertuang dalam berita acara kesepakatan.

Sementara itu, Bonar Ari Nindito selaku Manager Area PT. ITA EMP Kurau dalam berita acara kesepakatan menyatakan bahwa terkait dengan tuntutan mengenai pembukaan lowongan tenaga kerja supir untuk 16 unit kendaraan operasional lapangan PT ITA, sampai saat ini manajemen belum dapat memenuhi permohonan tersebut.

Terkait dengan adanya stigma yang menyebutkan bahwa pihak perusahaan menganaktirikan masyarakat Kecamatan Merbau, pihaknya menyatakan bahwa hal tersebut tidak benar.

“Kita tidak menganaktirikan masyarakat Merbau, buktinya dalam setiap penerimaan tenaga kerja, tenaga skilled terbuka untuk 3 wilayah operasional ring-1 dan untuk non-skilled diserahkan kepada wilayah operasional proyek berada,” jelas Bonar.

Dijelaskan juga dalam berita acara kesepakatan, untuk poin tuntutan nomor 3 sampai dengan nomor 9 akan dijawab oleh field operation PT. ITA dalam waktu 7×24 jam.

Zuriyadi fahmi lebih lanjut mengatakan bahwa terkait belum dijawabnya poin nomor 3 sampai 9, meminta agar pihaknya difasilitasi untuk bertemu dengan pihak GM PT ITA di Jakarta.

“Kami minta agar dapat difasilitasi, agar kami bisa langsung berkoordinasi dengan Pihak GM PT ITA di Jakarta dan diberikan waktu 7×24 jam untuk merespon surat yang kami layangkan, terhitung dari surat diterima. Apabila dalam waktu tersebut tidak ada tanggapan maka kami mengancam akan melakukan aksi lanjutan dengan membawa masa lebih ramai pada hari ini,” tutup Fahmi.

Turut hadir dalam aksi tersebut unsur pengamanan dari Polres Meranti yang dipimpin langsung oleh Kompol Yudi Setiawan, SH, MH (Kabagops Polres Kepulauan Meranti), Aguslan (Kapolsek Merbau) dan personil, Kapten ARH Efri Nasution (Koramil Merbau), dan pihak pengamanan dari Security PT. ITA . Turut hadir pula Bonar Ari Nindito selaku Manager Area PT ITA EMP Kurau, Wawan Wiranto selaku pihak PT SAS, dan Arif selaku pihak PIK R. (*)

Reporter : Dion

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di  https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Lebaran, Harga Ayam dan Cabai Melonjak di Pasar Belantik Siak

    Usai Lebaran, Harga Ayam dan Cabai Melonjak di Pasar Belantik Siak

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Harga ayam dan cabai naik drastis di Pasar Belantik usat Lebaran. Kondisi tersebut mengakibat warga terpaksa mengurangi belanja. Aktivitas jual beli di Pasar Belantik, Kabupaten Siak mulai kembali bergeliat setelah perayaan Lebaran. Namun, masyarakat masih harus menghadapi tingginya harga sejumlah bahan pokok yang belum juga stabil. Lonjakan harga ini dipicu oleh terbatasnya […]

  • Bupati Bengkalis Buka Pelatihan Unit Kompetensi Gelombang Ke-III Tahun 2022 Disnakertrans

    Bupati Bengkalis Buka Pelatihan Unit Kompetensi Gelombang Ke-III Tahun 2022 Disnakertrans

    • calendar_month Kamis, 10 Nov 2022
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 19Komentar

    DURI, detak24.com – Bupati Bengkalis Kasmarni S.Sos M.MP, Kamis (10/11/22) siang bertempat di Hotel Surya, Duri membuka kegiatan Pelatihan Unit Kompetensi Gelombang Ke-III Tahun 2022 untuk jurusan Diksar Satpam, Teknisi Instalasi Listrik, Teknisi, Sepedamotor dan Teknisi Servis AC yang dilaksanakan Disnakertrans Kabupaten Bengkalis. ” Kompetensi merupakan sesuatu yang penting dimiliki setiap tenaga kerja sebelum memasuki […]

  • INFO BMKG : Waspadai Hujan Petang hingga Dini Hari di Sebagian Riau

    INFO BMKG : Waspadai Hujan Petang hingga Dini Hari di Sebagian Riau

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi mengguyur Riau, Kamis (08/12/22). Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru Sanya Gautami mengatakan hujan sudah mengguyur Riau sejak pagi hari dan akan kembali mengguyur Riau pada sore hingga dini hari. “Hujan bersifat tidak merata hanya terjadi di […]

  • Polisi Ciduk Belasan Geng Motor Pekanbaru, Patroli Sampai Pagi

    Polisi Ciduk Belasan Geng Motor Pekanbaru, Patroli Sampai Pagi

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Geng motor kembali muncul dan meresahkan masyarakat Kota Pekanbaru. Mereka beraksi di tempat sepi terutama pada malam hari. Bahkan, tidak segan melukai korbannya dengan senjata tajam, seperti yang terjadi di Jalan Paus akhir pekan lalu. Terkait kembali munculnya geng motor dan adanya laporan dari masyarakat, Polresta Pekanbaru bersama Polsek melakukan patroli Penindakan […]

  • PN Dumai Tolak Prapid Tersangka Ledakan Kilang Dumai, Polda Riau Ambil Langkah Ini!

    PN Dumai Tolak Prapid Tersangka Ledakan Kilang Dumai, Polda Riau Ambil Langkah Ini!

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Dua tersangka ledakan kilang Pertamina Dumai dari tiga orang ditetapkan, mengajukan gugatan praperadilan ke pengadilan. Kedua tersangka, masing-masing berinisial W dan IR, adalah pekerja PT BKI (Badan Kualifikasi Indonesia) yang bertugas melakukan pemeriksaan ketebalan pipa di kilang tersebut. Keduanya merupakan pelaksana pekerjaan yang terlibat dalam kegiatan pembongkaran di area yang diduga bocor […]

  • SUSPEK Flu Burung, Ratusan Ayam Mati Mendadak di Desa Koto Masjid Kampar

    SUSPEK Flu Burung, Ratusan Ayam Mati Mendadak di Desa Koto Masjid Kampar

    • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    KAMPAR, detak24.com – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau mengambil sampel ratusan ayam mati mendadak di Desa Koto Masjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar yang diduga mati akibat virus flu burung. “Iya, kita sudah ambil sampel ayam mati di Desa Koto Masjid, dan sampelnya juga sudah kirim ke Laboratorium Balai Veteriner (BVET) Bukittinggi,” […]

expand_less