Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Akses Jalan Buruk, Warga Mekar Sari Dumai Kesulitan Jual Hasil Pertanian

Akses Jalan Buruk, Warga Mekar Sari Dumai Kesulitan Jual Hasil Pertanian

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Akses jalan buruk, menyebabkan hasil panen sektor pertanian tanaman pangan di daerah sentra Dumai sulit dipasarkan.

Seperti yang terjadi di Kelurahan Mekar Sari, Dumai Selatan. Masyarakat sulit memasarkan hasil pertanian, karena kondisi jalan buruk.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Dumai Selatan, M Jais yang dihubungi wartawan menjelaskan, potensi sektor pertanian tanaman pangan yang dimiliki di Kelurahan Mekar Sari, dinilai cukup besar.

Hanya saja, untuk mengembangkan usaha yang sedang diupayakan masyarakat sedikit terhambat lantaran kurang didukung oleh sarana jalan.

Di mana, lanjut Jais, jalan yang menghubungkan antara Kelurahan Mekar Sari dengan Kelurahan Bagan Keladi, saat memasuki musim penghujan, kondisinya sulit untuk tempuh oleh masyarakat masyarakat. Terutama saat sedang melangsir dan membawa hasil-hasil panen pertanian untuk diangkut ke pasaran.

”Kondisi jalanya berupa jalan tanah. Kalau sudah diguyur hujan jadi kubangan lumpur dan sulit untuk dilewati oleh masyarakat terlebih saat membawa hasil-hasil pertanian,” kata Jais, dirilis, Selasa (09/07/28).

Agar sektor pertanian bisa terus tumbuh dan Kelurahan Mekar Sari dapat berkembang, lanjut Jais, diharapkan program percepatan pembangunan jalan tembus yang menghubungkan ke Kelurahan Bagan Keladi, dapat direalisasikan.

”Ini harapan kita bagaimana percepatan pembangunan jalan ini dapat segera direalisasikan secepatnya,” kata Jais.

Dalam silaturahmi tersebut, potensi yang dimilikinya di Kelurahan Mekar Sari, salah satu diantaranya seperti kegiatan budidaya maggot atau larva. maggot atau larva yang sedang dikembangkan tersebut untuk pakan ikan. Ketersediaan larva ini, maka kegiatan budidaya ikan juga bisa berkembang.

Beberapa persoalan lyang disampaikan para petani dan nelayan di antaranya terkait akses jalan usaha tani. Terbatas jalan usaha tani yang menghubungkan Kelurahan Mekar Sari dengan Bagan Keladi membuat akses untuk memasarkan hasil pertanian menjadi terhambat.

Selain itu, KTNA Kota Dumai juga memiliki keinginan untuk menyelenggarakan pekan daerah (Peda). Dimana, pelaksanaan Peda KTNA tersebut dipusatkan di Kota Dumai.

“Tentunya ini sebagai salah satu wadah promosi agar potensi di sektor pertanian dan tanaman pangan yang ada di Dumai bisa lebih dikenal lagi secara luas,” pungkasnya, dikutip detak24com dari rpg. (*)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geger! Warga Temukan Mayat Pria Paruhbaya Petang Tadi, Berikut Ciri-cirinya

    Geger! Warga Temukan Mayat Pria Paruhbaya Petang Tadi, Berikut Ciri-cirinya

    • calendar_month Sabtu, 3 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    KAMPAR, detak24.com – Warga Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kampar tepatnya di Jalan HK menemukan sesosok mayat pria parubaya dalam keadaan telungkup, Sabtu (03/09/22) sekira pukul 16.30 WIB petang tadi. Korban yang belum diketahui identitasnya berpakaian utuh. Ia menggunakan celana jeans warna hitam merk Zee Denim & Co New Generation, menggunakan kaos warna abu-abu dengan […]

  • ANAK Meninggal, Bupati Adil Ajukan Izin Keluar Penjara

    ANAK Meninggal, Bupati Adil Ajukan Izin Keluar Penjara

    • calendar_month Kamis, 28 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    SELATPANJANG, detak24com – Kabar duka datang dari Bupati Adil yang ditahan karena kasus korupsi. Anak perempuan Muhammad Adil meninggal dunia karena sakit. Mendapat kabar duka tersebut, Bupati Adil selaku orangtua tentu ingin melihat anaknya untuk terakhir kali. Namun, ia harus mengajukan izin terlebih dahulu ke pengadilan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Boy Gunawan selaku penasehat […]

  • Buruh Sawit di Pasir Penyu Inhu Diracuni Teman Gegara Tak Mau Pindah Rumah

    Buruh Sawit di Pasir Penyu Inhu Diracuni Teman Gegara Tak Mau Pindah Rumah

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24com – Polisi meringkus LU (27), warga Desa Pematang Jaya, Kecamatan Rengat Barat, Inhu. Tersangka terlibat upaya pembunuhan buruh sawit menggunakan racun. Polres Inhu berhasil mengungkap kasus upaya pembunuhan buruh sawit menggunakan racun terhadap seorang karyawan yang dilakukan rekan sekerjanya. Korban sempat mengalami muntah-muntah dan nyawanya berhasil diselamatkan. Sementara, pelaku langsung diamankan dan ditahan. […]

  • JUAL Obat Tanpa Izin, Warga Mundam Dumai Didenda Rp 50 Juta 

    JUAL Obat Tanpa Izin, Warga Mundam Dumai Didenda Rp 50 Juta 

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    DUMAI, detak24com – Pengadilan Negeri Kelas IA Kota Dumai menggelar sidang praktik kefarmasian tak berizin. Seorang terdakwa M Zaki, warga Mundam divonis denda Rp 50 juta karena menjual obat secara ilegal, Selasa (11/04/23). Sidang putusan ini langsung dipimpin Mery Donna Tiur Pasaribu SH MH sebagai Ketua Majelis hakim, dibantu dua orang hakim anggota Hamdan SH […]

  • Bina Peternak, Apical Dumai Taja Pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis untuk Kelompok Tani 

    Bina Peternak, Apical Dumai Taja Pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis untuk Kelompok Tani 

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Apical taja pelatihan budi daya kambing dan ayam kampung, serta penyusunan rencana bisnis untuk dua  kelompok tani di RT 5, 6, dan 7, Kelurahan Lubuk Gaung Dumai. Sebagai salah satu pengolah minyak nabati terkemuka, melalui unit bisnisnya di Dumai, Apical peduli terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Dua kelompok tani yang dibina tersebut, yakni […]

  • GEGARA Aplikasi SIMRS, Layanan RSUD Meranti Kacau Antrean Pasien Menumpuk 

    GEGARA Aplikasi SIMRS, Layanan RSUD Meranti Kacau Antrean Pasien Menumpuk 

    • calendar_month Sabtu, 13 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    MERANTI, detak24com – Antrean di RSUD Kepulauan Meranti membludak dan menumpuk. Ratusan pasien tidak terlayani akibat pergantian pada Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) setempat, Sabtu (13/05/23). Saat terjadi penumpukan antrian, tentu saja hal ini melelahkan bagi pasien dan keluarga yang menunggu. Mereka yang sudah berjam-jam menunggu memilih untuk pulang. Melihat desakan antrian yang semakin […]

expand_less