Panjat Dinding Jebol Atap, Napi Lapas Pasirpengaraian Kabur ke Kebun Warga
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Lapas Pasirpangairan. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ROHUL, detak24com – Kaburnya seorang warga binaan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangaraian, mendapat perhatian serius Kanwil Ditjenpas Riau.
Kanwil Ditjenpas Riau menerjunkan tim ke Lapas Pasirpangaraian untuk membantu pencarian. Sekaligus memeriksa kronologi kejadian dan sistem pengamanan di lapas tersebut.
Kepala Kanwil Ditjenpas Riau Rudy Fernando Sianturi, mengatakan bahwa tim telah diberangkatkan setelah pihaknya menerima laporan terkait pelarian warga binaan tersebut.
“Tim sudah berangkat ke sana. Nantinya akan dilakukan pemeriksaan terkait insiden tersebut,” ujar Rudy, Selasa (06/10/26).
Menurut Rudy, pemeriksaan terhadap petugas dan sistem pengamanan akan dilakukan. Namun, saat ini prioritas jajaran pemasyarakatan adalah menemukan warga binaan yang melarikan diri.
“Terkait petugas yang akan diperiksa nanti akan dilakukan. Namun, fokus petugas saat ini masih melakukan pencarian dan akan dibantu dari tim Kanwil,” tegasnya.
Warga binaan berinisial RI tersebut dilaporkan melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian pada Senin (05/10/26) petang sekitar pukul 16.15 WIB.
RI berstatus tahanan A III dan sedang menjalani proses hukum dalam perkara tindak pidana narkotika. Ia dijerat Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Berdasarkan informasi awal, RI melarikan diri setelah waktu salat Ashar. Ia diduga memanjat bagian atap kamar hunian sebelum mencapai tembok pagar lapas.
Dari atas tembok, RI kemudian melompat keluar dari area lapas dan melarikan diri ke arah kawasan perkebunan warga serta hutan rawa di belakang lapas.
Pelarian tersebut diketahui petugas yang berada di Pos 6. Laporan kemudian diteruskan kepada Komandan Jaga dan petugas langsung melakukan pengejaran.
Pencarian awal dilakukan di sekitar tembok luar lapas hingga kawasan perkebunan masyarakat dan hutan rawa di belakang Lapas Pasir Pangaraian.
Jajaran Lapas Pasir Pangaraian selanjutnya membentuk tim khusus dan menyebar sejumlah personel ke titik-titik yang diduga menjadi lokasi persembunyian atau jalur pelarian.
Hingga Selasa siang, RI masih dalam pencarian. Tim Kanwil Ditjenpas Riau turut memperkuat pencarian sekaligus melakukan pemeriksaan untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian.
Pemeriksaan juga akan mencakup prosedur dan sistem pengamanan yang diterapkan di Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian, seperti diwartakan cakaplah. (*)
Editor : Kar















