Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » PWI – Lemhannas Teken MoU Jaga Ketahanan Nasional

PWI – Lemhannas Teken MoU Jaga Ketahanan Nasional

  • account_circle Yusrizal Sikumbang
  • calendar_month 10 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24.com — Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melakukan penandatanganan nota kesepahaman.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan Ketua Umum PWI Akhmad Munir bersama Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily di Kantor Lemhannas RI, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Turut mendampingi pengurus PWI Pusat Wakil Sekretaris Jenderal Kadirah, Wakil Sekretaris Jenderal Haryo Ristamaji dan Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum Anrico Pasaribu.

Kerja sama tersebut mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan kepemimpinan dan pelatihan Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan.

Selain itu, kedua lembaga sepakat menjalin pertukaran informasi, pertukaran narasumber, penyelenggaraan kegiatan ilmiah, serta bidang lain sesuai kebutuhan yang disepakati.

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Akhmad Munir menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman antara PWI dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat wawasan kebangsaan serta peran wartawan dalam menjaga ketahanan nasional melalui pemberitaan.

Akhmad Munir mengatakan, kerja sama antara PWI dan Lemhannas telah terjalin sejak lama. Selama ini, PWI turut berpartisipasi dalam berbagai program peningkatan dan pemantapan wawasan kebangsaan yang diselenggarakan Lemhannas.

“Kami menyambut baik MoU antara PWI dengan Lemhannas. Kerja sama ini adalah pembaruan karena sebelumnya antara PWI dengan Lemhannas sudah terjalin kerja sama yang cukup lama,” kata Akhmad Munir usai penandatanganan nota kesepahaman antara PWI dan Lembaga Ketahanan Nasional.

Dia menjelaskan, selama ini anggota PWI, baik di tingkat pusat maupun daerah, telah mengikuti berbagai program Lemhannas, termasuk pendidikan wawasan kebangsaan dan wawasan nusantara dengan durasi tiga hingga enam bulan.

Akhmad Munir menegaskan, PWI akan terus melanjutkan kolaborasi tersebut karena ketahanan nasional perlu dijaga di tengah tantangan perkembangan teknologi informasi dan dinamika geopolitik yang semakin kompleks.

“Kami tentu akan terus melakukan kolaborasi ini karena kami sadar betul bahwa tantangan terhadap ketahanan negara itu harus terus dijaga,” ujarnya.

Menurut Akhmad Munir, situasi tersebut membutuhkan pemahaman, persepsi, dan sikap yang sama mengenai nilai-nilai kebangsaan di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya wartawan dan komunitas pers.

Dia menilai, penguatan nilai-nilai kebangsaan di kalangan wartawan menjadi penting karena pers memiliki peran strategis dalam memproduksi dan mendistribusikan informasi kepada masyarakat.

“Khususnya oleh wartawan, komunitas pers agar penguatan terhadap nilai-nilai kebangsaannya harus terus dikuatkan, bahkan harus terus ditularkan kepada masyarakat,” katanya.

Akhmad Munir menambahkan, wartawan perlu memastikan produk jurnalistik yang dihasilkan tetap berlandaskan nilai-nilai kebangsaan, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta merawat keberagaman bangsa.

“Kita bekerja dalam koridor jurnalisme, di mana memproduksi dan mendistribusi berita. Sehingga berita-berita yang kita produksi, berita-berita yang kita siarkan itu tetap menjaga NKRI, nilai-nilai kebangsaan, dan merawat kebinekaan, keragaman bangsa Indonesia ini agar betul-betul menjadi bangsa yang tahan dan kuat,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily mengatakan, ketahanan nasional tidak hanya bergantung pada kekuatan militer, tetapi juga mencakup aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan demografi.

“Kita menyampaikan ketahanan nasional bukan hanya ditentukan kekuatan militer, tetapi juga oleh komponen yang lain. Ketahanan ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya, demografi kita,” ujar Ace.

Dia menegaskan, pembangunan ketahanan nasional merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk PWI, diperlukan untuk menghadapi tantangan yang terus berkembang.

Ace juga mengingatkan bahwa ancaman terhadap bangsa saat ini tidak hanya berbentuk perang militer, tetapi juga perang kognitif yang dapat memengaruhi pola pikir dan persepsi masyarakat.

Menurutnya, perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan penggunaan algoritma dalam penyebaran informasi menuntut masyarakat memiliki kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar. “Kita harus menyadari itu dan bisa jadi kita menjadi kekuatan yang dipakai,” tuturnya.

Melalui kerja sama ini, PWI dan Lemhannas diharapkan dapat memperkuat kapasitas wartawan dalam memahami nilai-nilai kebangsaan sekaligus meningkatkan kontribusi pers dalam menjaga persatuan dan ketahanan nasional di tengah perkembangan teknologi informasi.(Rls/Ery)

  • Penulis: Yusrizal Sikumbang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus HGU di Kuansing, KPK Buka Penyidikan Baru

    Kasus HGU di Kuansing, KPK Buka Penyidikan Baru

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – KPK melakukan penyidikan baru terkait suap perpanjangan HGU) lahan oleh pejabat di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Riau. Institusi tersebut pun sudah menetapkan sejumlah tersangka. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, penyidikan ini merupakan pengembangan perkara suap yang melibatkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra. Politisi Partai Golkar itu menerima suap […]

  • KELABUI POLISI, Warga Rimba Beringin Tapung Bungkus Sabu dengan Uang Kertas

    KELABUI POLISI, Warga Rimba Beringin Tapung Bungkus Sabu dengan Uang Kertas

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    KAMPAR, detak24.com – Jajaran Polsek Tapung Hulu, Kampar menciduk seorang pengedar sabu di Desa Rimba Beringin. Polisi berhasil menemukan narkotika dalam bungkusan uang kertas. Kapolres Kampar, AKBP Didik Pryo Sambodo SIK melalui Kapolsek Tapung Hulu AKP Nurman, dikutip Kamis (16/02/23), bahwa pelaku sudah meresahkan masyarakat.  Pelaku adalah NF (30) warga Desa Rimba Beringin, Kecamatan Tapung Hulu, […]

  • MENGASPAL di Riau, Segini Harga SUV Ramah Lingkungan Suzuki New XL7 Hybrid

    MENGASPAL di Riau, Segini Harga SUV Ramah Lingkungan Suzuki New XL7 Hybrid

    • calendar_month Sabtu, 24 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Menjadi pilihan nomor satu konsumen Suzuki di kategori passenger car, kini XL7 mendapatkan sentuhan dan ubahan baru untuk terus meningkatkan minat dan kepuasan pelanggannya. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Sabtu (24/6/2023) resmi meluncurkan produk terbaru New XL7 Hybrid yang mengusung tagline ‘New Energy to Move Further’ di Pekanbaru sebagai inisiasi kehadirannya di […]

  • Ada Pemeliharaan Tol Permai, Pengguna Diingatkan Hati-hati Berkendara 

    Ada Pemeliharaan Tol Permai, Pengguna Diingatkan Hati-hati Berkendara 

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pengguna Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) yang biasanya meningkat setiap akhir pekan, diminta berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat berkendara. Pasalnya saat ini jalan Tol Permai tengah dilakukan pemeliharaan. Hal ini untuk menjaga kualitas jalan agar tetap nyaman dan aman digunakan. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim mengatakan, pemeliharaan rutin […]

  • UANG Palsu Rp 100 Ribu Beredar di Batam, Pedagang Temukan Lima Lembar

    UANG Palsu Rp 100 Ribu Beredar di Batam, Pedagang Temukan Lima Lembar

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 3Komentar

     Batam, detak24com – Video viral pedagang yang diduga mendapat uang Rp 100 ribu palsu telah dicek polisi. Polresta Barelang, Batam mendapati secara kasat mata uang yang didapat pedagang itu palsu. “Hasil pengecekan diduga uang tersebut palsu. Secara kasat mata memang demikian jika dibandingkan dengan uang asli,” sebut Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono, Jumat […]

  • Polisi Obrak-abrik Kampung Terendam Pekanbaru, Empat Pria Ditangkap 

    Polisi Obrak-abrik Kampung Terendam Pekanbaru, Empat Pria Ditangkap 

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Peredaran narkotika di kawasan Kampung Terendam Boom Baru, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, dibongkar Tim Satresnarkoba Polresta Pekanbaru. Empat pria diringkus dalam pengungkapan tersebut, sementara 17,57 gram sabu dan tiga butir pil happy five disita sebagai barang bukti. Informasi dirangkum, keempat pria itu ditangkap dari sebuah rumah di Jalan Pesisir Gang Rumbai, […]

expand_less