Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Terbongkar 5.000 Dapur Fiktif di Program Makan Bergizi Gratis 

Terbongkar 5.000 Dapur Fiktif di Program Makan Bergizi Gratis 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi mengungkap dugaan 5.000 titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) fiktif.

Dikutip Sabtu (20/09/26), hal itu diungkap Nurhadi dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI bersama BGN, Senin (15/09/25). Dalam rapat itu, dia mengaku pernah melaporkan adanya oknum yang menjual lokasi titik dapur MBG kepada BGN.

Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen?

“Seperti yang pernah saya laporkan ke Bapak bahwa di lapangan ada oknum yang menjual lokasi titik. Ternyata kan benar, buktinya BGN melakukan kebijakan roll back yang akhirnya alhamdulillah ditemukan sekitar 5.000 titik fiktif,” kata Nurhadi, dikutip Jumat (19/9/2025).

“Artinya, ternyata di lapangan seperti itu, dan itu belum masalah-masalah lagi yang lain seperti keracunan yang masih sering terjadi,” sambungnya.

Baca juga : Ribuan Siswa Keracunan, JPPI Desak Presiden Setop Makan Bergizi Gratis 

Terpisah, dalam keterangan tertulisnya, Nurhadi mengatakan temuan ini menandakan terdapat oknum yang mengetahui sistem BGN. Menurutnya, setelah oknum tersebut mengunci titik-titik, kemudian titik itu dijual kepada investor.

“Jadi ada oknum yang tahu sistem BGN, tahu dia cara daftarnya seperti apa dan pakai yayasannya dia. Setelah oknum ini mengunci titiknya, ternyata dia nggak bangun-bangun dapurnya, dan saat menuju 45 hari dijual-lah titik itu dengan ditawarkan ke investor,” paparnya.

Nurhadi menilai temuan tersebut tak bisa dipandang remeh. Sebab, dia mengatakan program MBG telah menyerap anggaran cukup besar.

“Dengan porsi anggaran sebesar itu, transparansi dan akuntabilitas mutlak diperlukan,” tegasnya.

“Ribuan titik dapur yang mangkrak bukan sekadar soal teknis, melainkan menyangkut hak anak-anak Indonesia untuk mendapatkan asupan gizi yang layak sesuai mandat program,” lanjutnya.

Lebih lanjut Nurhadi menyoroti lemahnya mekanisme verifikasi dan pengawasan lapangan sejak awal. Nurhadi pun mempertanyakan penjelasan BGN terkait lokasi yang belum dibangun dapur untuk program MBG, tapi sudah tercatat.

“Bagaimana mungkin ribuan lokasi sudah terdaftar, tetapi tidak menunjukkan progres pembangunan meski melewati tenggat 45 hari,” ujarnya.

“Sistem yang longgar membuka celah terjadinya praktik percaloan, dominasi investor besar, hingga penyalahgunaan dana publik, seperti temuan dugaan ‘konglomerasi yayasan’ oleh lembaga pemantau independen,” sambung Nurhadi.

Selain itu, Nurhadi meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit kinerja dan keuangan. Menurutnya, jika terbukti ada penyimpangan, wajib ditindak tegas.

“Program MBG adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa, bukan proyek yang boleh dijadikan ajang bisnis. Setiap keterlambatan pembangunan dapur berarti keterlambatan pemenuhan gizi anak-anak Indonesia,” ucap Nurhadi.

“Keberhasilan program tidak boleh hanya diukur dari jumlah dapur terbangun, melainkan dari kualitas makanan yang benar-benar sampai ke meja anak-anak sekolah,” imbuh dia dikutip dari detikcom. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • TOLAK Kades, Masyarakat Pangkalan Indarung Singingi Mengadu ke Bupati

    TOLAK Kades, Masyarakat Pangkalan Indarung Singingi Mengadu ke Bupati

    • calendar_month Sabtu, 10 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    KUANSING, detak24com  – Masyarakat Pangkalan Indarung, Kecamatan Singingi menyatakan penolakan tidak lagi menginginkan Ilut sebagai Kades memimpin desa setempat. Penolakan itu disampaikan masyarakat melalui surat tertulis hasil rapat bersama dengan pemangku kepentingan desa di Balai Adat pada 26 Mei 2023 lalu. Hasil kesepakatan itu kemudian mereka sampaikan langsung kepada Plt Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, Jumat […]

  • Wakil Ketua DPRD Bengkalis Haji Misno Tampung Aspirasi Komunitas Ojol Duri 

    Wakil Ketua DPRD Bengkalis Haji Misno Tampung Aspirasi Komunitas Ojol Duri 

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Komunitas Ojol (ojek online) Duri menyampaikan beberapa aspirasinya pada kesempatan reses Wakil Ketua DPRD Bengkalis H Misno di Jalan Mawar, Kelurahan Balik Alam, Kecamatan Mandau, Kamis (12/02/26). “Harapan kita kepada Pak Haji Misno, tolong diperjuangkan BLT dan BPJS Ketenagakerjaan untuk pengemudi Ojol. Karena sebagian besar dari kami orang-orang tak mampu dan layak […]

  • WASPADA! Uang Palsu Beredar di Kuansing, Polisi Tangkap 2 Pelaku

    WASPADA! Uang Palsu Beredar di Kuansing, Polisi Tangkap 2 Pelaku

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    KUANSING, detak24com – Dua tersangka inisial BRS (30) dan CB (29) asal Kota Pekanbaru, diringkus Polsek Kuantan Mudik, karena mengedarkan uang palsu di Kuansing, Rabu (06/03/24) sekira pukul 00.05 WIB. Kedua pelaku ditangkap usai korban WI (31) melapor ke Polsek Kuantan Mudik, dan menyebutkan ciri-ciri mobil yang dikendarai pelaku saat belanja di warung miliknya. Kejadian […]

  • Bjorka Sebut Muchdi Purwopranjono Dalang Pembunuhan Munir, Berikut Sosoknya!

    Bjorka Sebut Muchdi Purwopranjono Dalang Pembunuhan Munir, Berikut Sosoknya!

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    Jakarta, detak24.com – Nama Mayjen TNI (Purnawirawan) Muchdi Purwopranjono atau Muchdi PR mendadak mencuat, setelah hacker dengan anonim Bjorka mengungkap dugaan dalang pembunuhan aktivis HAM, Munir. Siapa Muchdi Purwopranjono atau Muchdi PR? Berikut ini profil pria 73 tahun itu yang kini menjabat Ketua Umum Partai Berkarya yang didirikan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Muchdi […]

  • Bocah 11 Tahun Alami Obesitas, Berat Badan 126 Kg

    Bocah 11 Tahun Alami Obesitas, Berat Badan 126 Kg

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    SEORANG bocah berumur 11 tahun di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat jadi viral karena memiliki bobot 126 kg. Bocah bernama Rafka Adi Putra mulai kelebihan bobot berat badan pada umur 8 tahun. Kakak Rafka, Saidah bercerita dulunya Rafka pernah menyandang gizi buruk pada umur 3 bulan. Namun semenjak Rafka masuk sekolah, berat badannya sudah tidak […]

  • Pengendara Motor di Pamekasan Nyemplung ke Sungai, Belum Ditemukan

    Pengendara Motor di Pamekasan Nyemplung ke Sungai, Belum Ditemukan

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    Pamekasan,detak24. com –  Seorang pengendara motor di Pamekasan jatuh ke sungai dan hingga saat ini belum ditemukan. Pencarian dilanjutkan Ahad (29/05/22) pagi. Korban yakni Sugik Wahyudi (45). Ia merupakan warga Jalan Pongkoran, Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan. Kapolsek Pamekasan Iptu H Muhlis menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (28/5) sekitar pukul 19.50 WIB. Saat itu, […]

expand_less