Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PRADA INDRA Tewas Dianiaya Senior, Begini Kronologinya!

PRADA INDRA Tewas Dianiaya Senior, Begini Kronologinya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 23 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com – TNI Angkatan Udara (AU) menjelaskan perihal penanganan kasus kematian Prada Muhammad Indra Wijaya, prajurit Komando Operasi Udara (Koopsud) III Biak, Papua.

Kronologi yang dimaksud dimulai sejak awal Prada Indra ditemukan pingsan, dinyatakan meninggal, dipulangkan ke pihak keluarga hingga diautopsi, dan penyidikan.

Prada Indra semula diduga meninggal dunia karena mengalami henti jantung yang dipicu dehidrasi usai bermain futsal. Namun kemudian Koopsud III mendapati keterangan dari rekan-rekan korban soal adanya tindak kekerasan dari senior.

“Saya ingin tegaskan TNI AU tidak mentolerir setiap kesalahan oknum prajurit. Kita tidak menutupi kejadian ini. Komitmen kami akan memberikan sanksi tegas apabila ada oknum prajurit yang melakukan pelanggaran hukum maupun aturan,” tegas Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispen AU) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, kepada detikcom, Rabu (23/11/22)

Berikut Kronologinya

18 November 2022

Para prajurit Tamtama di Koopsud III bermain futsal di malam hari. Prada Indra turut bermain futsal dengan seniornya.

Kemudian usai bermain futsal, Prada Indra ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri oleh rekannya. Prada Indra lalu dilarikan ke rumah sakit dan mendapat tindakan medis hingga dipasangi alat pacu jantung.

“Kejadian itu tanggal 18, anak-anak Tamtama, senior satu klik almarhum, mereka ini olahraga futsal malam hari. Malamnya itu, berdasarkan cerita awal, Indra ini di kamarnya ditemukan tidak sadar. Dibawalah almarhum ke rumah sakit, dicek. Diambil tindakan-tindakan medis untuk menyadarkan, termasuk dengan alat pacu jantung, ternyata tidak respons,” jelas Indan.

19 November 2022 subuh

Dokter menyatakan Prada Indra meninggal dunia. Dokter mengatakan terjadi henti jantung pada Prada Indra.

Saat itu, pihak Koopsud III baru mendapat keterangan terbatas soal Prada Indra. Yakni bermain futsal, kemudian ditemukan pingsan di kamar. Sehingga dugaan awal Prada Indra meninggal karena dehidrasi.

“Tanggal 19 subuh, dokter menyatakan ini ada henti jantung, kemungkinan karena dehidrasi. Kenapa penjelasannya seperti itu? Karena ini kan habis futsal. Kemudian informasi meninggalnya almarhum dikabarkan lewat telepon ke keluarga oleh pejabat di Koopsud III,” kata Indan.(dtc)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • CERAMAH di Jateng, Din Syamsuddin: Jangan Taati Pemimpin Pembohong!

    CERAMAH di Jateng, Din Syamsuddin: Jangan Taati Pemimpin Pembohong!

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEMALANG, detak24com – Pesan khusus disampaikan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin kepada warga Muhammadiyah dalam memilih calon pemimpin. Dia menekankan agar pemimpin pembohong tidak ditaati. Pesan itu disampaikan dalam acara ceramah di harapan 6 ribu warga Muhammadiyah di Klegen, Comal, Pemalang, Jawa Tengah pada Sabtu lalu (5/8). Turut hadir dalam ceramah tersebut sejumlah […]

  • Emak emak dan Pria Muda Terpergok Berduaan di Sebuah Warung Daerah Tapung, Ternyata..

    Emak emak dan Pria Muda Terpergok Berduaan di Sebuah Warung Daerah Tapung, Ternyata..

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TAPUNG, detak24com – Polisi memergoki emak emak dan pria muda di sebuah warung Jalan Lintas Petapahan Dusun II Kota Batak, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung. Informasi dirangkum Kamis (24/04/25), saat ketahuan menyimpan narkotika, kedua tersangka berinisial RM (49) dan laki-laki JP (23) langsung diangkut ke kantor polisi. Mereka diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu di […]

  • Pasokan Langka Harga Melonjak, MinyaKita Tembus Rp 20 Ribu per Liter di Pekanbaru 

    Pasokan Langka Harga Melonjak, MinyaKita Tembus Rp 20 Ribu per Liter di Pekanbaru 

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Selain pasokan langka, harga Minyakita di Pekanbaru melonjak drastis. Per liter dijual mencapai Rp 20 ribu. Lonjakan harga minyak goreng subsidi Minyakita di Kota Pekanbaru memicu respons cepat pemerintah daerah. Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Harga Pangan langsung turun ke lapangan untuk menelusuri penyebab harga yang melampaui batas resmi pemerintah. Inspeksi mendadak […]

  • Semangat Sumpah Pemuda ke-98, Jalin Kekompakan dan Kebersamaan 554 RT se Kota Dumai 

    Semangat Sumpah Pemuda ke-98, Jalin Kekompakan dan Kebersamaan 554 RT se Kota Dumai 

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24.com – Forum RT se Kota Dumai turut serta dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke- 98 Tahun 2026 di Taman Bukit Gelanggang, Rabu (28/10/26). Forum RT kini membawahi 554 RT se Kota Dumai. Forum ini memandang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke- 98 menjalin semangat bersatu, melayani, sinergi dengan Pemerintah. “Dengan keberadaan Forum […]

  • PASCA Longsor Kelok 9, Jalan Lintas Riau-Sumbar Dua Arah Sudah Normal

    PASCA Longsor Kelok 9, Jalan Lintas Riau-Sumbar Dua Arah Sudah Normal

    • calendar_month Senin, 1 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    LIMAPULUHKOTA, detak24com – Sempat putus dan buka tutup, akhir jalan lintas Riau – Sumbar dekat Kelok 9 norma kembali. Kaposyan Kelok Sembilan, Polres Lima Puluh Kota, Iptu Monrizal mengatakan, Jalur Sumbar-Riau, Aie Putih sebelum Jembatan Kembar jelang Kelok Sembilan, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota telah bisa dilewati dua arah. “Situasi terkini di lokasi longsor, […]

  • SEMPENA Waisak, 79 Narapidana di Riau Dapat Remisi, 2 Orang Langsung Bebas

    SEMPENA Waisak, 79 Narapidana di Riau Dapat Remisi, 2 Orang Langsung Bebas

    • calendar_month Sabtu, 3 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Riau memberikan remisi khusus (RK) atau pengurangan masa hukuman kepada 79 narapidana beragama Buddha dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak, Ahad (4/6/2023). Dua di antaranya langsung bebas. “Tahun ini kita memberikan Remisi Waisak kepada 79 orang warga binaan,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Mhd Jahari […]

expand_less