Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Viral Seleksi Sekda Dumai, Ada Calon Mundur hingga Isu Pemenang Sudah Dikantongi Wako!

Viral Seleksi Sekda Dumai, Ada Calon Mundur hingga Isu Pemenang Sudah Dikantongi Wako!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Assesmen jabatan Sekda Kota Dumai menuai sorotan publik. Sejumlah kalangan menilai seleksi hanya sebatas formalitas, lantaran nama pemenang disebut-sebut sudah dikantongi Wako.

Informasi dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, sejumlah peserta seleksi bahkan sudah pesimis dengan hasil akhir. Mereka menilai Panitia Seleksi (Pansel) Sekda tidak sepenuhnya independen, sehingga proses yang semestinya berbasis meritokrasi justru dinilai sarat kepentingan.

Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen?

Pasca akan ditinggalkan oleh H. Indra Gunawan yang memasuki masa pensiun, posisi Sekretaris Daerah kini menjadi rebutan. Sebanyak tujuh calon Sekda Kota Dumai mengikuti tahapan asesmen kompetensi manajerial Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang dilaksanakan pada Senin–Selasa, 13–14 Oktober 2025 di Pekanbaru.

Tujuh calon itu antara lain, Budi Hasnul (Kepala Bappeda), Fahmi Rizal (Kepala Bapenda), Muhammad Yunus (Asisten Pemerintahan/Plt Kadis Kominfotiksan), Said Effendi (Kadis Perhubungan), H Syaiful (Kadis Kesehatan), Hj Yusmanidar (Asisten Perekonomian), dan Zulkarnaen (staf Pemko Dumai, mantan Kadis Perdagangan).

Namun, dari ketujuh nama itu, beredar isu bahwa satu calon yang kini menjabat kepala dinas menyatakan mundur dari seleksi karena kecewa dengan dinamika proses. Informasi tersebut diperkuat oleh sumber internal di Pemko Dumai yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

“Said Perhubungan (Said Effendi) tidak hadir,” ungkap sumber yang merupakan pejabat eselon II di Pemko Dumai, Senin (13/10/25) malam kepada Redaksi Grup Bersama.

Sumber itu menyebutkan, ketidakhadiran Said Effendi pada tahap asesmen manajerial di Pekanbaru menjadi sinyal kuat adanya kekecewaan terhadap proses seleksi yang dianggap tidak transparan. Padahal, sebelumnya Panitia Seleksi yang diketuai H Ilyas Husti telah mengumumkan tujuh nama yang dinyatakan lolos administrasi.

Pemerhati Sosial Kota Dumai, Mufaidnuddin turut angkat suara. Ia menilai Pansel tidak sepenuhnya independen, dan menuding adanya aroma intervensi dalam proses tersebut.

“Kalau lihat arah prosesnya, kayaknya sudah bisa ditebak siapa yang bakal terpilih. Banyak yang bilang nama itu sudah disetujui wali kota jauh sebelum asesmen dimulai,” kata Mufaidnuddin, Selasa (14/10/25).

Menurutnya, krisis kepercayaan publik terhadap seleksi jabatan tinggi pratama harus menjadi alarm bagi pemerintah daerah. “Kalau publik sudah menilai prosesnya formalitas, artinya ada krisis kepercayaan. Ini berbahaya bagi sistem merit ASN dan semangat reformasi birokrasi,” tegasnya.

Posisi Sekretaris Daerah merupakan jabatan strategis yang berperan sebagai motor penggerak birokrasi dan pengendali kebijakan administratif di lingkungan Pemerintah Kota Dumai. Karena itu, publik menaruh perhatian besar terhadap proses pengisian jabatan tersebut.

Isu lain yang beredar menyebutkan, jika Said Effendi benar mundur, maka Fahmi Rizal, Kepala Bapenda Dumai, disebut-sebut menjadi kandidat terkuat menggantikan H Indra Gunawan. Keduanya disebut memiliki kedekatan dengan Walikota Dumai, dan telah lama digadang-gadang bakal bersaing ketat memperebutkan posisi Sekda.

Namun, di mata publik dua nama tersebut dinilai unggul bukan karena kompetensi, melainkan karena faktor kedekatan politik dan personal dengan kepala daerah.

“Kalau benar proses ini sudah diskenariokan sejak awal, maka semangat meritokrasi dan reformasi birokrasi yang digaungkan pemerintah pusat kembali tercoreng di daerah,” pungkas Mufaidnuddin. (*) 

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Massa PMII Geruduk DPRD Riau, Tuntut Proses Lahan Sawit Ilegal 1,9 Juta Ha

    Massa PMII Geruduk DPRD Riau, Tuntut Proses Lahan Sawit Ilegal 1,9 Juta Ha

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Puluhan massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) unjuk rasa di depan gedung DPRD Riau, Senin (10/02/25). Dalam aksi demonstrasi itu, mahasiswa menuntut dan meminta para wakil rakyat menyelesaikan permasalahan dugaan lahan sawit ilegal seluas 1,9 juta hektar di Provinsi Riau. “Kami minta DPRD Riau agar mengevaluasi seluruh izin kepemilikan lahan oleh korporasi […]

  • BBM Naik, Aliansi Komunitas Driver Online Tuntut Kenaikan Tarif

    BBM Naik, Aliansi Komunitas Driver Online Tuntut Kenaikan Tarif

    • calendar_month Minggu, 4 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang telah diumumkan oleh pemerintah, Sabtu 3 September 2022. Kebijakan ini dinilai sangat membebani masyarakat. Khususnya para pelaku usaha transportasi, termasuk driver online. Ketua Komunitas MTB-Cymot Cak Khozim mengatakan, Aliansi Komunitas Driver Online Pekanbaru meminta kepada aplikator yang ada, untuk dapat menaikkan tarif. Jika hal ini tidak […]

  • MALING Mesin Air dan Pipa Besi di Jalan Melur Terekam CCTV

    MALING Mesin Air dan Pipa Besi di Jalan Melur Terekam CCTV

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Dua orang maling bernama Eko (37) dan Riyon (30) mendekam di balik jeruji besi lantaran mencuri 1 buah mesin air dan 3 buah pipa besi scaffolding di Jalan Melur, Pekanbaru. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan, dikutip Kamis (16/02/23), mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Senin (30/1/2023) di rumah korban Jalan Melur, […]

  • Polda Tetapkan Oknum Pegawai BC Tembilahan  Tersangka Penembakan H Permata Cs

    Polda Tetapkan Oknum Pegawai BC Tembilahan Tersangka Penembakan H Permata Cs

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Penyidik Ditreskrimum Polda Riau menetapkan oknum pegawai Bea Cukai (BC) Tembilahan tersangka penembakan Jumhan alias H Permata Cs. Oknum pegawai BC Tembilahan berinisial B ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan yangg terjadi hampir dua tahun lalu. Penyidik telah memeriksa saksi-saksi, termasuk Kepala Bea Cukai Tembilahan, Inhil, Ari Wibawa Yusuf, dan Kepala Seksi (Kasi) […]

  • POLISI Gerebek Pabrik Ekstasi di Pangeran Hidayat Pekanbaru

    POLISI Gerebek Pabrik Ekstasi di Pangeran Hidayat Pekanbaru

    • calendar_month Rabu, 25 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Pasca terungkapnya peredaran 60 butir ekstasi, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru berhasil mengungkap sumbernya yakni home industri. Tempat pembuatan barang haram itu berada di  Jalan Pangeran Hidayat, Pekanbaru. Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Manapar Situmeang. mengatakan, ada dua pelaku yang diamankan seorang pria inisial S alias Pak Ar (58) dan PY alias Yusni […]

  • Nahas, Hariyanto Jatuh dan Meregang Nyawa Saat Berjalan di Lokasi Banjir Pelalawan 

    Nahas, Hariyanto Jatuh dan Meregang Nyawa Saat Berjalan di Lokasi Banjir Pelalawan 

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Nasib apes dialami pria paruh baya bernama Hariyanto (54). Ia terpaksa meregang nyawa usai jatuh saat berjalan di lokasi banjir Pelalawan. Peristiwa menggemparkan itu terjadi pada Senin (27/01/25) petang sekitar pukul 14.00 WIB. Dimana, korban sedang berjalan kaki di ruas jalan yang digenangi banjir Desa Kemang, Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. Diketahui, banjir […]

expand_less